
Aku benar-benar telah kehilangan temanku tidak ada yang bisa ku perbuat lagi sekarang Nata benar-benar marah padaku begitu pula dengan Alana yang sangat mendukung Nata wajar saja mereka lebih lama berteman ketimbang diriku
" Apa kamu sangat kehilangan Ri "
Ka Maki bertanya padaku sambil mengangkat dagu ku yang sedari tadi tunduk akan rasa sedih
" iya aku sangat sedih aku tidak punya teman lagi "
" kita teman "
" terimakasih ya ka Maki "
" sudah jangan sedih lagi bagaimana kaka traktir kamu beli ice cream "
" emangnya aku anak kecil "
" ya sudah jika tidak mau "
" siapa bilang tidak mau, ayo jalan di traktir kan "
Ka Maki bisa saja untuk menghiburku meski dengan cara sederhana tapi aku merasa bahagia setidaknya aku punya teman yang tulus dan baik mungkin benar apa kata pak Chandra dan ka Maki bahwa Nata dan Alana bukan lah teman yang baik untuk ku
" Apa kau merasa senang "
" iya sangat senang "
" baguslah "
" satu lagi ya ka " aku mengambil satu lagi ice cream rasa coklat
__ADS_1
" tadi bilangnya seperti anak kecil sekarang malah ngambil satu lagi sudah satu saja coba lihat ini dompetku " ka Maki memperlihatkan dompetnya yang isinya tinggal beberapa rupiah
" ah ka Maki pelit tanggung jika hanya satu " aku tetap mengambil satu ice cream lagi dan meninggalkan ka Maki dengan mukanya yang sedikit asem karena mungkin saja dirinya kehabisan uang mentraktir ku beli ice cream
" apa sekarang kau senang coba kau lihat ini dompetku kosong tau "
" haha itu derita ka Maki "
" besok kamu yang mentraktir ku makan "
" kenapa seperti itu "
" tadi aku sudah mentraktir kamu Rarium yang bawel "
" tapi aku tidak memintanya "
" iya besok ya "
Sepertinya kakak kelas ku itu benar-benar ingin di traktir olehku
Keesokan harinya
Aku duduk di kantin seperti kebiasaan ku setiap pagi selalu sarapan di kantin dengan menu roti puding coklat dan susu coklat hangat tanpa gula.
Ka Maki datang dengan pak Chandra mereka memang akrab sudah seperti adik kakak
" Apa kau ingat dengan janjimu "
" Janji apa ka "
__ADS_1
" Traktir "
" hari ini " aku pura-pura lupa padahal aku berharap dirinya lupa ternyata ingatan kakak kelas ku itu sangat bagus
" aku pesan makanan ya "
" silahkan jangan banyak-banyak pesannya "
" oke bawel, silahkan pak Chandra pesan juga Rari yang mentraktir "
Sepertinya ka Maki sedang mengerjaiku dirinya juga menyuruh pak Chandra pesan makanan dan aku yang akan bayar uangku tidak cukup banyak
" bu saya pesan roti puding melon, pisang krispi, sugor ( susu goreng ) minumnya blue sky sudah itu saja Rari nanti yang bayar "
" banyak banget ka habis makannya "
" lapar tau, pak Chandra pesan saja apa mau saya pesankan "
Ka Maki benar-benar sedang mengerjaiku awas saja kau ka akan aku balas balik tidak tahu apa uang jajanku tidak terlalu banyak
" bu pak Chandra juga pesan yang sama seperti pesanan saya tadi " ka Maki pesan makanan lagi untuk pak Chandra disamping itu pak Chandra tersenyum geli melihat kelakuan ka Maki
" apa ada lagi pak tenang saja Rari yang bayar "
Muka mu yang tenang bisa-bisa puasa aku tiga hari jika seperti ini
" Sudah banyak itu Maki sudah cukup "
Awas saja kau ka Maki aku akan membalasmu suatu hari nanti sungguh kasian nasib dompetku habis tak ada tersisa rupiah di dompet mungilku
__ADS_1