Love For My Teacher

Love For My Teacher
3 Desember


__ADS_3

3 Desember aku tahu hari ini pak Chandra ulang tahun aku ingin sekali mengucapkan selamat ulang tahun pada Chandra namun tidak bisa aku membuat cake ulang tahun dan meniupnya bersama foto pak Chandra di taman sehati.


" Selamat ulang tahun pak Chandra aku tidak tahu apa yang harus aku perbuat sekarang aku tidak bisa melupakan bapak "


Aku berbicara tidak jelas pada gambar pak Chandra seolah aku sedang berhadapan langsung dengan pak Chandra saat seperti inilah imajinasi ku bermain.


Tanpa kusadari air mataku menetes dan gerimis mulai mengundang hujan


Hik... hik...hik... kamu gila Rari kamu berharap pada seseorang yang bahkan tidak ada kabarnya sama sekali


Tangis ku dibawah hujan rasa rindu dan kecewa sudah bercampur baur dengan rasa dingin butiran hujan yang membasahi ku


" apa kau tidak ingin berteduh "


Suara senyap kudengar seperti suara pak Chandra sepertinya aku terlalu berharap tidak mungkin pak Chandra ada disini


" haha sekarang kau halusinasi Ri kau mendengar suara pak Chandra sadarlah Ri pak Chandra tak akan kembali untuk mu pak Chandra sudah pergi "


Aku marah pada diriku sendiri dan aku berteriak sangat kencang dibawah gemuruh lebat nya hujan


" hentikan teriakanmu itu " pria tinggi dan tampan berdiri memayungiku dari belakang


" pak Chandra "


" kamu puas teriaknya "


" aku pasti menghayal "


" tidak Ri kamu tidak menghayal bukankah bapak sudah berjanji akan kembali untuk mu "


" ini benar pak Chandra " seketika aku memeluk pak Chandra aku sangat senang dan sangat bahagia ternyata pak Chandra menepati janjinya


" Rari maafkan bapak baru bisa menemui mu "


" iya pak Rari juga minta maaf "

__ADS_1


" mana kue ulang tahun bapak "


" basah "


" kau ini kenapa bisa basah kau akan ganti rugi " pak Chandra dengan gaya becanda nya dan aku tertawa kecil


" ah pak Chandra "


" Ri jangan panggil dengan sebutan bapak lagi cukup Chandra "


" kanapa bukankah bapak guru saya "


" tidak lagi " pak Chandra belutut padaku sambil membuka kotak kecil berisi cincin aku merasa ini mimpi jika mimpi aku tidak ingin bangun lagi dari tidurku


" maksud pak Chandra apa "


" apa kamu mau jadi kekasihku dan teman hidupku menikahlah denganku "


" pak Rari baru SMA "


Aku tersenyum pada pak Chandra aku sangat terharu dan aku tidak menyangka jika pak Chandra akan datang dan melamarku seperti ini


" pakaikan "


Pak Chandra tersenyum girang dan langsung memainkan cincin itu di jari manis ku


" makasih Ri sudah menerima cintaku dan kita tidak akan berpisah lagi "


" iya pak "


" Chandra saja ya kan kita akan tunangan dan bukan gurumu lagi "


" iya pak "


" heeem "

__ADS_1


Aku tidak bisa menghilangkan kata pak karena sudah nyaman dan terbiasa rasanya aneh jika aku hanya memanggil dengan sebutan Chandra


" kita pulang sekarang lihatlah baju kita sudah basah kuyup "


" baiklah "


Pak Chandra mengantar ku pulang dan orang rumah kaget akan kedatangan pak Chandra


" Chandra " ka Lia memanggil pak Chandra


" iya mbak maaf sudah membuat adik kecil ka Lia bersedih "


" bagus lah kau datang dan menepati janjimu "


" maaf semuanya niat saya datang kesini untuk melamar Rari "


Semua orang yang ada dirumah kaget secara aku baru SMA


" tapi Rari masih sekolah dan tidak bisa menikah " jelas ayah


" tunangan saja dulu om saya harap niat saya ini diterima om, tante dan juga yang lain nya "


" jika seperti bisa saja dan lebih baik nanti kita atur "


Orang tuaku menyetujuinya dan ka Lia tersenyum padaku


" ganti baju kamu dulu Rari " ibu memintaku ganti baju


" kamu juga Chandra belum juga tunangan sudah membuat Rari kehujanan seperti itu "


" maafkan saya tante "


" Lia kasih Chandra baju Ari minjam kasian dia basah pasti kedinginan "


" tidak perlu tante saya langsung pulang, saya pamit " Pak Chandra meninggalkan rumahku

__ADS_1


Semuanya kembali normal dan semuanya ikut senang dengan kedatangan pak Chandra apa lagi kami akan tunangan


__ADS_2