Love For My Teacher

Love For My Teacher
Di tinggal


__ADS_3

Kenaikan kelas tidak terasa satu tahun lagi aku akan lulus sekolah sungguh tidak sabar dan mungkin nanti aku akan merindukan sekolah dan memakai seragam putih abu-abu apa lagi kata orang masa SMA adalah masa paling indah yang tidak akan pernah terlupakan dalam sejarah pendidikan karena di SMA lah kisah cinta terjadi dan akan ada banyak kisah tentang cinta terutama aku yang mencintai guruku yaitu pak Chandra yang saat ini menjadi tunanganku.


" Tunangan pak Chandra tentu saja akan menjadi juara kelas "


" Kamu ini Ayata "


" Haha " Ayata tertawa


" Itu Agra, cie yang di jemput pacarnya " Aku melihat Agra berjalan kearah kami


" Sayang " Agra menggandeng Ayata


" Ri aku duluan ya apa kamu mau pulang bareng "


" Tidak Ayata aku pulang sendiri saja " Masa iya aku pulang bareng yang ada aku akan mengganggu mereka.


Sepertinya tidak ada yang menjemput ku pulang pak Chandra pasti sibuk mengajar ditempat baru aku maklumi itu karena pak Chandra masih baru di mengajar di SMA yang baru sebenarnya aku takut jika nanti pak Chandra akan di idola kan banyak siswi di sekolah tersebut seperti sewaktu pak Chandra mengajar di sekolah ku dulu menjadi idola dan pusat perhatian semua orang karena ketampanannya dan juga suara merdunya.


" Lelah sekali " Aku bergumam


" Ayah, ibu Rari pulang " Tidak ada yang menyahuti


" Apa tidak orang " Rumah terlihat kosong kemana mereka semua sungguh jahat pergi meninggalkan ku terlebih lagi tadi tidak ada yang datang untuk mengambilkan raport ku terpaksa aku mengambil sendiri.


Aku berjalan kearah dapur dan taman belakang juga tidak ada orang mengapa mereka pergi tanpa bilang-bilang dulu.


" Coba aku telpon ka Lia " Aku mengambil hp ku di dalam saku belakang


Tot..tot...tot... hanya bunyi itu tanpa ada sahutan tidak biasanya


" Aaaah sebenarnya kalian ini kemana mengapa aku ditinggal sendiri " Teriak ku dan hanya ada suaraku yang terdengar disana.


" Ka Lia kemana kenapa rumah tidak ada orang apa kalian pergi bersama-sama "Aku kirim pesan pada ka Lia


" Kamu di rumah saja jangan kemana-mana "


" Kalian pergi kemana " tanya ku


" Kerumah paman besok baru pulang kamu jaga rumah ya "


" Kenapa bisa seperti itu, aku di tinggal sendiri ini tidak adil " protes ku kerana aku di tinggal sendiri di rumah


" Ari ada jadi kamu tidak sepenuhnya di tinggal sendiri "


" Aah ka Ari pasti akan pergi dengan pacarnya lihat saja nanti aku pasti akan di suruh nya jaga rumah "


" Jaga rumah baik-baik ya Ri "


Ini sangat tidak adil aku di tinggal bersama ka Ari dan harus menjaga rumah sendiri lihat saja nanti ka Ari pasti akan pergi bersama pacar.


" Kamu sudah pulang Ri maaf tadi kaka jemput pacar kaka jadi lupa menjemput kamu " Ka Ari datang


" Iya deh yang lebih sayang pada pacarnya dari pada adik nya sendiri "


" Anak kecil mana mengerti "

__ADS_1


" Tapikan ka Ari harus jemput aku juga "


" Nanti pacarku marah bawel yang penting kan kamu sudah sampai dengan selamat kerumah "


" Putusin saja pacarmu jika dia marah "


" Huuuh " ka Ari masuk kekamarnya


" Ayah, ibu dan yang lainnya pergi kerumah paman jadi ka Ari jangan kemana-mana apa lagi pergi dengan pacar kaka dan meninggalkanku sendirian dirumah " teriak ku


" Iya...iya... bawel " teriak ka Ari yang sambil menutup pintu kamarnya.


Aku berjalan kearah dapur mencari makanan karena cacing yang ada di perutku meronta minta makan tapi di dapur tidak ada makanan sama sekali.


" Mau makan Ri " tegur ka Ari


" Iya ka "


" Makan di luar saja kamu cari makan sendiri kaka mau jalan sama pacar kaka dulu kamu habis cari makan jangan kemana-mana "


" Tidak boleh ka Ari tidak boleh kemana-mana "


" Sebentar saja "


" Ikut"


" Kamu bukan anak kecil Ri, sudah kaka telat kasian pacar kaka jika menunggu kelamaan "


" Tunggu sebentar jangan pergi dulu " Aku berlari ke kamarku mengambil tas kecil


" Apa "


" Aku ikut "


" Siapa yang mengajak kamu sudahlah jangan ganggu kaka "


" Pokoknya ikut Rari tidak akan mengganggu kaka pacaran dan akan duduk berjauhan "


" Huuuh sudahlah ayo tapi janji ya awas jika mengganggu "


Akhirnya aku bisa ikut ka Ari pergi awas saja ka Ari aku akan mengerjaimu enak saja mau pacaran sementara aku ditinggal sendiri.


" Ah Rari kamu kenapa ikut ka Ari " tegur pacarnya ka Ari


" Tidak masalah kan "


" Maaf sayang ini adik aku sendirian di rumah kasian jika di tinggal sendirian " Halah ka Ari tadi saja waktu dirumah aku mau di tinggalnya begitu saja awas kau ka


" Tidak apa " kata pacar ka Ari


Aku berjalan mengintili ka Ari malam ini aku benar-benar menjadi adik yang sangat menyebalkan dan terkesan sangat jahat tapi biarlah sekali-kali tidak masalah.


" Chandra cepat kamu kesini tolong ambil ini Rari sungguh mengganggu aku pacaran jika tidak putuskan saja pertunangan kalian " ka Ari mengirim pesan pada pak Chandra


" Maksudnya " Tanya pak Chandra tidak paham

__ADS_1


" Rari ikut aku jalan aku bersama pacarku tapi dia mengganggu jadi kamu paham kan maksud aku "


" Iya "


Tidak perlu menunggu lama pak Chandra datang dengan motor sport nya yang biasa di pakai nya


" Chandra jaga Rari aku nitip Rari " Ka Ari semudah itu di pikirnya aku barang yang akan di titipkan sungguh menyebalkan


" Ka Ari jahat masa aku di titipkan "


" Kamu sangat menggangu lagi pula kamu punya tunangan jadi pergi saja dengan tunanganmu jangan mengganggu aku pacaran "


" Siapa yang mengganggu mu ka "


" Sudah pergi jaga Rari ya Chandra jangan pulang terlalu malam "


" Aman "


Ka Ari pergi meninggalkan kami dan kembali pada pacarnya


" Kenapa kamu ganggu ka Ari pacaran " tanya pak Chandra dengan senyum jahil


" Aku tidak mengganggu nya "


" Ka Ari juga pasti ingin pacaran jadi kamu sebagai adik yang baik harus mendukung jangan mengganggu nya seperti itu "


" Ceramah macam apa ini " Aku protes karena pak Chandra membela ka Ari


" Haha " pak Chandra tertawa


" Aku lapar Canri "


" Kamu belum makan kasian apa tidak diberi makan oleh ka Ari "


" Iya dia sangat jahat "


" Makanya jangan mengganggu orang pacaran "


" Kenapa "


" Cukup gangguin tunangan mu ini saja " pak Chandra mengalungkan tangannya ke leher ku


" Kita makan saja sudah sangat lapar "


" Mau makan apa Rican ku sayang " tanya pak Chandra dengan manis


" Mau makan bapak Chandra " Canda ku pada pak Chandra


" Itu tidak masuk dalam daftar makanan "


" Aaaa " Aku menggigit jari pak Chandra


" Rican kecil ku ini jahil ya " Pak Chandra menarik pipiku


"Lepaskan sakit "

__ADS_1


" Kita makan di situ saja jadi kamu tidak perlu memakan tunangan mu ini " Menunjuk kearah angkringan yang tidak jauh dengan taman sehati


__ADS_2