Mafia In Love [KimJane]

Mafia In Love [KimJane]
Chapter 33


__ADS_3

*Holla guys**🤟🏻*


✨Happy Reading✨


•


•


Sudah hampir 20 menit waktu berjalan, namun Kim dan makanan itu juga belum sampai untuk menghampirinya. Jane melirik jam dinding berukuran besar yang tertempel dinding, entah mengapa ia menjadi sedikit bosan karena harus menunggu.


CEKLEK!!


Suara pintu terbuka, berhasil mengundang senyum antusias seorang Jane. Akhirnya setelah menunggu lama, yang ditunggu datang juga. Tapi, tunggu.. sepertinya ada yang salah.


“Kim!!” Terdengar suara teriakan dan suara itu terdengar tidak asing. Itu suara perempuan bukan?


“Kim!!” Suara itu semakin terasa dekat, namun Jane memilih untuk tetap diam sembari melanjutkan kegiatannya menonton.


“Kim, kenapa kau melaku…” Natcha menjeda kalimatnya, kala menyadari seseorang yang berada di ruangan itu bukanlah Kim.


“KAU!!” Pekiknya, menatap terkejut ke arah Jane.


“……”


“Dimana Kim?!” Tanya Natcha kepada sosok perempuan yang masih fokus dengan kegiatannya.


“…….”


“Sial, perempuan ini mempermainkanku”. Gerutu Natcha dalam hati.


“HEY!! Aku tanya dimana Kim?!” Natcha bertanya lagi, karena Jane tak kunjung memperdulikan keberadaannya.


“Tidak usah berteriak! Suaramu sangat tidak enak untuk didengar” alih-alih menjawab pertanyaan Natcha, Jane malah melontarkan sebuah ejekan yang membuat emosi Natcha tersulut.


“Sekali lagi aku bertanya, dimana Kim?!” Suara Natcha terdengar sedikit menggeram.


Jane meraih toples berisikan camilan yang berada di atas meja. Kedua matanya masih tetap fokus menatap layar laptop, seolah tidak ingin melihat kehadiran Natcha.


“Ada apa kau mencari suamiku?” Jane balik bertanya, membuat Natcha mendecih.


“Heh.. aku ada urusan dengannya” jawab Natcha dengan wajah sombong.


Jane melirik sejenak ke arah wanita itu namun tidak lama, mulutnya masih sibuk mengunyah camilan.


“Urusan? Urusan seperti apa yang kau maksud?”


“Kau tidak perlu tahu, karena ini bersifat pribadi! Orang asing tidak boleh ikut campur” balas Natcha dengan menekankan kata ‘orang asing’.


“Orang asing? Tapi orang asing ini yang tidur diranjang Kim! Kau masih yakin jika aku adalah orang asing bagi Kim. Bukankah disini, kau orang asing itu?” Balas Jane memberi sedikit kalimat tamparan untuk Natcha.


“Kauuuu!! Cepat katakan kemana perginya Kim”

__ADS_1


“aku tidak tahu Kim pergi kemana” Jane menggidikkan kedua bahunya, membuat Natcha semakin kesal.


“Tidak mungkin kau tidak tahu!! KATAKAN DIMANA KIM!!” Teriak Natcha marah.


“Aku tidak tahu” jawab Jane santai, seolah teriakan Natcha tidak berarti apa-apa ditelinganya.


Natcha mengepalkan kedua tangannya, wanita ini benar-benar membuatnya sangat kesal.


SSSRREEKK!!


Natcha mengambil laptop yang digunakan oleh Jane secara paksa, membuat si pemilik akhirnya menatap Natcha dengan penuh amarah.


“KEMBALIKAN LAPTOPKU SIALAN!!” Teriak Jane marah, membuat Natcha tersenyum senang.


“Katakan dulu! Dimana Kim!!” Natcha memberi sebuah penawaran yang sama sekali tidak membuat Jane tertarik.


Jane berdiri, berada tepat di depan Natcha yang terlihat waspada.


“Kembalikan laptopku dan jangan bermain-main denganku Khun Natcha!!” Ujar Jane memperingatkan Natcha yang masih tidak berniat untuk mengembalikan laptopnya.


“Tidak mau!! Kau belum mengatakan dimana Kim” tolak Natcha dengan berani.


“Baiklah, jangan salahkan aku jika berbuat kasar padamu” habis sudah kesabaran Jane, ia harus memberi tahu wanita Dihadapannya itu jika dirinya bukan orang lemah.


“Oh ya, aku tidak takut” tantang Natcha.


Jane mengulurkan tangannya, mencengkram erat ujung layar laptop yang masih digenggam erat oleh Natcha. Mata mereka berdua saling menatap tajam satu sama lain. Hingga di detik berikutnya, kaki Jane terangkat dan menendang bagian belakang lutut Natcha dengan cukup keras. Membuat Natcha kehilangan keseimbangannya dan jatuh tertunduk dengan kedua lutut sebagai tumpuan. Dengan otomatis, Natcha melepaskan laptop itu dan Jane mengambilnya dengan gerakan cepat.


BUUGGHHH!!


“Wanita sialan! Kauuuu!!” Natcha berteriak marah, ia dengan cepat segera bangun dan ingin membalas perbuatan Jane.


Natcha mengangkat salah satu tangannya, hendak menampar pipi Jane. Namun Jane terlalu siaga untuk menghadapi pergerakan Natcha, sehingga dengan mudah Jane membalikkan keadaan.


Jane menghindar dan salah satu tangannya yang menganggur, ia gunakan untuk menarik rambut Natcha. Membuat wanita itu, lagi dan lagi berteriak kesakitan.


“Aakkhh!! Aakkhhh!! Wanita sialan!! Lepaskan rambutku!! Sakit bajingan!!” Celoteh Natcha, namun ditanggapi dengan senyum penuh ejekan oleh Jane.


“Kau ingin dilepaskan? Baik, aku turuti” jawab Jane, sembari menghempaskan tubuh Natcha kedepan dengan sedikit keras. Membuat Natcha, lagi dan lagi jatuh tersungkur.


“Aakkhh!!” Pekik Natcha


“Uuppss!! Maaf nona, aku terlalu bersemangat!!” Jane menutup mulutnya, seolah kaget dengan perbuatan yang ia lakukan.


“Aaarrgghh!! Akan ku bunuh kauuuu!!” Teriak Natcha marah. Selain sakit, ia juga tidak terima dengan kekalahannya.


“NATCHA!!” Terdengar suara dingin dan berat dari seseorang yang baru datang.


Jane dan Natcha sontak menoleh ke arah sumber suara. Dua laki-laki dengan postur tubuh serta mimik wajah yang hampir sama, tengah berjalan ke arah mereka.


Natcha tersenyum senang, sebuah ide jahat terlintas dari kepalanya.

__ADS_1


“Aakkhh!! Kim, tolong aku. Wanita ini berusaha menyakitiku” adu Natcha dengan mimik wajah kesakitan.


Jane yang mendengar kalimat tuduhan itu hanya diam sembari menatap remeh ke arah Natcha. Apakah wanita itu sedang berusaha untuk mencari perlindungan?


Kim menatap sejenak ke arah Natcha, namun tatapan itu sangat sulit untuk ditebak.


“Jane kau baik-baik saja?” Tanya Kim dengan lembut, sembari memeriksa beberapa bagian tubuh Jane.


DUARRR!!


Bagai disambar petir, Natcha tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Hey, bukankah Kim seharusnya menanyakan hal itu pada dirinya?


“K-Kim?? Aku yang disakiti olehnya, ta-tapi kenapa kau malah bertanya padanya?” Tanya Natcha dengan mimik wajah yang tidak percaya.


“Ar, siapa yang mengijinkan orang asing masuk ke dalam ruanganku tanpa meminta ijin terlebih dahulu padaku?” Alih-alih menjawab pertanyaan Natcha, Kim tengah menatap tajam ke arah sang sekretaris.


“Maaf Khun Kim, saya sudah memberitahu kepada semua petugas keamanan, tapi sepertinya Khun Natcha memaksa untuk masuk” jawab Aroon yang melemparkan semua kesalahan itu pada Natcha.


Natcha segera berdiri, meskipun bokongnya terasa sakit.


“Kim!!..”


“Keluar dari ruanganku Nat!! Sebelum aku memanggil petugas keamanan!!” Potong Kim dengan menatap serius ke arah Natcha.


“Tidak!! Aku ingin menanyakan sesuatu padamu terlebih dahulu!!” Tolak Natcha dan hendak meraih lengan Kim, namun pergerakannya segera dihentikan oleh tangan kekar seorang Aroon.


“Khun Natcha, sebaiknya anda keluar sebelum saya bertindak kasar pada anda!” Titah Aroon dengan tatapan tak kalah tajam dari tuannya.


“Kim!! Aakhhh!!” Natcha kembali memekik karena Cengkraman tangan Aroon semakin kuat.


“Oke-oke, aku akan keluar sekarang!” Natcha menghempaskan tangan Aroon dengan cukup keras.


“Aku tidak menyangka, kau akan memperlakukanku seperti ini Kim!! Aku kecewa denganmu!!” Natcha menghentakkan kakinya lalu pergi dengan perasaan marah serta kecewa terhadap lelaki yang ia cintai.


“Maaf karena aku datang terlambat” Kim menangkup wajah sang istri dengan kedua tangannya. Tatapannya terlihat begitu khawatir saat ini.


Jane tersenyum manis “Kau datang tepat waktu”


“Apakah dia menyakitimu?”


“Dia terlalu lemah untuk bisa menyentuhku! Bahkan jika dia masih ingin bermain lebih lama lagi, aku masih bisa meladeninya!” Jawab Jane dengan senyum lebar.


Kim ikut tersenyum dan menarik tubuh mungil itu ke dalam pelukannya.


“Aku benar-benar akan membunuhnya jika sampai berani melukaimu!” Gumam Kim yang mampu mengundang tawa kecil dari Jane.


“Terima kasih karena selalu mengkhawatirkanku. Aku mencintaimu” balas Jane


“Simpan kata-kata manis itu untuk nanti malam” dan Kim kembali ke mode mesum.


“AS wish you My husband” bisik Jane, membuat Kim semakin gemas.

__ADS_1


Bersambung….


*Jangan lupa like, komen dan Vote**💚💙*


__ADS_2