
Misa ternyata orang yang cukup sering bersosialisasi di dunia maya. Hal ini terlihat dari banyaknya update status yang ia upload untuk setiap harinya. Ia juga cukup sering memajang foto-foto kebersamaan dirinya dan keluarganya.
Junta tengah membuka segala profil tentang diri wanita ini yang mungkin berguna bagi penyelidikannya.Junta mencoba melihat dengan detail setiap foto-foto yang ada.
Pada beberapa foto, dari gesture tubuhnya Misa terlihat seperti orang yang kaku dan sulit bergaul. Beberapa foto yang mungkin berguna di salin oleh junta. Bahkan status yang ditampilkan juga ia salin.
Ada sebuah foto yang menarik dilamannya. Tampak sebuah foto para pegawai restoran dengan sosok korban ketika masih hidup. Sang bos berdiri diantara kelima pegawainya . Latar belakang yang ditampilkan seperti mereka berada disebuah taman dengan kolam ikan dengan air mancur yang menyala.
Yang menarik menurut Junta dari foto itu, Misa berdiri di sebelah kawannya Reni yang merangkul bahunya. Tapi disitu ia tampak enggan seperti ingin menolak perlakuan itu. Disebelah Reni berdiri Anto yang dari tampilan difoto seperti tengah merangkul bagian pinggang Reni.Difoto itu korban tampak tersenyum dan berperan seperti bos yang mengayomi anak buahnya. Pada sisi lainnya berdiri Putri dan Rian, yang tampak mereka semua berdekatan. Sewajarnya foto bersama.
Di foto yang lainnya, ada sebuah foto bertiga. Dimana Anto duduk ditengah dengan Misa dan Reni berada disisi kanan dan kirinya. Ia tampak merangkul bahu kedua gadis itu. Tetapi, lagi-lagi Junta menilai ekspresi Misa difoto itu tampak kecut dan seperti orang yang berusaha menghindar. Padahal jika melihat foto-foto lainnya yang ditampilkan gadis itu, ia terlihat cukup ceria,terbuka dan bahkan agak centil dalam tampilannya.
Junta mengambil foto-foto itu. Rencananya akan ia diskusikan dengan Bimo esok dikantor. Mungkin ini akan membantu kawannya juga mencari tahu lebih detail tentang gadis yang kini menjadi salah satu tetangganya.
Kini Junta melihat status-status lama milik Misa. Tak ada hal yang bisa berguna untuk kasus ini. Tetapi dari tampilannya,Junta bisa menilai wanita ini sebetulnya cukup supel dan mudah mencurahkan isi hatinya di media sosial.
Junta pun beralih ke email milik Misa. Kebanyakan email-email seputar info loker atau iklan properti,dll. Junta mencoba mencari langsung disearch engine. Ia mengetik nama semua pegawai.
__ADS_1
Dan...
Junta menemukan sesuatu yang menarik.
Ia melihat ada salah satu email rekan sejawatnya. Reni. Seperti ada suatu rahasia diantara keduanya. Karena dalam emailnya Reni menuliskan :
Mis, masalah antara aku, Anto dan kamu, ingat ya hanya kita bertiga yang tahu. Jangan sampai persahabatan kita hancur karena mulutmu yang tidak bisa dijaga. Jangan sampai Bu Rumayyah tahu soal ini. Atau aku akan membuka masalahmu di cafe. See u tomorrow, my bestie..
Junta menatap dan membaca kembali dengan seksama isi email tersebut. Ia pun mengcopy dan memprint email tersebut. Sambil suara printer berbunyi, otak Junta berputar.
Junta pun mulai melakukan hal yang sama tatkala ia mengecek email milik Anto. Kali ini Junta dibuat tercengang. Banyak pesan email yang dikirimkan Reni untuk Anto. Dimana semua isi emailnya seperti menunjukkan ada hubungan spesial antara keduanya.
Bagaimana tidak ? Semua pesan email yang dikirimkan berisi kata-kata manis dengan panggilan sayang. Junta pun kembali mengklik tombol print untuk semua email-email tersebut.
Tak lupa ia pun menyalin kembali ke laptop miliknya. Entah kenapa suara khas printer yang tengah bekerja, membuat dirinya hanyut dalam lamunannya kemarin malam. Tatkala ia bertemu Anto di warung tenda tempat ia makan kemarin malam.
Bukankah lelaki itu mengatakan kalau ia tinggal tak jauh dari sana. Junta sendiri yakin, lelaki itu tak berbohong saat itu. Melihat wajah pucatnya yang terlihat seperti tengah sakit. Tak mungkin ia mengendarai motor jauh-jauh dari rumahnya juga.
__ADS_1
Berbagai prasangka muncul dibenak Junta. Ia mulai mencoba memahami situasi dari data yang ia temukan. Mungkinkah email yang terdengar ancaman dari Reni ke Misa karena masalah hubungan Reni dan Anto ? Lalu siapa Misa dalam hubungan diantara keduanya ? Apa aib misa hingga Reni berani mengancamnya untuk menutup mulut hubungannya dengan Anto dari korban ? Mungkinkah ini sebuah cinta segitiga ?Tetapi bukankah Misa telah berkeluarga dan memiliki anak ? Ia sendiri melihat wanita itu dan anak-anaknya tatkala membuntutinya bersama Bimo saat ia pulang menuju rumahnya. Mungkinkah diantara mereka bertiga adalah pelaku pembunuhan ini ? Tapi, apa kira-kira motif dan benang merah dengan si korban ?
Segala spekulasi liar mulai bermunculan dibenak Junta. Ia seperti menemukan sebuah benang merah dalam untalan kusut dari kasus ini. Dan ia harus menarik dan memisahkan sebuah fakta kebenaran yang terjadi dengan praduga tak berarti untuk bisa merangkai dan membentuk kejadian yang sesungguhnya terjadi pada korban sebelum kematiannya. Hingga dapat mengetahui kronologi sesungguhnya.
Setelah puas melihat semua isi akun milik Anto dan Misa,kini Junta melakukan sebagaimana saran Juna. Ia sign out dari akun keduanya.
Junta menyadari penyelidikannya belum selesai sampai disini. Bukankah masih ada Putri, Rian dan Reni. Tapi kini penyelidikannya mulai mengerucut pada pegawai Tiam.
Darsim. Sebelumnya Junta dan Bimo mencurigai lelaki ini. Tapi entah kenapa kini kecurigaannya beralih pada para pegawai korban sendiri. Bukankah dalam rekaman pengobatan korban yang diberikan dokter Anna, korban menyebut-nyebut pegawainya ? Ia nampak membenci mereka dari kalimat dan suaranya.
Junta pun teringat dengan penelepon misterius ke Darsim. Oh iya...ia lupa menanyakan rekam jejak digital dari si penelepon itu. Besok ia harus tanyakan pada Bimo dan bagian IT.
Mungkinkah pelakunya para pegawai korban sendiri ? Lantas apa hubungannya dengan si penelepon misterius yang menghubungi Darsim ? Mungkinkah Darsim mengenalnya ? Atau...jangan-jangan sebenarnya ia ikut terlibat dalam pembunuhan ini ?
Junta mulai mengurut keningnya. Ia harus mengurai segala kerumitan ini agar ia dapat melihat siapa pembunuh sebenarnya dan apa yang terjadi saat itu.
***
__ADS_1