
" Baiklah,Dik Putri saya mengerti sekarang. Kalau saya boleh tahu..apakah ada seseorang yang kau curigai dalam pencurian ini ?",tanya Junta kembali.
"...tak apa..kau tak perlu takut melakukan fitnah..karena saya pun tak akan serta merta menuduh seseorang tanpa bukti yang kuat ..",ucap Junta menenangkan saat ia melihat wajah gadis itu mulai tampak gugup.
"Hmm...sebetulnya ada seseorang yang saya curigai...tapi..saya tidak memiliki bukti pak..ini murni hanya sebatas kecurigaan saya saja..saya mencurigai Misa. Ia orang yang sering meminta bantuan saya dalam masalah finansial..maksudnya, ia selalu meminjam uang pendapatan restoran melalui saya tanpa sepengetahuan Bu Rumayyah dahulu...",terang Putri.
"Apakah setelah bosmu meninggal, Misa masih melakukannya ? Maksud saya meminjam uang restoran padamu ?",tanya Junta kembali.
"Tidak,Pak. Tapi..beberapa waktu setelah ibu meninggal, saya kehilangan uang di meja cashier saya sebesar 250 ribu..tidak terlalu banyak memang..tapi sama seperti kejadian sebelumnya...bill yang tercetak turut hilang dari meja cashier..",ucap Putri kembali.
"Hmm...Bukankah ada CCTV ditempat ini ?",ucap Junta menunjuk pada salah satu camera kecil yang mengarah ke meja cashier yang tergantung dekat lampu, hingga nyaris samar terlihat.
__ADS_1
"Iya..betul Pak..tapi..itu dia..tak ada rekaman dalam CCTV orang yang mencurigakan mendekati meja cashier..maksud saya setelah dicek pada CCTV seperti ada rekaman yang telah dihapus beberapa menit sebelumnya...yang saya mencurigai ini pasti ulah seseorang yang melakukan pencurian ini..tapi...disanalah...saya jadi kurang yakin Misa pelaku pencurian ini...",ucap Putri kembali.
"Maksud,Dik Putri ?",tanya Junta kembali pada gadis dihadapannya itu. Ia merasa gadis ini cukup cerdas dalam nalarnya melihat sebuah masalah.
"Iya..saya ragu, Misa yang melakukannya...meskipun saya curiga karena dia yang selalu memiliki masalah finansial...tapi saya ragu, karena saya tahu Misa bukanlah orang yang pandai dalam teknologi..maksud saya..dia orang yang gaptek dan gapsos,Pak.. Untuk menggunakan aplikasi pada handphone terbaru pun ia selalu bertanya karena tidak dapat menggunakan atau tak mengetahuinya..begitulah..bapak mengerti gaptek kan ?Nah..Misa seseorang yang gaptek..jadi tak mungkin ia bisa menghapus rekaman pada CCTV..tapi hanya dia yang selalu memiliki masalah finansial dan meminta pertolongan pada saya...",jawab Putri kembali. Junta hanya manggut-manggut. Ia menangkap semua informasi yang diberikan gadis itu padanya. Kini kecurigaannya pada Putri perlahan hilang. Bahkan Junta kini berfikir, mungkin gadis ini dapat membantunya memecahkan kasus yang ditangani.
"Baiklah,Dik Putri saya rasa sudah terlalu malam kita disini. Mungkin sebaiknya saya sudahi saja malam ini..Oh iya, jika ada informasi penting apapun kau bisa hubungi saya langsung dinomor handphone saya. Informasi apapun yang kamu miliki mungkin akan sangat membantu kami menyelidiki kasus ini agar segera terungkap. Dik Putri tak perlu takut, saya akan menjaga rahasia semua informasi yang kamu berikan. Ini kartu nama saya..",ucap Junta kembali sambil menyalami gadis itu dan mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikannya itu.
"Oh..tak usah,Pak.. Tak apa masih banyak angkutan umum yang menuju kosan saya..",ucap Putri menolak halus tawaran Junta.
"Oh..kau tinggal ngekos ?Dekatkah dari sini ?", tanya Junta belagak seolah ia tak tahu mengenai hal itu.
__ADS_1
"Iya,Pak..saya ngekos..tak terlalu jauh...hanya sekali naik bus langsung sampai...bisa juga naik ojek..",jawab Putri lugas.
"Yakin kau tak ingin saya antar ?",tanya Junta menawarkan tumpangan kembali padanya.
"Iya,Pak..tidak apa-apa..nanti merepotkan bapak..",ucap Putri sungkan pada polisi muda itu.
"Oh, tidak...sama sekali tak merepotkan kok...Mari biar saya antar..ke arah sana kan ? Satu arah dengan saya..",ucap Junta setengah memaksa. Ia khawatir dengan keamanan gadis itu. Naik bus Kopaja jam 8 malam bukan sesuatu yang menyenangkan bagi seorang gadis belia seperti Putri.
"Hmm ...",Putri tampak bergumam ragu.
"Sudah...ayo naik saja...paling tidak saya antar kamu sampai tempat kamu biasa turun naik bus..jam segini bahaya sendirian...lagipula searah juga dengan jalan menuju rumah saya...",ucap Junta berbohong untuk meyakinkan gadis itu.
__ADS_1
"Hmm..baiklah,Pak..",ucap Putri kembali. Ia lantas naik dibagian belakang motor pria itu. Tak sampai lima menit, Junta telah melajukan motornya ke jalan raya yang lalu lalang dengan kendaraan bermotor. Mereka kini berada ditengah hiruk pikuknya keramaian ibukota dimalam hari.