Mariage Contract

Mariage Contract
Sangat seksi


__ADS_3

Setelah beberapa menit Ayu telah menyelesaikan ritual mandinya. Ia keluar dari kamar mandi dengan tubuhnya yang di balut bathrobe yang sangat pendek hingga membuat pahanya yang putih bersih ter-ekspos. Tanpa menyadari sepasang mata yang melihatnya sejak Ia keluar dari kamar mandi. Dia adalah Ben.


Bagaimanapun juga Ben adalah pria normal hingga hanya melihat paha mulus nan putih Ayu membuat miliknya menegang. Ia menelan saliva nya dengan susah, sedangkan Ayu yang di tatap hanya santai dan berjalan menuju walk in closet.


" Dia benar-benar menggodaku. Dia sangat seksi." gumam Ben dengan suara pelan yang nyaris tak terdengar.


Setelah beberapa menit Ayu sudah selesai berpakaian. Pakaiannya sangat sederhana, namun lagi-lagi membuat Ben melongo dan menelan saliva nya dengan susah. Bagaimana tidak, Ayu memakai dress yang seperti model lingeria— dimana itu sangat seksi di mata Ben. Sementara Ayu hanya tersenyum tipis. Ia sengaja memakai pakaian seksi untuk menggoda Ben yang notabene adalah suaminya sendiri. Sebenarnya Ia risih dengan pakaian yang dikenakannya, namun demi menggoda Ben Ia hanya bisa menahan rasa risihnya.

__ADS_1


" Santai Ayu... demi cepat hamil supaya bisa kembali ke Indonesia." gumam Ayu dalam hati menyemangati dirinya. Ia masih sangat ingat kejadian semalam— dimana Ben sama sekali tidak ingin melihatnya dan memutuskan tidur dengan cepat.


Ayu yang mendapat perlakuan dingin dari Ben hanya diam dan bermonolog pada dirinya, bahwa semuanya tidak akan semudah yang sudah Ia rencanakan.


Setelah berpakaian dan memoles wajahnya dengan makeup tipis Ia meninggalkan kamar dengan Ben yang masih dalam posisi yang sama. Ben terus memperhatikan Ayu dalam diam hingga istrinya itu menghilang di balik pintu kamar. Setelah kepergian Ayu, Ben pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan menenangkan adik kecilnya yang sejak tadi on gara - gara kelakuan istrinya di pagi hari.


Di sisi lain, Ayu yang sudah selesai bergelut di dapur untuk menyiapkan sarapan sederhana untuk dirinya dan juga suaminya— sedang menata masakannya di meja sambil menunggu Ben keluar kamar.

__ADS_1


" Kau tidak lihat aku sedang menyiapkan sarapan untukmu." jawab Ayu dengan santai yang kini sudah selesai menata meja makan.


Ben yang tidak dapat berbicara lagi hanya terdiam dan langsung duduk. Ia segera menyantap sarapannya, namun saat satu sendok nasi goreng itu meluncur masuk dalam mulutnya Ia pun langsung terdiam. Ya, Ayu membuat sarapan dengan menu nasi goreng. Ben kembali menyendok nasi goreng dan memakannya.


" Enak juga nasi gorengnya. humm... setidaknya aku tidak akan membeli makanan dari luar lagi karena ada dia yang akan memasak." gumam Ben dalam hatinya dan tersenyum tipis.


Ayu yang melihat Ben tersenyum hanya menggelengkan kepalanya dan kembali menyantap sarapannya. Ia tidak mau peduli pada Ben karena Ia tidak ingin melibatkan perasaannya. Cukup dirinya lah yang terjebak dalam permainan yang awalnya hanya sebuah lelucon karena menurut serta pengalamannya— jika hati yang terjebak maka akan sulit untuk menanganinya. Apalagi Ia sadar bahwa pernikahan yang Ia jalani sekarang hanya lah pernikahan kontrak yang bersifat sementara.

__ADS_1


Setelah menghabiskan sarapan mereka dalam diam, Ben akhirnya berdiri dari duduknya.


Bersambung....


__ADS_2