
Ayu kini terbangun dan hendak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, namun Ia tidak melanjutkan langkahnya karena merasa perih di bagian intinya. Bagaimana tidak, suaminya itu sangat buas semalaman hingga membuat dirinya kelelahan karena kegiatan panas yang mereka lakukan entah berapa kali hingga membuat Ayu tidak sanggup untuk bangun lagi.
Sedangkan Ben yang tanpa aba - aba tiba - tiba saja menggendong istrinya dalam keadaan polos. Ia tahu apa yang di rasakan oleh Istrinya itu karena dulu saat Ia masih sendiri, sudah sering melakukan hubungan seperti itu dengan banyak wanita yang bahkan salah satunya ada yang masih tersegel seperti istrinya.
" Apa yang kau lakukan?" ucap Ayu terkejut dengan perasaan malu hingga berusaha menutupi aset berharganya. Ben yang melihat istrinya hanya tersenyum tipis sambil berjalan ke arah kamar mandi.
" Tidak perlu menutupinya, aku sudah melihat semuanya." balas Ben saat sudah berada di dalam kamar mandi. Ia pun meletakkan istrinya dalam bathtube lalu menyusul masuk.
" Kenapa?" tanya Ben saat melihat keterkejutan istrinya.
__ADS_1
Ayu terkejut pada suaminya, Bagaimana tidak, suaminya itu masuk di dalam bathtub bersamanya.
" ta...tapi aku ingin mandi." jawab Ayu dengan terbata.
" Kita akan mandi bersama." ucap Ben dengan menyeringai tipis dan mengerlingkan sebelah matanya.
****
" Dasar laki-laki, gitu tuh... kalau udah kenal yang namanya percintaan pasti ketagihan terus. Mana tidak tau tempat lagi. Harusnya tadi itu bisa mandi dengan tenang, ini malah kembali remuk tulang." omel Ayu dengan kesal.
__ADS_1
Sedangkan Ben yang sudah siap lebih dulu dengan pakaian santainya kini sudah berada diruang tamu— tepatnya di depan tv sedang menikmati hari minggunya di mana Ia tidak akan kekantor dan akan menghabiskan seharian dengan bermesraan bersama istrinya. Ben terus tersenyum memandang tv yang sedang menayangkan siaran. Namun senyumnya bukan karena siaran tv nya yang lucu, tapi mengingat percintaannya dengan sang istri.
Entah sejak kapan, tetapi Ben sudah mengakui dirinya mencintai istri kesayangannya itu. Jika awalnya Ben tidak suka pada Ayu dan bahkan ingin membuat wanitanya itu tersiksa sebelum berpisah maka sekarang Ia akan berusaha membuat istrinya nyaman hingga jatuh cinta padanya. Walau mungkin semuanya butuh waktu, setidaknya Ia sudah menjalankan rencana keduanya dimana Ia akan membuat istrinya hamil dan dengan seperti itu Ia akan memiliki alasan nanti untuk tetap membuat Ayu berada di sampingnya dengan alasan ingin melihat bayi mereka lahir dengan selamat.
Ayu yang sudah selesai berpakaian dan memoles wajahnya dengan makeup tipis kini bersiap menuju dapur untuk memasak sarapan. Sebenarnya bukan sarapan pagi sih karena sudah hampir pukul sebelas siang. Bagaimana tidak kesiangan memasak sarapan jika sebelumnya mereka kembali bercinta di kamar mandi.
" Mau kemana, Sayang.?" tanya Ben pada Ayu saat melihat istrinya keluar dari kamar.
" Ingin memasak." jawab Ayu dengan ketus.
__ADS_1
" Tidak perlu masak, kita akan makan di luar setelah itu berjalan-jalan." tutur Ben dengan senyum tipisnya.
Bersambung....