
Deg.
Ayu yang hanya gadis biasa dan sederhana tentu saja sangat terkejut setelah melewati pintu utama hingga kini Ia dan suaminya sudah berada di dalam bangunan yang super mewah.
"Ini adalah mansion sayang.dan ini adalah milikmu."ucap Ben pada istrinya yang masih melongo menatap sekelilingnya.di tambah lagi para pelayan yang berjumlah sekitar dua puluh orang.
"kau tidak perlu terkejut seperti itu.karena bukan kau yang akan membersihkan mansionnya.tapi para pelayan.untuk sekarang aku hanya memakai dua puluh pelayan karena kurasa itu sudah cukup.lagi pula kita hanya berdua jadi mansion mungkin tidak akan berantakan sekali."jelas Ben panjang lebar pada istrinya yang masih mematung memperhatikan mansion yang sudah menjadi miliknya.
mungkin bagi suaminya semuanya hanya biasa-biasa saja.namun tidak bagi Ayu.karena Ia yang terlahir dari keluarga biasa menurutnya ini lebih dari kata mewah.
****
__ADS_1
"Sayang,ini adalah asistenmu.namanya adit.dia akan menemani mu di manapun kamu pergi di saat aku tidak bisa menemani kamu untuk selalu bepergian."terang Ben pada istrinya memperkenalkan sang asisten baru yang akan menemani istrinya.Ben sangat tahu,bahwa ini adalah Indonesia.negara tempat lahir dan tempat istrinya di besarkan hingga Ia bisa tahu bahwa langkah kaki istrinya akan panjang jika sudah berada disini.
Ayu yang mendengar penjelasan suaminya hanya mengangguk tersenyum lalu beralih menatap asisten barunya yang terlihat sebaya dengannya.sang asisten yang ditatap oleh wanita yang sudah menjadi majikannya kini tertunduk sedikit sebagai rasa hormat.
"Sayang,aku harus ke perusahaanku dulu.karena mulai besok adalah hari pertamaku untuk mengambil alih perusahaanku yang sempat ku titip pada adik Tony."ucap Ben lalu mengecup kepala istrinya.Ia kemudian melangkah namun kembali berbalik dan mengecup bibir istrinya.
Adit yang melihat nyonya dan tuan nya seketika merasa terkejut.karena menurutnya itu terlalu berlebihan bagi dirinya yang jomblo.
Setelah mengecup bibir istrinya Ben juga menghujani wajah istrinya dengan ciuman bertubi-tubi hingga membuat istrinya merasa malu karena ada orang lain di dekat mereka.
"Cepatlah pulang.aku ingin memberikanmu kejutan."ucap Ayu setelah berusaha menghentikan serangan ciuman yang di berikan suaminya.
__ADS_1
Ben kemudian berlalu setelah merasa puas mencium istrinya.
****
Kini Ayu sudah berada di kamar utama mansion miliknya.Yah...itu yang dikatakan oleh suaminya,bahwa yang mereka tempati adalah mansion dan mansion ini adalah milik nyonya murray itu berarti adalah milik Ayu karena dirinya lah nyonya murray.
Dilihatnya sekeliling kamar yang sangat luas itu,Ia sangat kagum dan sampai saat ini bahkan Ia masih menganggap semuanya adalah mimpi.mimpi yang selalu Ia harapkan namun ternyata yang kuasa memberinya lebih dari apa yang di impikannya.
Kamar luas dan perabotan yang mewah dengan warna cat perpaduan putih dan cream menambah kesan elegant nan mewah kamar yang sudah menjadi kamar nya bersama sang suami.kini Ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan memulai persiapan nya untuk memberikan kejutan pada suaminya.
Ayu yang sudah berada di dalam kamar mandi kini berdecak kagum.jika dulu Ia berfikir bahwa kamar mandi di apartemen suaminya mewah kini kamar mandi mansionnya jauh lebih mewah lagi.
__ADS_1
Bersambung....