
Harvey yang sejak tadi mengoceh sama sekali tidak di pedulikan oleh adiknya hingga membuatlah mengalah dan pergi meninggalkan ruangan presdir.namun hanya dua detik Ia kembali masuk lagi keruangan adiknya.
"Kenapa kau kembali lagi"tanya Harley tanpa mengalihkan tatapannya dari berkas di tangannya."orang yang aku rekrut sebagai asistenmu sudah datang.hari ini mulai bekerja.jadi kau tidak perlu mengurus semuanya."jawab Harvey lalu meninggalkan adiknya bersama asisten barunya.
Harley pun meletakkan berkas yang di pegangnya ke atas meja dan menyandarkan punggungnya pada kursi sembari menatap intens pria di hadapannya.
"Siapa namamu"tanya nya setelah mempersilahkan pria itu duduk di hadapannya."Aldi putra tuan"jawab pria itu singkat.Harley pun mengangguk lalu menjelaskan pada asisten barunya tentang apa saja yang harus di kerjakannya mulai sekarang.
****
__ADS_1
Mansion.
Ben dan Ayu kini tengah menghabiskan waktu mereka bersantai diruang keluarga.hanya mereka berdua karena Krystal memilih di kamarnya bermain violin.
"Tuan,ada yang ingin bertemu dengan anda."ucap kepala pelayan yang tiba-tiba datang.Ben pun mengerutkan keningnya seraya berfikir siapa tamu yang ingin bertemu dengannya di malam seperti ini."biarkan dia masuk"ucap Ayu dengan cepat tanpa menunggu jawaban suaminya.
"Masih pukul tujuh malam."ucap pria itu dengan suara maskulinnya sembari memperhatikan jam mewah di pergelangan tangannya."kurasa itu waktu yang tepat untuk bertamu kan."tambahnya lagi yang di jawab anggukan oleh Ben dan Ayu."aku kemari ingin bertemu dengan calon istriku.kurasa dia sudah dewasa sekarang setelah dua puluh tiga tahun berlalu"seketika membuat Ben dan Ayu saling memandang dengan keterkejutan masing-masing.Ben kini sudah mengingat pria dewasa nan tampan di hadapannya.
"Kyle Smith"ucap Ben dengan menatap intens pria tampan itu.masih sama seperti dua puluh tiga tahun lalu,pria di hadapannya itu tetap bersikap dingin dengan wajah datar tanpa ekspresi.
__ADS_1
"Putriku tidak bisa di ganggu.dia juga sudah tidur."ucap Ayu cepat.Ia tidak akan membiarkan pria dewasa yang tampan itu menemui putrinya karena Ayu kini sudah merasa tidak enak hati.bagaimana tidak,Kyle Smith pria tampan rupawan dan berlimpah harta ingin menikahi putrinya yang punya banyak kekurangan pasti akan berujung pada hal buruk.
"Baiklah.sampaikan salamku padanya."jawab Kyle dengan aura dinginnya.Ia pun segera berlalu namun hanya beberapa langkah Ia berbalik menatap kedua pasangan tua itu."aku akan menerimanya jika Ia punya kekurangan."tambahnya dan segera keluar dari mansion Murray.
Hanya beberapa detik Kyle meninggalkan mansion Murray,tampak Harley juga sudah pulang dari kantor dan menjumpai daddy juga mommynya di ruang keluarga."dad,mom...,siapa yang bertamu tadi"tanya Harley langsung tanpa basa-basi."bukan apa-apa"jawab Ayu dengan cepat."dimana kakakmu"tanya-nya lagi dengan celingak-celinguk mencari keberadaan putra pertamanya."dan kenapa kau terlambat pulang"tambahnya hingga membuat Harley menghela nafasnya.
"Mom,banyak pekerjaan di kantor dan untuk Harvey dia pergi menemui Rose katanya"jawab Harley dan segera berlalu meninggalkan daddy juga mommynya karena ingin bertemu adik tersayangnya yang sangat dirindukannya.
Bersambung....''
__ADS_1