Mariage Contract

Mariage Contract
Part.48


__ADS_3

kedua pasangan suami istri itu kini sudah sampai di mansion.Ben mengantar istrinya ke kamar putranya untuk menyusui dan Ia sendiri akan ke kantor karena banyak berkas pengajuan kontrak oleh beberapa perusahaan yang harus Ia selesaikan.


Ayu kini tengah menyusui putra pertamanya Harvey.Ia membelai wajah tampan putranya yang terlelap tetapi menyesap air susunya dengan rakus.sedangkan putra keduanya kini masih bersama dengan pengasuhnya untuk menunggu giliran.


Ia tersenyum menatap wajah putra nya secara bergantian karena keduanya benar-benar berbeda.Harvey terlihat seperti ayahnya sedangkan Harley mirip dengannya yang berwajah asia.setelah putra pertamanya benar-benar terlelap sekarang Ia akan menyusui putra keduanya Harley yang sejak tadi tampak menggeliat di gendongan sang pengasuh karena lapar.


Ia pun beralih menyusui Harley dan benar saja putra keduanya itu benar-benar lapar karena menyesap air susunya dengan buru-buru.seketika saja Ia teringat pada putri bungsunya yang masih di rumah sakit.entah kapan akan pulang ke mansion tapi Ia benar-benar sesak saat mengingatnya.


tanpa sadar air matanya kini menetes membasahi wajah cantiknya.sang pengasuh yang melihat majikan nya juga turut sedih pada putri bungsu majikannya.

__ADS_1


****


Ayu kini tengah berada di kamarnya.Ia baru selesai menyusui putra kembarnya yang sekarang sudah berada dengan pengasuhnya tepat di sebelah kamarnya.Ia terduduk di atas tempat tidur sambil melamun memikirkan putrinya yang seorang diri di rumah sakit.bahkan Ia belum pernah melihat wajah putrinya karena selama Ia sadar dari komanya putrinya sudah berada di ruang NICU bahkan sekarang sudah di pindahkan lagi keruang PICU karena tidak adanya perkembangan positif.


lamunan Ayu seketika terhenti saat seseorang mengetuk pintu kamarnya.Ia kemudian beranjak dari tempat tidurnya dan membuka pintu yang ternyata kepala pelayan yang mengetuk.


Ayu pun segera menuju lantai bawah dan tiba diruang tamu.Ia melihat seorang wanita dewasa duduk di sofa.Ayu kini mengerutkan keningnya seraya mengingat seseorang yang mirip dengan wanita yang duduk di sofa.


sedangkan wanita dewasa yang baru menyadari pemilik mansion segera berdiri dan memeluknya.

__ADS_1


"hai..kau pasti Ayu kan."ucapnya setelah mengurai pelukannya.Ia tersenyum manis pada Ayu sedangkan Ayu hanya terdiam dan masih dalam mode bingung.


"aku kakak iparmu."ucap wanita itu yang mengerti pada kebingungan Ayu yang berstatus adik iparnya.Ayu seketika mengingat foto di ruang kerja suaminya di Amerika lalu kini tersenyum.


keduanya kini duduk di sofa sambil berbincang hangat seperti sudah saling mengenal lama."kak jeny bagaimana bisa sampai kesini"tanya Ayu."aku menelfon ke apartemen Ben tapi tidak di jawab jadi aku menelfon Tony."jawab Jeny."aku sangat bahagia mendengar kau sudah melahirkan ponakanku.tapi..."ucapnya lagi dengan sendu.


Ayu pun hanya tersenyum getir."mungkin putri ku itu memiliki takdir luar biasa ke depannya."ucap Ayu berusaha tegar di depan kakak iparnya.Jeny pun membalas senyuman adik iparnya."oh iya.mungkin aku tidak lama karena aku punya banyak urusan di Belgia.aku hanya ingin bertemu Ben dan ponakanku."ucap nya lagi.Ayu pun segera membawa kakak iparnya menuju kamar putra kembarnya yang berada tepat di sebelah kamarnya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2