Mariage Contract

Mariage Contract
Part.63


__ADS_3

Mansion Murray.


Suasana di mansion saat ini sedang dingin.bagaimana tidak,putra pertama Ben sudah menghilang sejak pagi buta dan entah kemana perginya hingga membuat nyonya Murray sangat khawatir.


"sayang,sebaiknya kau duduklah."ucap Ben pada istrinya karena sejak tadi hanya mondar mandir di depannya sembari terus menelfon Harvey yang tidak ada kabar."paling si bule pergi ketemu sama tantenya"sahut Harley dengan santai sembari memainkan ponselnya.


Ayu yang sudah lelah berjalan mondar-mandir kini menghempaskan bokongnya dan duduk di sebelah suaminya.


Hening.

__ADS_1


Tak ada suara dari ketika orang yang tengah duduk di ruang keluarga hingga tak lama pelayan datang membawa paket berukuran sedang."tuan,nyonya ada kiriman paket dari tuan Harvey"ucap pelayan itu lalu menaruh paket nya di atas meja tepat di hadapan Ben dan Ayu.


Harley yang orangnya sangat kepo membuka lebih dulu paket itu.Ia mendapati secarik kertas saat sudah membuka paketnya,dengan segera Ben mengambil kertas itu dan membacanya.


Ben menghela nafasnya begitu pula dengan Ayu yang sudah mendengar isi secarik kertas yang di baca oleh suaminya.namun berbeda dengan Harley karena Ia mendapat beberapa lembar foto kakaknya dengan kekasihnya.


Seketika itu juga suara tawa Harley pecah hingga bergema memenuhi mansion.Ia tidak hentinya tertawa sembari memegang perutnya dan tertawa geli melihat foto kakaknya yang bersama kekasihnya.


Ben kini hanya terdiam karena sejujurnya Ia tak mampu lagi berkata-kata atas ulah putra pertamanya.sementara Ayu kini tengah menahan tawanya saat melihat foto putranya yang terlihat sangat bahagia dengan wanita yang jauh lebih tua darinya.

__ADS_1



Hily dan Krystal yang baru tiba di mansion kini menatap heran pada Harley yang tengah asik tertawa dengan keras hingga dapat terdengar di luar mansion.Hily pun menuntun Krystal untuk duduk di samping mom Ayu dan segera melihat apa yang sejak tadi di tertawakan oleh Harley.Hily yang melihat foto Harvey bersama wanita tua kini ikut tertawa juga hingga hampir bersaing volume suara tawa dengan Harley.


Ayu yang sudah tidak mampu menahan tawanya kini ikut tertawa juga namun hanya sesaat karena suaminya tiba-tiba beranjak dari sisinya dan pergi ke kamar.mau tidak mau Ayu pun menyusul suaminya yang dalam mood kurang baik.


Sementara Harley kini sudah menghentikan tawa nya begitu juga dengan Hily."wah,parah ini anak."ucap Hily memperhatikan foto di hadapannya."yes..and yang bikin aku geli adalah kiss dari wanita tua itu"jawab Harley dan kembali tertawa.


Ben dan Ayu yang kini sudah berada di dalam kamar dan sedang duduk si sofa,saling terdiam."sayang,bagaimana kalau kita menyuruhnya menikah."ucap Ayu memulai pembicaraan."sayang,kau tahu kan tempo hari dia sudah datang padaku dan ingin menikah.tapi dengan wanita tua itu."jawab Ben dengan malas.Ayu pun hanya diam tidak menanggapi ucapan suaminya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2