Mariage Contract

Mariage Contract
Part.89


__ADS_3

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ben dan Ayu kini sudah berada di halaman belakang mansion yang sangat luas dengan kolam renang di tengah-tengah acara yang sedang berlangsung.


Ben dan Ayu kini berkumpul dengan keluarga, ada Jeny, Dalton dan Nona, Raaza, Tony dan Istrinya. Dan untuk Harvey dan Harley kini tengah berbincang bersama para kolega nya serta rekan bisnis. Harley memperhatikan kakaknya dalam diam karena kakaknya itu sudah benar-benar berubah dalam waktu singkat. Bahkan kakaknya kini dengan lihainya berbicara pada rekan bisnis mengenai pekerjaan.


"Sayang, kau lihat tidak putra kita sudah semakin dewasa" ucap Ayu pada suaminya dengan memperhatikan Harvey.


"Harley kan memang dewasa sayang." jawab Ben dengan santai.


"Ih bukan sayang, tapi Harvey. kau tidak lihat bagaimana dia berubah sekarang." celetuk Ayu dengan mengerucutkan bibirnya.


Ben yang tersadar kini tersenyum menatap istrinya dan beralih pada putra pertamanya. Ia sebenarnya sudah memperhatikan sifat Harvey yang akhir-akhir ini semakin dewasa dan bertanggung jawab.


Harvey yang tengah asik membahas pekerjaan dengan para rekan bisnisnya, Sedangkan Harley kini berjalan mendekati sosok gadis cantik yang diundangnya juga diacaranya.

__ADS_1


"Nona Allen, selamat datang." sapa Harley pada Allen dengan ramah. Allen yang melihat Harley kini tersenyum.


"kau sangat cantik malam ini dan terlihat dewasa dengan gaunnya." puji Harley pada Allen yang hanya dijawab dengan senyum manis.


"semuanya tidak akan tahu kalau kau masih anak kecil yang berumur lima belas tahun." celetuk Harley dengan suara yang dikecilkan lalu tertawa dengan lepas, begitu juga dengan Allen.


Ehemm...


"Harley, aku ingin bicara." ucap seorang wanita yang tiba-tiba datang mendekat pada Harvey, Harley dan juga Allen. Ia adalah Aana yang baru datang.


Harley yang sangat bahagia dengan kedatangan orang yang dicintainya dengan senang hati menggandeng wanita cantik itu menjauh dari keramaian.


"ini hadiah untukmu." seru Aana dengan tersenyum manis pada Harley. Ia memberikan paper bag mini pada pria tampan yang berdiri dihadapannya.

__ADS_1


"aku juga ingin memberikan jawaban itu" ucapnya lagi hingga membuat Harley kini tidak sabar mendengarnya.


"I love you too" ucap Aana setelah lama terdiam. Ia tersenyum dan tanpa terasa meneteskan air matanya. Harley yang mendengar kini sangat senang dan reflek memeluk wanita cantik yang baru saja menerima cintanya setelah sekian lama.


"Thank you" lirih Harley masih dengan memeluk erat tubuh Aana. Ia lalu mengurai pelukannya dan menatap lekat wajah cantik wanitanya. Ia membelai dengan lembut dan mendekatkan wajahnya. Tepat saat dirinya memberanikan diri ingin mengecup bibir Aana seketika itu juga Ia terbayang ciuman pertama nya dengan Hily yang membuatnya tiba-tiba mengingat sahabatnya.


"dimana Hily?" tanya Harley dan sedikit menjauh. Entah apa yang Ia rasakan namun, dirinya sekarang seperti kehilangan sesuatu berharga setelah mendapatkan sesuatu yang lama Ia inginkan.


"Hily sedang mengurus Ayah. Ia akan sibuk untuk kedepannya karena dia akan menjadi CEO di perusahaan JJ Group." jawab Aana menatap lekat wajah tampan Harley.


Harley yang mengetahui tentang Hily kini terdiam dan ada perasaan tidak menyenangkan karena Hily sahabat kecilnya itu, justru tidak hadir di acara ulang tahunnya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2