Mariage Contract

Mariage Contract
Part.62


__ADS_3

Krystal yang memejamkan matanya sejenak untuk menikmati suasana di danau itu seketika membuka kelopak mata indahnya dengan detak jantung yang berpacu dengan hebat.Ia mendengar beberapa suara anak kecil yang bermain di sekitarnya.Krystal yang sangat tidak bisa mendengar suara berisik membuatnya sangat panik dan tidak terkontrol lagi saat anak-anak itu mendekat ke arahnya dan salah satu anak lelaki itu mengambil tongkatnya.


"wah,dia cantik sekali seperti boneka"ucap salah satu anak itu."wah lihat rambutnya,sangat panjang"sahut salah satu temannya dengan memainkan ujung rambut Krystal.Krystal yang sudah panik kini menjadi linglung dan ketakutan.tangannya bergetar dan Ia ingin menangis."apa dia buta"ucap salah satu anak itu hingga membuat semua temannya tertawa dan mengejek Krystal.


Krystal yang sudah tidak terkontrol kini berteriak dan menangis ketakutan.penglihatannya yang kabur membuatnya tidak bisa berjalan dengan baik saat akan menjauh dari kerumunan anak-anak yang terus menertawakannya dan mengejek dirinya.


Bukk.


Tepat beberapa langkah Ia menjauh dari kerumunan anak-anak itu hingga membuatnya terbentur pada sesuatu,apakah itu pohon?sayangnya bukan.Krystal merasa hangat dan memeluk erat seseorang yang di tabraknya.


"sebaiknya kalian menjauh."ucap seorang pria dengan suara beratnya hingga membuat kerumunan anak lelaki itu pergi meninggalkan danau.Ia mengurai pelukannya dan menangkup wajah gadis yang memeluknya dengan erat.

__ADS_1


Deg.


Krystal yang dapat melihat dengan jelas wajah pria dewasa yang dipeluknya tadi membuat jantungnya berpacu dengan cepat tatkala menatap lekat manik mata milik pria itu.Ia sendiri bingung dan merasa heran,mengapa bisa melihat dengan jelas pria tampan itu.sedangkan pria yang menangkup wajah cantik Krystal menelan salivanya dengan susah karena melihat pemandangan yang nyata dimana wajah gadis di hadapannya seperti barbie hidup.


Seketika pria itu mengalihkan tatapannya dan memasukkan kedua tangannya di saku celananya."Kyle."ucapnya dengan aura dingin nan datar.Krystal yang mendengar pria itu menyebutkan namanya tanpa berjabat tangan hanya terdiam dengan bibir terkatup rapat.Ia masih memandangi wajah pria yang bernama Kyle.


Rambut kuning,kulit kemerahan serta warna manik matanya silver icy grey dengan hidung mancung serta bibir tipisnya tercetak jelas di memory kepala Krystal."omg,apa yang terjadi"ucap Hily yang tiba-tiba datang.Ia sudah sangat khawatir pada sahabatnya karena meninggalkan nya sangat lama."kau tidak apa-apa kan"tanya nya lagi dengan memperhatikan Krystal dari atas sampai bawah.


Visual Hily Jerm.


__ADS_1



Visual Kyle Smith si tampan yang kaya raya.



"Hily..."panggil Krystal dengan suara lembutnya.Hily yang tengah fokus pada kemudinya hanya menoleh sekilas."tadi aku bisa melihat dengan jelas."ucap Krystal lagi hingga membuat Hily menginjak pedal rem dengan tiba-tiba.


"apa kau serius."tanya Hily penasaran dengan pernyataan sahabatnya barusan."iya,dan kau tahu...tadi aku bisa merasa tenang saat penyakitku kambuh"ucap Krystal lagi hingga membuat Hily makin penasaran.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2