Mariage Contract

Mariage Contract
Semuanya tidak akan mudah


__ADS_3

Ben yang sudah berdiri di samping tempat tidur terus menatap Ayu dari ujung kepala hingga ujung kakinya. Ben terus menatap sambil melepas dasi dan juga kancing kemeja nya. Setelahnya Ia naik di tempat tidur tepat di sisi Ayu yang masih terlelap hingga perlahan Ia mendekatkan wajah nya pada aset berharga istrinya. Ia mengendus aroma yang serasa memabukkan. Setelah puas mencium aromanya Ia pun mengecup nya hingga meninggalkan tanda kepemilikannya. Ayu yang merasakan sesuatu tiba - tiba mengerjapkan matanya hingga Ia terjaga.


Dilihatnya pria yang sedang mengecup basah dadanya itu membuatnya geli dan tak sengaja mengeluarkan suara *******. Ben yang mendengar suara ******* istrinya seketika menatap wajah istrinya yang sangat natural.


Deg.


Mata hitam pekat Ayu dan mata hijau Ben kini saling beradu pandang. Ayu yang menatap mata Ben kini mulai merasakan getaran tak biasa di hatinya. Sedangkan Ben kini mulai sadar atas apa yang di lakukannya. Ia kemudian bangkit dan pergi ke kamar mandi meninggalkan Ayu yang masih dengan wajah datarnya serta tatapan yang sulit di artikan.

__ADS_1


Ben yang sudah di dalam kamar mandi kini sedang menenangkan adik kecilnya.


"Aku tidak boleh lepas kendali. Tidak akan ku biarkan kau hamil semudah itu." Gumam Ben dalam hatinya.


Ben sengaja tidak ingin menyentuh Ayu karena menurutnya jika sekali Ia menyentuhnya maka pasti itu akan menjadi candu untuknya. Kini Ben lebih memilih menikmati acara berendam nya seorang diri, sedangkan Ayu yang berada di tempat tidur kini masih terdiam seribu bahasa. Ia tidak menyangka bahwa Ben ternyata adalah pria yang sanggup untuk tidak melakukan ****. Padahal dulu saat pertama kali Ia di cium di kamar hotel itu, menurutnya Ben adalah seorang pemain wanita. Kini Ayu mulai khawatir dengan dirinya, jika benar Ben adalah pria yang baik dan mampu untuk menjaga hasratnya maka bisa di pastikan bahwa dirinya akan berada dalam ikatan pernikahan kontrak ini untuk waktu lama yang tidak di tentukan.


Malam panjang mereka lewati dengan masing - masing tertidur lelap hingga pagi pun tiba. Ayu yang sudah terjaga pukul tujuh pagi kini menatap sekeliling nya. Kamarnya tampak sunyi senyap, tak ada suara percikan air di dalam kamar mandi— itu menandakan tidak ada seorangpun di dalam sana. Ia kemudian berjalan keluar kamar. Dilihatnya dapur dan ruang tamu yang tampak sunyi tidak ada siapapun.

__ADS_1


" Apa dia sudah berangkat ke kantor?" gumam Ayu dengan suara pelannya. Ia kemudian kembali ke kamar dan segera membersihkan dirinya.


tiga puluh menit sudah akhirnya Ayu selesai dengan ritual mandinya. Kini Ia juga sudah berpakaian rapi dan santai dengan polesan makeup tipis yang menambah kecantikan naturalnya.


karena merasa bosan kini Ia memilih duduk bersandar pada tempat tidur dan hendak menghubungi seseorang.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2