
Ben yang kini sudah mendengar dengan jelas penuturan sang istri tiba-tiba saja menggendong tubuh Ayu ala bridal style dan berputar lalu berteriak kencang.Ia sangat bahagia,karena wanita yang Ia cintai dan tidak akan lepaskan ternyata sudah mengandung anaknya hingga membuat hubungan mereka akan terikat selamanya.
"thank you so much sayang....ini adalah kejutan yang tidak akan ku lupakan dan hadiah terindah dari yang kuasa."ucap Ben dengan menggebu-gebu dan langsung memeluk istrinya dengan erat.
Perasaan Ben kini jauh dari kata bahagia saja.karena jantungnya masih berdetak kencang sangking bahagianya.
****
satu minggu sudah terlewati sejak Ayu mengatakan pada Ben bahwa Ia hamil.Ia juga sudah memeriksakan kandungannya satu hari yang lalu bersama sang suami dan dokter mengatakan bahwa bayinya sangat sehat hingga membuat Ben bahagia walau mungkin sebagian orang menganggap nya seperti biasa.
kebahagiaan Ben tidak hanya sampai di situ,karena dokter juga mengatakan bahwa istrinya kemungkinan mengandung bayi kembar.itu sebabnya kandungan Ayu terlihat sudah membuncit di usia yang baru dua bulan.
"sayang,aku ingin keluar untuk bertemu dengan Dewi dan Anna.aku merindukan mereka.aku ingin melepas rindu,karena Dewi menelfon ku kemarin saat pulang dari rumah sakit.katanya Anna akan resigh karena ingin menikah beberapa bulan lagi."ucap Ayu sambil memasangkan dasi untuk suaminya yang akan berangkat ke kantor.
__ADS_1
"pergilah.tapi jangan pulang sampai waktu petang.Oh iya kau jangan pernah meninggalkan Adit.karena dia adalah asistenmu yang bertugas menjagamu."ucap Ben dengan membelai lembut rambut istrinya kemudian mengecup bibirnya."Ya sudah ayo sarapan dulu.pasti anak kita sudah lapar sejak tadi."lanjut Ben dan menuntun istrinya ke lantai bawah untuk sarapan.
****
Ayu kini sudah berada di dalam mobil dengan di sopiri oleh Adit.tujuannya saat ini yaitu ke ruko tempat dimana Ia dan dua sahabatnya tinggal dan bekerja.sepanjang perjalanan Ayu terus menatap pada jalanan ibu kota yang sangat padat oleh kendaraan.
tak lama setelah itu pandangan Ayu terhenti saat mobil berhenti di bawah lampu merah.Ia kemudian mengalihkan pandangannya pada jam yang melingkar di pergelangan tangannya lalu kembali menatap keluar jendela.
Deg.
Ia bisa melihat dengan jelas wajah orang itu karena jarak mobil dan motor mereka yang hanya beberapa senti.
"Rio"lirih Ayu dan lagi-lagi air mata membanjiri kedua pipinya.
__ADS_1
Adit melihat majikannya melalui spion kini sangat panik karena nyonya nya itu sedang menangis tanpa bersuara.bukan karena apa,tapi jika Bos bule nya tau Ia bisa di marahi.
"nyonya kenapa nangis.ada yang salah ya nyonya"tanya Adit yang sekarang sudah mengemudikan mobil kembali.
Ayu yang di tanya hanya diam dan menggigit bibir bawahnya untuk menahan tangisnya.
****
Ruko Alea Laundry.
Ayu kini sudah tiba di ruko tempat Ia tinggal dan tempat kerja Dewi juga Anna.Ia mendorong pintu kaca lalu masuk kedalam ruko itu.di lihatnya sahabatnya yang ingin pertama kali Ia jumpai sedang berdiri membelakanginya.
"Dewi."panggil Ayu dengan tersenyum manis.
__ADS_1
Dewi pun berbalik dan terkejut saat melihat siapa yang datang berkunjung.
Bersambung....