Mariage Contract

Mariage Contract
Part.67


__ADS_3

Di dalam mobil sport termahal,tampak pria tampan dengan setelan kerjanya yang sangat rapi.Ia adalah Harvey.Ia melajukan mobilnya seorang diri tanpa asistennya Dani karena sejak minggu lalu Dani pulang kampung karena suatu masalah.Ia bersiul-siul sembari fokus pada kemudinya.pagi ini benar-benar terasa berbeda menurutnya.


Setelah mengendarai mobil sport miliknya selama tiga puluh lima menit,Harvey kini sudah tiba di kantor.Ia berjalan memasuki perusahaan melewati beberapa karyawan wanita yang terus melihatnya dengan tatapan kagum.Ia menghentikan langkahnya tepat di depan lift dan saat dirinya hendak melangkah masuk ke dalam lift seseorang mendahuluinya.


Ia terkejut dan masih mematung di tempatnya melihat seseorang itu."kenapa kau bisa disini"tanya Harvey masih dalam keterkejutannya."tidak maksudku,tadi kau kan masih sarapan dan aku lebih dulu ke kantor.kenapa kau sudah tiba"tanya-nya lagi.


Harley pun hanya tersenyum tipis dan tidak menanggapi pertanyaan kakaknya."kau memang lebih dulu ke kantor.tapi caramu melajukan mobil itu seperti siput.bahkan aku masih sempat melihatmu memarkirkan mobil di basement"ucap Harley dengan tertawa kecil karena mereka hanya berdua di dalam lift saat ini."oh iya.tolong kau atur rapat hari ini."ucapnya lagi pada Harvey yang hanya terdiam dengan menatap jengah dirinya.

__ADS_1


Ting.


Harvey dan Harley kini sudah sampai pada lantai dimana ruangan mereka berada.Harley berjalan menuju ruangannya begitu juga dengan Harvey.


Harley yang sudah berada di dalam ruangannya segera duduk di kursi kebesarannya dan segera memeriksa semua berkas yang sudah menumpuk di atas mejanya.sekitar lima menit Ia pun membereskan mejanya lagi dan segera keluar dari ruangannya saat Harvey memberitahunya bahwa rapat akan dimulai dan disinilah Ia berada di ruang rapat dengan para kolega-koleganya serta rekan bisnis nya.


Ia menjelaskan pada semua peserta rapat yang hadir bahwa jika artis muda yang Ia rekomendasikan saat ini akan sangat berpengaruh positif untuk perusahaannya di mata masyarakat juga.

__ADS_1


"Seperti yang saya katakan tadi,rekomendasi saya tentang artis muda yang sedang naik daun ini akan sangat menguntungkan perusahaan kedepannya."tuturnya dengan jelas pada seluruh peserta rapat hingga mendapatkan penilaian positif dari semua yang hadir saat ini."seperti yang kita ketahui gadis muda yaitu nona Allen akan membuat kita mencetak omset penjualan barang produksi kita dengan hebat tahun ini"jelasnya lagi dengan senyumnya hingga mendapat tepuk tangan dari semua peserta rapat.


Berbeda dengan Harvey karena Ia terus memandang wajah artis muda yang berada di layar proyektor di hadapannya.setelah menjelaskan presentasinya dan semua ide-idenya untuk membangun perusahaan lebih maju,kini Harvey menutup rapat itu saat jam makan siang tiba.


"Harley,kau itu jangan sembarang merekomendasikan seperti itu"ucap Harvey pada adiknya saat sudah berada di dalam ruang presdir."kau tahu kan,dia itu yang kau sebut nona Allen,masih ingusan"tambahnya lagi dengan duduk di kursi yang berhadapan dengan adiknya.namun Harley sama sekali tidak meladeninya karena tengah fokus pada semua berkas di hadapannya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2