Mariage Contract

Mariage Contract
Part.64


__ADS_3

Malam pun tiba.kini anggota keluarga Ben tengah berkumpul diruang keluarga setelah menikmati makan malam beberapa menit yang lalu.suasana kali ini berbeda karena semuanya sudah ada di mansion.


"Harvey,cari yang lain dan bawa kemari."ucap Ben memulai pembicaraan dengan wajah datar tanpa ekspresi."daddy,tapi aku menyukai yang sekarang."jawab Harvey dengan singkat dan jelas."dua hari...,daddy beri waktu dua hari untuk kamu membawa wanita berbeda ke hadapan daddy juga mommy."tegas Ben penuh penekanan dan segera membawa istrinya masuk ke dalam kamar meninggalkan Harvey,Harley juga Krystal yang hanya terdiam.


"Kau dengar kan bule"celetuk Harley dengan menahan tawanya melihat bagaimana ekspresi kakaknya yang sekarang.Harley pun segera menuntun adik tersayangnya menuju kamar meninggalkan Harvey seorang diri yang masih tampak berfikir.


****


Dua hari kemudian.

__ADS_1


Suasana mansion Murray kali ini sedikit hangat karena kedatangan tamu istimewah.Ia adalah sosok wanita cantik blasteran dengan rambut merah maron membuatnya terlihat sangat cantik.Ia duduk di tengah antara Harvey dan Hily yang kebetulan di undang untuk makan malam juga.


"Siapa namamu sayang"tanya Ayu dengan lembut pada sosok wanita cantik yang di bawah putra sebagai calon menantunya."I am Rose aunty."jawab Rose dengan mempersembahkan senyum terbaiknya."berapa umur mu sekarang"tanya Ayu lagi di sela-sela kegiatan makan mereka."tiga puluh sembilan aunty"jawab Rose lagi masih dengan senyum manisnya.


Harley yang mendengar usia wanita dewasa nan cantik yang di bawa kakaknya seketika tersedak makanan yang baru saja di telannya.bagaimana tidak,lagi-lagi kakaknya memilih wanita yang jauh lebih tua bahkan enam belas tahun lebih tua dari Harvey.


Suasana di ruang makan pun kini senyap.tak ada yang berbicara lagi hingga hanya suara dentingan sendok dan garpu yang terdengar nyaring.


Beberapa menit berlalu.

__ADS_1


Semuanya kini sudah selesai dengan makan malamnya dan sudah berada di ruang keluarga tengah berbincang hangat.namun perbincangan hangat mereka berhenti saat Harvey yang tiba-tiba pamit ingin mengantar wanitanya untuk pulang dengan alasan sudah larut malam.


Harvey pun segera beranjak dari duduknya menggenggam tangan wanitanya.Ia meninggalkan mansion dan disinilah mereka berdua berada,di dalam mobil yang menepi di pinggir jalan gelap dan sunyi.


Keduanya kini sedang menikmati ciuman panas yang mereka lakukan.saling bertukar saliva hingga Rose yang mulai kehabisan nafas mendorong pelan dada bidang Harvey."kenapa kita tidak melanjutkannya di hotel darling"ucap Rose dengan nafas tersengal-sengal."tidak bisa.mommy sangat melarang itu dan aku tidak pernah melanggarnya selama ini"jawab Harvey dengan mengusap lembut bibir Rose dengan ibu jarinya.Ia kemudian melajukan mobilnya menuju apartemen milik kekasih barunya.


Ayu sangat menyayangi ketiga anaknya dan Ia sudah menerapkan sikap baik pada kedua putranya dan selalu berpesan untuk tidak merusak wanita manapun terlebih lagi Harvey dan Harley yang saat itu tinggal di Amerika sejak lulus sekolah menengah atas untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas ternama di Amerika.Harvey pun selalu mengingat pesan mommy nya dan tidak pernah melanggarnya sekalipun Ia sering bergonta-ganti pasangan.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2