
Visual Harvey Murray
Visual Harley Murray
Yang penasaran sama visual Krystal yang mirip sama boneka,ini visualnya😊
Krystal Murray
__ADS_1
Ben yang selaku presdir perusahaan kini sudah tiba diruang rapat dan sudah duduk di kursi yang di sediakan khusus untuknya.Ia menatap semua wajah yang berada di ruang rapat dan seketika tatapannya berhenti pada pria yang duduk di seberang kanannya.
suasana diruang rapat sangat tenang hingga tak terasa rapat pun selesai saat jam makan siang sudah tiba.semua peserta rapat termasuk teman bisnis kelas atas Ben sudah keluar dari ruangan.
Ben yang tidak ingin makan siang memilih menghabiskan waktu nya dengan memeriksa semua berkas-berkas diruangannya yang baru di bawakan oleh Raaza.
"Raaza,kuharap semua persiapan untuk minggu depan sudah rampung."ucapnya pada Raaza sambil tetap fokus pada berkas di tangannya."sudah siap tuan Ben"jawab Raaza dengan singkat dan berlalu meninggalkan ruangan presdir
****
Mansion Murray
__ADS_1
Suasana mansion di sore hari begitu tenang.hanya ada suara alunan musik violin yang memenuhi halaman belakang mansion.Ia adalah Krystal yang bermain biola di taman belakang mansion di temani oleh temannya sendiri yaitu Hily.
"kurasa bermain biola hari ini sudah selesai."ucap Hily pada Krystal dengan senyum manisnya walau Krystal sendiri tidak melihatnya.Ia mengambil biola itu dan meletakkannya di atas meja yang berada di sisi bangku taman yang mereka duduki.Ia menuntun sahabatnya itu menuju ayunan yang berada di antara tanaman bunga.
"duduklah dan aku yang akan mengayunnya."ucap Hily pada Krystal.Hily mulai mengayunkan ayunan itu hingga membuat Krystal tersenyum.Krystal yang sudah biasa naik ayunan mampu untuk memainkannya sendiri dengan instingnya sembari tertawa lepas.tawa lepasnya tak lepas dari tatapan bahagia Ayu yang sejak tadi memperhatikan putri bungsunya dari dalam mansion.
"sayang"panggil Ben dengan suara pelannya seraya memeluk Ayu dari belakang.Ia pulang lebih awal sesuai dengan permintaan istrinya."putri kita cantik bukan"ucapnya lagi sambil mengendus aroma rambut istrinya.
"iya...sangat cantik seperti barbie."ucap Ayu sembari tersenyum melihat putrinya.Ia sangat bersyukur karena putrinya sangat sempurna dalam hal fisik walaupun mentalnya tidak."sayang,apakah putri kita juga akan menikah sama seperti mereka?"ucapnya dengan tiba-tiba dan membuat air matanya seketika menetes.Ben yang mendengar ucapan istrinya membalikkan tubuh Ayu dan menatap wajah istrinya yang sudah dihiasi kerutan halus namun tetap membuatnya cantik.
"dia wanita,dia pasti akan menikah."ucapnya pada Ayu seraya membelai wajah cantik istrinya.Ia pun memeluknya dan meyakinkan istrinya walau dirinya sendiri tidak yakin apakah ada yang akan menikah dengan putrinya yang memiliki sejuta kekurangan walau memang sempurna dalam hal fisik.
"Hai dad,mom"sapa Harley yang baru saja kembali dari kantor."where my sister barbie"tanya pada daddy juga mommynya.
__ADS_1
"dimana kakakmu"tanya Ayu mengalihkan pertanyaan putranya."mom..tidak usah mencarinya.pasti dia sedang bertemu dengan tante-tantenya"jawab Harley dengan malas dan berlalu meninggalkan daddy dan mommy nya.Ia pun ke halaman belakang mansion mencari adiknya.
Bersambung....