
Ben yang sudah sejak tadi sampai di kantornya dan sudah berada di dalam ruangannya, kini sedang duduk di sofa pojok ruangan dengan menyilang kakinya. Ia sudah tidak sabar untuk menunggu istrinya membawa makan siang.
Ya, saat Ben sudah sampai di kantor Ia menyuruh Tony untuk pulang ke apartemennya dan menyuruh Ayu untuk menyiapkan makan siang lalu membawanya ke kantor.
***
Beberapa saat kemudian yang di nanti oleh Ben kini sudah datang. Istri kesayangannya kini sedang menyiapkan makan siangnya di meja. Ya, Ben sudah menyematkan nama Ayu menjadi Istri kesayangannya setelah Ia bertekad untuk mengambil hati sang istri dan membuatnya jatuh cinta. Ben terus memandangi Ayu yang menata masakannya di atas kerjanya hingga membuat Ayu menjadi salah tingkah.
" Kenapa kau memandang ku seperti itu. Cepatlah makan." seru Ayu dengan ketusnya setelah menata makanan di atas meja kerja suaminya. Ia pun berlalu namun tangannya langsung di genggam oleh Ben hingga membuatnya menatap mata hijau suaminya.
" Duduklah di sini" pinta Ben dengan tersenyum manis untuk pertama kalinya sambil menepuk pahanya.
" Aku tidak mau." balas Ayu dengan cueknya dan melepaskan genggaman tangan suaminya.
__ADS_1
" Jika kau tidak mau, aku akan membatalkan niatku nanti malam untuk memberikanmu bayi." ucap Ben mulai memancing istrinya.
Ayu yang tadinya hendak berlalu kini menghentikan langkahnya dan menatap Ben. Bagaimanapun juga Ia ingin segera punya bayi agar cepat pulang ke Indonesia dan menyudahi sandiwara ini. Mau tidak mau, Ayu pun mengikuti kemauan suaminya.
Saat Ia duduk di pangkuan suaminya, tangan kekar Ben tiba - tiba saja merengkuh pinggangnya hingga membuat dirinya semakin dekat.
Ben membenamkan wajahnya di dada istrinya. Sedangkan Ayu yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya hanya terdiam. Ayu yang hanya memakai baju atasan model sabrina membuatnya merasakan nafas hangat suaminya yang menyentuh kulitnya. Ia juga heran mengapa suaminya berubah manja dan bersikap manis padanya.
Ben yang mendengar perkataan istrinya kini menyunggingkan senyumnya dan memulai memakan makan siangnya dengan posisi tangan satunya masih merengkuh pinggang istrinya.
Sementara Ayu kini melihat - lihat isi ruang kerja suaminya. Namun tatapannya berhenti tepat di atas meja kecil yang berada di samping sofa. Ia melihat ada foto suaminya dengan seorang wanita. Jika di lihat wanita itu seperti lebih tua 10 tahun dari suaminya
__ADS_1
Ben yang melihat tatapan istrinya yang sedang memperhatikan foto di atas meja kecil itu akhirnya bersuara.
" Dia adalah kak Jeny. Sebelum aku berangkat ke Indonesia dia sempat berada diapartemen beberapa hari sebelum memutuskan untuk menetap di Belgia." jelas Ben dan kembali menyantap makan siangnya.
Ayu yang mendengar penjelasan suaminya kini tersenyum dan menatap suaminya yang sedang lahap memakan masakannya hingga tak terasa makanannya sudah habis. Ayu senang karena ternyata suaminya itu mau membagi cerita walau hanya sedikit, dan yang lebih membuatnya senang adalah kini Ia tahu bahwa dia memiliki kakak Ipar.
****
Apartemen 432 Park Avenue.
Ayu yang sudah kembali dari perusahaan suaminya kini tengah berada di dapur untuk menyiapkan makan malam. Kenapa makan malam? karena tadi siang saat suaminya selesai makan, dirinya di tahan untuk tetap berada di ruangan itu hingga menunggu suaminya pulang.
Bersambung....
__ADS_1