
Ben kini hanya menatap tiga wanita di hadapannya yang sedang berbincang-bincang namun,salah satu wanita yang di hadapannya benar-benar membuatnya pusing sejak tadi.bahkan istrinya yang terbaring lemah kini seperti merasa tidak nyaman sekarang.bagaimana tidak,sepupu Ayu itu berbicara sejak berada di sampingnya.
"sepertinya istriku ingin istirahat.kalian bisa keluar dulu"ucap Ben tanpa menoleh pada mertua juga sepupu istrinya.
Ibu Kiki dan juga sepupunya Ayu yang bernama nona itu akhirnya keluar karena melihat Ayu yang sejak tadi hanya diam dan sesekali tersenyum
"dasar tu bule batu es.ngusir nya secara halus lagi.sekalian ajah pake cara kasar"gerutu Nona sepupu Ayu saat sudah berada di luar ruangan bersama Ibu Kiki yang hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah ponakannya.
__ADS_1
Nona terus menggerutu tentang sikap suami sepupunya yang menurutnya terlalu kaku bahkan tidak mengajaknya berbicara ataupun tante nya yang berstatus mertua pria batu es yang Ia juluki hingga tanpa sadar membuat dua pria tampan yang berjalan menuju ruang rawat Ayu menghentikan langkah nya.
Raaza baru selesai berbincang dengan Angel mengenai bayi Ben sedangkan Tony yang baru tiba di rumah sakit,keduanya hendak menjenguk istri sahabat mereka yang sudah sadar namun di buat terheran dan bingung dengan wanita muda yang terus menggerutu di depan pintu ruangan.
"kalian apa liat-liat."gerutu Nona kembali saat menyadari dua pria tampan di hadapannya."tante Ayo pulang.nanti kita tinggal telfon Ayu kalau Dea gak bisa ditinggal lama-lama di kampung"ucapnya lagi lalu menggandeng tangan tantenya untuk keluar rumah sakit.
sedangkan Raaza juga Tony kini di buat tercengang oleh sikap wanita muda itu yang memanggil tante pada Ibu Ayu.Ia merasa terkejut oleh keberanian wanita muda itu yang sudah mengumpat Ben dan sekarang memaki mereka berdua.
__ADS_1
tiga hari sudah terlewati dan sekarang keadaan Ayu sudah membaik walau asupan makannya belum normal.bayi nya juga kini sudah berada bersamanya di satu ruangan namun hanya kedua putra nya karena putri bungsunya kini masih berada diruang NICU tanpa ada tanda-tanda tentang kondisi nya yang mulai membaik.Ayu yang sudah mengetahui kondisi putri bungsunya sangat sedih namun Ia juga harus bersikap adil pada kedua putranya karena putra nya juga membutuhkan dirinya.
"sayang,apa kau sudah punya nama untuk bayi kita?"tanya Ayu pada Ben yang sejak tadi menggendong putra keduanya sedangkan Ayu menggendong putra pertamanya
"humm...aku sudah punya."jawab Ben mengalihkan pandangannya pada istrinya yang tengah tersenyum."untuk putra pertama kita namanya Harvey dan untuk putra kedua kita Harley dan untuk putri bungsu kita Krystal.karena Ia seperti permata yang bersinar dalam kebahagiaan kita."ucap Ben yang di jawab anggukan persetujuan oleh Ayu .
"sayang,dimana Tony dan Raaza.sejak tadi pagi aku tidak melihatnya"tanya Ayu lagi karena ini sudah siang namun kedua orang kepercayaan suaminya tidak terlihat lagi sejak pagi tadi.padahal biasa mereka akan datang di pagi hari untuk mengetahui kondisi Ben juga dirinya dan bayi mereka yang sudah di anggap ponakannya.
__ADS_1
"Raaza sudah kembali bekerja karena banyak pekerjaan di perusahaan dan Ia juga harus mengurus beberapa berkas yang di ajukan perusahaan lain untuk bekerja sama dengan Anytime Fitness.dan untuk Tony dia sudah kembali ke Amerika saat pukul empat pagi."jelas Ben panjang lebar
Bersambung....