Mariage Contract

Mariage Contract
Part.50


__ADS_3

Jeny kini tengah berada di kamar ponakannya.Ia sedang menggendong Harvey sedangkan Harley sedang bersama ibunya."sangat lucu bukan,anak pertamamu sangat mirip dengan Ben.dan anak kedua mu mirip denganmu."ucap Jeny yang tengah membelai wajah tampan ponakannya."apakah kau sudah melihat wajah putrimu."tanya Jeny lagi yang tanpa sadar membuat Ayu seketika sedih.Jeny yang baru sadar segera mengalihkan pembicaraannya."oh ya kapan Ben pulang.bukan kah sekarang sudah sore"tanya Jeny."mungkin sebentar lagi kak"jawab Ayu.


kedua nya kini saling terdiam membuat suasana kamar si kembar H sunyi senyap.hingga tak lama suara seseorang membuat keduanya langsung menoleh pada pintu kamar yang terbuka.


Ben yang baru pulang dan membuka pintu kamar putra nya.Ia terdiam sesaat ketika melihat wanita lain di kamar putranya dan sedang menggendong putranya.


"Kakak kenapa bisa tiba-tiba datang"tanya Ben saat sudah memasuki kamar putra nya.Ia duduk di sofa dekat istrinya."Aku hanya rindu pada adik ku juga iparku."jawab Jeny dengan tersenyum hangat pada Ben juga Ayu.

__ADS_1


ketiganya kini berbincang hangat.Jeny berbicara banyak tentang kehidupannya di Belgia dan usaha kecil yang baru dirintis olehnya.Ben hanya menanggapinya dalam diam sedangkan Ayu tersenyum dan bertanya banyak hal hingga melupakan kesedihannya sejenak.


****


Di sebuah rumah sakit internasional.rumah sakit terkenal dan terbesar di Ibukota yang di akui oleh Indonesia.suara alunan musik violin begitu menggema memenuhi sepanjang koridor rumah sakit.semua yang mendengarnya merasa sangat tersentuh bahkan ada yang meneteskan air matanya karena alunan musik violin itu sangat menyayat hati siapapun yang mendengarnya.


"Siapa yang memainkan biola itu"tanya Raaza pada Angel saat sudah memasuki ruangan si pemilik rumah sakit itu.Ia datang karena ingin mengecek kondisi ponakannya karena Ben berpesan bahwa Ia tidak akan menjenguk putrinya karena Jeny datang ke mansion.

__ADS_1


"Mengapa dia disini."tanya Raaza lagi."dia sedang merangsang indera pendengaran kekasihnya yang koma.katanya kekasihnya sangat suka melihat tuan jeremy bermain biola.aku tidak enak melarangnya karena aku sangat kasihan padanya.bahkan dia sangat setia padahal kekasihnya koma sudah hampir satu tahun."ucap Angel dengan wajah sendu.


"Oh.."jawab Raaza simpel.pembicaraan keduanya terhenti saat perawat masuk kedalam ruangan Angel


"Dokter,bayi tuan Ben..."belum sempat perawat itu mengatakan sesuatu yang ingin Ia jelaskan Angel dan juga Raaza segera keluar ruangan.Ia menuju ruangan perawatan bagi bayi Ben.


Angel memeriksa kondisi bayi kecil itu dan Ia benar-benar terkejut karena anak itu tiba-tiba menunjukkan tanda positif setelah selama satu bulan lebih terbaring dengan lemah.

__ADS_1


"Dokter,saya berpikir dia merespon suara violin yang Ia dengar."jelas perawat muda nan cantik itu yang kebetulan saat itu sedang berjaga di ruang perawatan bayi Ben.Angel yang mendengarnya hanya terdiam dengan menatap Raaza yang juga ikut terdiam.dengan segera Angel menghubungi Ben untuk mengatakan perkembangan seputar putrinya.


Bersambung....


__ADS_2