Mariage Contract

Mariage Contract
Part.75


__ADS_3

Harley yang mendengar Hily berbicara dalam tidur kini tersenyum mengejek."cih...ternyata dia bisa jatuh cinta juga"gumamnya dengan suara pelan sembari fokus pada kemudinya hingga tersadar."what,really?dia jatuh cinta"tanyanya pada diri sendiri saat baru menyadari ucapannya tadi.Ia kini semakin penasaran pada siapa sahabatnya itu jatuh cinta sampai terbawa dalam mimpi.


****


PT.Anytime Fitness


Harley kini baru saja tiba di kantornya setelah mengantar Hily kembali kerumahnya.Ia saat ini sudah duduk dikursi kebesarannya sembari memeriksa berkas dan bercakap ringan pada Harvey yang tengah duduk di depannya.

__ADS_1


"jadi berapa lama perusahaanmu jadi"tanya Harley dengan santai sembari menandatangani berkas yang sudah dibacanya."entahlah.tapi sekarang sementara pembangunan.prediksiku tahun ini sudah selesai karena aku sudah memasukkan dana dengan jumlah fantastic"jawab Harvey sembari fokus pada ponselnya."kau itu membangun perusahaan,apa bisa mengurusnya.kerjamu saja terkadang tidak becus.seperti sekarang,kau malah bermain pada ponselmu bukannya kembali keruanganmu mengerjakan berkas yang di berikan sekertarismu kau malah membuang waktu di sini"ucap Harley panjang lebar yang kini sudah selesai pada berkas-berkas di hadapannya dan sedang menatap jengah pada saudara kembarnya yang sama sekali tidak punya kemiripan dengannya.


"Dan dari mana kau dapat uang sebanyak itu,padahal tabunganmu saja belum tentu cukup membeli mobil seperti milikku"tambahnya lagi pada Harvey yang sama sekali tidak bergeming.Lama keduanya terdiam hingga Harvey pun berbicara setelah selesai memainkan ponselnya."aku pinjam dari daddy,nanti ku kembalikan setelah perusahaanku sukses dan maju"jawab Harvey dengan percaya diri.Ia lalu segera berdiri dan keluar dari ruangan adiknya untuk kembali keruangannya yang berada di sebelah ruangan presdir.


"cih,sukses dan maju?bagaimana mau sukses dan maju kalau kau hanya mengurus tante pujaan hatimu"gerutu Harley menatap malas pada Harvey yang sudah menghilang di balik pintu ruangannya."Kau urus dulu pekerjaanku.aku ingin keluar karena ada urusan"ucap Harley pada asistennya Aldi melalui telfon yang berada di atas mejanya.Tanpa menunggu jawaban Ia langsung memutuskan panggilannya dan mengancingkan jasnya lalu meninggalkan ruangannya.


****

__ADS_1


Ben yang kini tengah berada didalam kamarnya,sedang duduk di sofa sembari membaca berkas yang dikirim oleh Aldi asisten dari putra keduanya yang menjabat sebagai presdir.


Aldi adalah putra dari Raaza bersama mendiang istrinya.Raaza menyembunyikan putra semata wayangnya itu dari publik karena dulu dirinya menikah siri dengan wanita yang tidak Ia ketahui bahwa istrinya itu salah satu kelompok mafia.Niatnya hanya ingin melindungi putranya dari masalalu mendiang istrinya dan rahasianya ini hanya diketahui oleh dirinya juga Ben yang sudah seperti keluarganya.


Ben mempekerjakan Aldi tanpa sepengetahuan kedua putranya itu,agar ada yang memata-matai segala aktivitas kedua putranya selama di kantor dan diluar kantor.


Kini Ben tengah fokus membaca laporan mengenai putra pertamanya yang akan mendirikan perusahaan di Surabaya.Ia tersenyum tipis saat selesai membaca laporan itu."mari kita lihat,bagaimana kau akan bertanggung jawab pada perusahaan yang kau dirikan itu"ucapnya dengan menyeringai.Ia dengan sengaja memudahkan Harvey untuk mendirikan perusahaannya sendiri karena ingin melihat apakah putranya itu sudah bisa bertanggung jawab pada setiap keputusan yang diambilnya,mengingat bagaimana Harvey yang sama sekali tidak peduli pada perusahaan Self Esteem Brands dan Anytime Fitness kini malah memilih mendirikan perusahaannya sendiri yang akan di berikan nama Healthy Contributions.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2