
Ben berjalan ke arah istrinya dan langsung memeluknya.
"Apa yang kau lakukan sayang?kau melihat perkembangan bayi kita?"tanya Ben setelah melepas pelukannya dan memperhatikan penampilan istrinya yang memakai bathrobe tetapi tidak mengikatnya sehingga memperlihatkan kedua aset nya juga perut buncitnya.
"Aku sangat penat....ada masalah di kantor.jadi aku ingin merilekskan otakku dengan memandang wajah cantikmu."ucap Ben dengan menuntun istrinya ke tempat tidur.Ia duduk di pinggiran tempat tidur dan mendudukkan istrinya di pangkuannya.di belainya wajah cantik istrinya lalu mengecup bibir mungil yang tampak menggoda itu.
"sayang,aku ingin bertanya sesuatu padamu."ucap Ben dengan wajah yang di hiasi dengan senyum tipis namun terlihat sangat tampan."kenapa kau menangis tadi"tanya Ben to the point yang membuat Ayu seketika terdiam dan bingung bagaimana bisa suaminya tahu.
"Jika tidak bisa menjawab nya maka tersenyumlah."ucap Ben lagi lalu merebahkan tubuh istrinya.Ia kembali mengecup bibir istrinya dan dengan tangan yang ikut bergerilya.
"Aku lelah.aku ingin istirahat"ucap Ayu dengan menahan tangan suaminya yang menyentuh area sensitifnya.
__ADS_1
Ben yang mendengar ucapan istrinya terdiam sesaat dengan memandang manik mata milik istrinya.Ia kemudian bangkit dan menuju kamar mandi tanpa sepatah katapun.jika di tanya masalah kecewa tentu Ia kecewa karena istrinya yang biasa tidak pernah menolaknya kecuali sedang ada tamu bulanan,namun karena tidak ingin egois Ia pun memilih mengalah.
****
Sinar matahari begitu menyeruak melalui jendela kaca dan terasa hangat menerpa kulit wajah tampan Ben.Ia mengerjapkan matanya dan kemudian terjaga saat menyadari istrinya sudah tidak di sisinya.
entah ada apa,namun Ben sendiri merasa ada yang aneh dari istrinya sejak semalam.tapi Ben memilih untuk tidak memikirkannya karena menurutnya mungkin hormon kehamilan saja.
"kenapa belum makan sayang?"tanya Ben saat sudah berada di dekat istrinya.
"Aku menunggu mu."ucap Ayu namun seperti sedang menahan suatu perasaan.
__ADS_1
Ben dan Ayu kini mulai menikmati sarapan pagi mereka dengan diam.membuat suasana menjadi senyap.Ben yang lebih dulu selesai segera berdiri dan mencium istrinya lalu pamit ke kantor karena akan mengadakan rapat penting dengan Mr.Dalton Buckman.
****
sudah dua minggu berlalu namun Ayu masih bersikap seperti hari-hari kemarin.Ia banyak terdiam dan bersikap berbeda pada suaminya membuat Ben semakin penasaran dengan apa yang terjadi pada istrinya hingga berubah sikap.Ia pun memutuskan menyewa seseorang untuk memperhatikan istrinya.
hari ini Ayu keluar untuk berjalan-jalan merilekskan dirinya.Ia ingin pergi ke taman dan tentu saja sang asisten Adit akan ikut serta.
sepanjang perjalanan Ayu terus terdiam.Ia benar-benar merubah sikap setelah pertemuan tak sengaja waktu itu dengan Rio.
hanya butuh beberapa menit kini Ia sudah sampai di taman kota dan alangkah terkejutnya Ia saat bertemu dengan Rio.Rio yang melihat Ayu mengerutkan keningnya dan ikut terkejut sekaligus senang.namun saat Ia melihat perut Ayu yang agak besar senyum manis yang semula menghiasi wajah tampannya kini berganti dengan senyum getir.
__ADS_1
Bersambung....