Mata Ke 7

Mata Ke 7
BAB 11 HAMPIR SAJA


__ADS_3

Malam itu nereka semua makan malam bersama. Di meja makan panjang itu terdengar dentingan sendok yang beradu dengan piring kaca mereka gunakan untuk makan. Suara canda tawa dari Mama dan Papa Gyuri juga terdenvar memenuhi susasana di meja makan, membuat suasana malam itu terasa hangat.


Dreek


suara dorongan kursi terdengar memecah canda tawa di meja makan. Aksa berdiri membawa piring kotor yang telah dia gunakan.


"Ma Pa, Aksa duluan ya, mau selesaikan lukisan soalnya tinggal sedikit lagi" pamit Aksa kepada Mama Papanya dengan senyum lalu bergegas pergi.


Dreek


"Ma Pa aku sudah selesai aku duluan ya, mau nyusul Aksa penasaran banget sama hasil lukisannya" Yul juga segera beranjak membawa piringnya lalu segera menyusul Aksa


Gyuri yang tau Yul akan melakukan apa hanya senyum senyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya pelan. Papa melihat Yul menaiki tangga hingga lelaki itu tidak terlihat lagi dan dengan celat bliau mengubah pandangannya kepada anak perempuannya yang masih sibuk dengan sendoknya.


"Yuri sayang, kamu ketemu Yul dimana sayang?" Tanya papa Gyuri kepada anak gadisnya dengan wajah yang sangat penasaran


"Di kampus Pa, kenapa?"


"Kok Papa tiba tiba bahas Yul, memangnya ada apa Pa?" sela Mama Gyuri


"Ma... Mama pasti kaget kalo Papa ceritakan hal ini pada Mama"

__ADS_1


"Apa sih Pa, cerita aja, Mama jadi penasaran nih" ucap Mama Gyuri yang mulai kesal karena suaminya tidak segera menceritakan hal yang membuatnya begitu bersemangat


"Jadi hari ini, Papa baru tau satu hal dari Yul.... "


Gyuri dan Mamanya juga ikut terdiam dengan wajah penasaran menunggu kelanjutan cerita Papa.


"Paaa ayolah, aku penasaran lo" ucap Gyuri kesal karena Papanya tidak segera melanjutkan ceritanya


"sabar sabar, jadi gini Ma, Yuri, Pa-Papa siang tadi baru tau satu fakta, kalau... Yul... Presiden perusahaan Honda, brand mobil kesukaan Papa itu kalian tau kan?" jelas Papa terbata bata


"hahaha Pah Pah, ada ada aja, anak muda gitu kok, kecuali kalo Bapak dia yang punya baru deh Mama percaya" tukas Mama mengelak penjelasan dari Papa


"ya ampun, aku kira apa sampe heboh gitu Pa, tapi yang di bilang Papa bener kok Ma, Yul nerusin perusahaan Papanya karna bliau sudah meninggal, aku juga tau itu pas dia ngerjain desain mobil dan aku kaget itu beneran keluar, aku kira dia lagi belajar desain, eh taunya lagi kerja beneran" jelas Gyuri


"hehe"


(duh, kepanjangan ya ngejelasinnya) batin Gyuri, dia langsung membereskan peralatannya sebelum di introgasi lebih panjang


...****...


Yul menaiki tangga terakhir menuju rooftop, terlihat disana sudah ada Aksa yang sudah memoles kanvas yang ada di hadapannya dengan berbagai macam warna di palet lukisnya.

__ADS_1


"Waah apa itu lukisan yang akan kau lombakan?" tanya Yul kepada Aksa dengan nada yang sangat antusias, namun Aksa tidak meliriknya sama sekali


Yul yang merasa tidak mendapat respon yang baik akhirnya memilih duduk disamping Aksa, Yul hanya diam dan memperhatikan tangan Aksa yang sibuk dengan dunianya. Di tengah kesibukan Aksa yang tengah memoles warna pada lukisannya tiba tiba saja dia menghentikan kuasnya.


"Oh benar, aku punya sesuatu untuk mu"


Aksa mengambil botol air do'a yang berisi kulit yang siang tadi dia temukan. Aksa melempar botol itu pada Yul. Yul yang duduk dengan tennag itu reflek menangkap pemberian Aksa tanpa tau apa yang ada di dalamnya.


"Kamu memanggil ku hanya untuk memberi ku minum?" ucap Yul dengan wajah bingung


"Lihat isinya" ucap Aksa dengan wajah datar tanpa melihat Yul sama sekali


Yul mengerutkan alisnya, dia melihat dengan saksama apa yang di maksud oleh Aksa. matanya membulat, dia reflek membuang botol yang dia pegang kelantai.


"Ih kenapa ada kulit manusia, kamu dapat darimana ha?" tanya Yul kaget, dia mengusap usap tangannya dengan mimik jijik di wajahnya


"Sudahlah, jangan pura pura didepan ku" ucap Aksa dingin


Wajah Yul berubah dingin, dia mengambil kembali botol yang sebelumnya dia lempar kelantai, dia melihat lagi isi dari botol itu dengan teliti. (aah tidak slaah lagi, ini kulit penyamaran Go Han) gumam Yul dalam hati


"Apa kamu tau sesuatu dari kulit itu?" tanya Aksa

__ADS_1


"Entahlah.."


...****...


__ADS_2