MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA

MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA
TERIMAKASIH YA ALLAH


__ADS_3

...Alex berdiri terpaku kini mimpi itu jadi seperti nyata, semakin jelas saat Ia melihat seseorang mendorong kursi roda, memang ada seseorang yang duduk di kursi itu " Siapa dia? Ahh Aku mulai halu nih " batin Alex lalu memejam kan mata dan menggeleng beberapa kali, Alex mengusir apa yang baru di lihat nya tadi , Alex beranggapan kalau Diri nya halusinasi akibat mimpi semalam yang seolah nyata....


...Perlahan Alex membuka mata " deg..." jantung Alex berdetak kencang , takut salah Alex mengucek mata nya tapi tetap ada orang di sana " Ya Allah ini memang nyata, ahh mungkin hanya kebetulan saja " lirih Alex mencoba berfikir positif....


...Alex duduk di bangku, mata nya terus menatap ke depan, di lihat nya orang yang tadi mendorong kursi roda melompat lompat mengitari seseorang yang duduk di kursi roda, dari kejauhan terdengar tawa mereka secara samar....


...sudah pukul enam lebih Alex masih setia duduk menonton dari jauh, orang yang sedang bersenda itu, tidak lama mereka bergerak Alex tetap fokus untuk meyakin kan kalau mimpi nya hanyalah sebuah mimpi....


...Mereka mendekat, entah kenapa jantung Alex dag dig duk serasa berlompatan, " huh jantung gue udah gak normal nih " batin Alex sambil mengelus dada nya, Alex terus melihat kedua orang itu ternyata kedua nya perempuan Alex menunduk saat mereka akan melewati nya....


Rafina yang sedang di dorong Eka minta Eka berhenti saat akan melewati seorang laki-laki yang kini sedang tertunduk dalam, Rafina seperti sangat mengenal sosok itu dan entah kenapa pula jantung nya juga berdegup lebih kencang.


...Rafina berbisik pada Eka minta di dorong tepat di depan laki laki itu, Rafina diam mengamati sosok itu ternyata filing nya tidak salah dia lah Alex Dirham kekasih yang sudah sangat lama Ia cari dan rindukan, sementara Eka hanya mematung di belakang Rafina....


kembali ke Alex.


... heran Alex kenapa suara tawa yang terdengar renyah tadi tiba tiba berhenti, Alex mengangkat wajah nya, " Deg...deg...deg.. " jantung Alex tambah berdetak lebih kencang mata nya bertemu dengan mata perempuan yang duduk di kursi roda....

__ADS_1


...Alex terdiam terus menatap mata di depan nya, " Siapa dia kak " tanya si pendorong kursi roda, perempuan itu hanya mengangkat tangan nya seolah syarat agar Eka diam jangan bertanya....


...Rafina dan Alex terus saling tatap sama sama merasakan degup jantung mereka yang berpacu lebih kencang, Rafina tidak dapat lagi membendung air mata nya hingga lolos begitu saja tapi tetap memandangi Alex....


...Alex juga sama menatap mata Rafina tampa berkedip tapi timbul pertanyaan kenapa pemilik mata itu menangis, " Sayang Aku Kangen " ucap Rafina dengan suara bergetar dari balik masker penutup mulut, Alex merasa dunia nya mau runtuh saat ini juga karena suara yang sangat Ia rindukan tepat di depan mata nya, tapi apa orang yang sama otak Alex bekerja hingga Alex di lema....


...Tidak ingin sakit jantung dan halusinasi tidak berujung Alex memilih bangkit untuk pergi, " Sayang kenapa Kamu mengusik Ku terus" batin Alex sebelum benar benar pergi....


...melihat Alex berbalik Rafina sakit hati lalu melepas kalung pemberian Alex dan melempar tepat mengenai tengkuk Alex, Alex berhenti melihat ke atas lalu kebawah" duarr " Alex bagai tersambar petir jatuh terduduk lemas, Alex melihat ke belakang kini mata nya nya melotot seakan keluar dari poros nya....


..." Dorong Ka " perintah Rafina agar Eka mendorong kursi roda nya, Eka manut langsung mendorong kursi roda tepat kedepan Alex yang saat ini tengah duduk di jalanan karena terjatuh kaget tadi....


...Alex merasa masih bermimpi mepuk nepuk pipi nya sendiri, lalu memungut kalung besi putih yang kini tergeletak di rerumputan, Alex kembali menatap dalam mata Rafina bagaimana pun logika nya masih berjalan sangat lah baik....


...Tatapan kerinduan dari mata Rafina membuat Alex bangkit, tampa permisi pula Alex menurun kan masker Rafina dengan tangan gemetar, mata semakin fokus saat masker sudah turun ke dagu Rafina tiba tiba aja Alex memejam kan mata " Ya Allah apa ini ujian Mu Tolong Aku Ya Allah " gumam Alex yang masih dapat di dengar oleh Eka dan Rafina....


..." Hey.. sayang apa Kamu pikir Aku sudah mati" tanya Rafina, Alex membuka mata seakan bodoh langsung mengangguk....

__ADS_1


..." Yudah kalau kamu anggap Aku sudah mati" ucap Rafina sedih, " Ka ayok kita pergi dari tempat ini " ucap Rafina lagi memerintah kan Eka mendorong kursi roda nya....


...Rafina menatap sendu saat melewati Alex tidak menyangka kalau Alex sudah melupakan nya dan menganggap nya mati, "miris sekali nasib mu Rafina " batin Rafina lalu menangis tersedu ...


...Alex masih bengong di tempat sambil menatap kepergian Rafina, hati nya merasa hancur karena merasa selalu dibayang bayangi oleh Rafina, " Aaakh apa Aku ini " teriak Alex kesal lalu bangkit, di tatap nya Rafina yang semakin menjauh....


..." Ya Allah benar kan itu dia, kalau memang Dia tolong lah Ya Allah buat dia berbalik menatap Ku" doa Alex dalam hati dengan pandangan terus mengikuti arah kursi roda Rafina di dorong....


..." Ka apa orang itu masih di situ " tanya Rafina, Eka menoleh " Masih Kak " jawab Eka, " Putar Ka Kakak pingin liat Dia terahir kali " ucap Rafina masih dengan linangan air mata, kali ini Rafina benar benar akan membuang Alex dari hati nya....


...Eka menuruti kemauan Rafina, Rafina menatap Alex dari Kejauhan " Ya Allah sanggup kah Aku melupakan nya " batin Rafina terus menatap Alex, sementara Alex kembali terpaku " Ya Allah jadi benar itu dia masih hidup, terimakasih Ya Allah karena sudah sesegera mungkin menjawab doa hamba mu ini " lirih Alex lalu melangkah mengejar Rafina....


..." Eka ayo kita pergi " Rafina yang kesal langsung meminta Eka untuk membawa nya pergi, " Fina tunggu.." teriak Alex terus berlari, Eka mematung untuk mencerna apa yang terjadi tiba tiba ini....


..." Fin.. hos... hos... Sayang " ucap Alex dengan nafas memburu tepat berada di samping kursi roda Rafina, " Eka.. kamu tuli ya " bentak Rafina karena Eka malah mematung tidak mendorong nya, Alex menatap Eka dengan tatapan membunuh....


...Eka ciut hanya terdiam tidak menggubris bentakan Rafina " Sayang Maaf kan Aku " ucap Alex mencoba meraih tangan Rafina tapi sayang Rafina yang terlanjur sakit hati langsung menepis kuat tangan Alex sebelum sampai ...

__ADS_1


__ADS_2