MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA

MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA
AKU MENCINTAIMU


__ADS_3

...Alex berdiri lalu berlutut dihadapan Rafina, di tatap nya sesaat wajah Rafina lalu Alex memeluk Rafina, " Maaf kan Aku Sayang, kabar terahir Aku dengar Kamu sudah gak ada " ucap Alex berusaha menjelas kan tepat di telinga Rafina....


...Jantung Rafina berdenyut, ternyata kabar yang salah di terima Alex, Rafina bisa memahami kemudian membalas pelukan Alex kedua nya sama sama menangis, Eka jadi ikutan baper melihat adegan per adegan Rafina dan Alex....


...Mereka jadi tontonan orang orang yang melintas, sementara sepasang sejoli itu masih terus berpelukan saling menyalur kan rasa rindu tampa perduli keadaan sekitar....


..." Sayang kita jadi tontonan " ucap Rafina tersadar setelah sekian lama mereka berpelukan, sementara Eka menyusut air mata sambil terkiki dalam hati " udah dari tadi kali kak jadi tontonan kenapa baru sadar sekarang " batin Eka....


...Alex mengurai pelukan mereka lalu mengusap air mata Rafina dengan telapak tangan nya, tidak menyangka akan bertemu Rafina yang ternyata masih hidup, sebelum bangkit Alex mencium di kening Rafina bertubi tubi....


..." Ayo kita cari sarapan, sambilan ada yang mau Aku tanya sama kamu " ucap Alex, " Ya " jawab Rafina dengan senyuman, Alex berdiri lalu mengitari Rafina....


...Senyum terus mengembang di bibir kedua nya, Alex berulang kali mengucap bersyukur begitu juga Rafina, sungguh kebahagiaan tidak terkira kini tengah di rasakan kedua sejoli yang sudah berpisah bertahun tahun sambil mencari satu sama lain, Eka ikutan terharu semua diluar rencana Manusia berkat ketentuan Allah mereka di pertemukan kembali....


...Alex mendorong kursi roda memasuki kawasan penjual aneka ragam makanan, " ihh Mas itu keren ganteng lagi, tapi sayang istri nya cacat kasian ya " ucap beberapa remaja Abg yang kebetulan berpapasan dengan mereka....

__ADS_1


...Eka mentap rombongan remaja itu dengan tatapan membunuh, sementara Alex hanya cuek bebek tidak terlalu menanggapi beda dengan Rafina yang langsung tertunduk sedih, setelah melihat pamplet kios yang menjual aneka makananan sarapan pagi Alex mendorong kursi roda masuk kedalam kios lagi lagi perbedaan Alex dan Rafina jadi pusat perhatian beberapa pengunjung....


...Rafina semakin dilema dengan keadaan nya sekarang, " Sayang Kamu mau makan apa?" tanya Alex setelah mereka bertiga duduk di satu meja, Rafina enggan menjawab karena sudah kehilangan selera....


..." Sayang kok ngelamun? " tanya Alex lagi karena Rafina terus diam, " Apa aja lah " jawab Rafina singkat, " Kamu apa?" tanya Alex beralih ke Eka tapi jawaban Eka sama seperti Rafina, Eka yang punya perasaan sangat sensitif juga hilang selera setelah mendengar bulian beberapa remaja lancang tadi....


...Alex bangkit lalu memesan tiga porsi makanan yang sama berikut minuman teh anget, Alex kembali kemeja di raih nya tangan Rafina " Gak usah di pikirin omongan orang gak jelas, yang penting Aku " ucap Alex terdengar ambigu di telinga Rafina....


...Rafina menatap Alex dengan pandangan teduh, sanggup kah Ia menghilangkan Alex dari hati nya, membayangkan akan berpisah lagi air mata Rafina lolos begitu saja tampa sempat di bendung....


..." Kenapa gak di makan Sayang?, atau Kamu mau yang lain " tanya Alex lembut sambil merangkul Rafina, " gak usah Aku memang tidak selera dan juga tidak biasa sarapan pagi" jawab Rafina sekena nya, Alex juga teringat saat dulu ngasih Rafina sanwich di sekolah Rafina ngambek dua hari kerena ketiduran dan kena hukuman....


..." Yaudah kalau kamu gak mau makan, teh nya di minum biar perut nya anget " ucap Alex lagi penuh kasih sayang, Eka mendengus merasa seperti obat nyamuk " Kak Eka nunggu di pikiran aja ya " ucap Eka gerah melihat kedua sejoli di depan nya....


...Rafina mengangguk, Eka langsung pergi Ia juga sama tidak memakan makanan yang di pesen Alex hanya meminum teh setengah sebelum pergi, Eka paham dan sangat mengerti apa yang kini Rafina rasakan....

__ADS_1


..." Tetap kuat Kak Aku akan selalu mendampingi Kakak" lirih Eka sambil menengadah menatap langit cerah....


...Alex menyudahi makan nya, kebahagiaan yang sempat singgah kini berubah mendung lagi, " Sayang Aku rindu ceplas ceplos kamu yang dulu " ucap Alex, Rafina hanya menarik sudut bibir nya sebagai pengganti senyum....


..." Lex, Aku harap ini pertemuan kita yang terakhir " ucap Rafina setelah memikir kan dan memantap kan hati, dada Alex berdesir lalu menatap manik mata Rafina, " Kamu kenapa sayang?, jangan pernah ucap kan itu Aku gak mau dengar " bantah Alex tegas tidak mau di bantah....


..." Apa yang kamu harap dari Aku Lex, Aku hanya perempuan lumpuh yang duduk di kursi roda, Aku gak bisa ngapa ngapain hanya bisa duduk seperti boneka pajangan " Rafina menguat kan perasaan untuk mengungkapkan kan kegelisahan nya....


...Alex kembali menatap Rafina, " Apakah Rafina menolak Ku " batin Alex tiba tiba gerah tampa sadar Alex berdiri....


...Tatap Aku Rafina, suara Alex lantang " Satu yang perlu Kamu tau sayang, Aku sangat mencintai Kamu apa pun kedaan Kamu Aku gak perduli, sekian lama Aku mendoakan Mu karena kabar terahir yang Aku dapat Kamu sudah tidak ada lagi di dunia ini, Kamu sadar kan usia kita berapa sekarang? kalau Aku melupakan Mu kenapa gak dari dulu Aku cari pengganti Kamu setelah Ku dengar kabar kematian Kamu, Kamu tau itu tidak Aku lakukan karena seluruh hati Aku ini hanya untuk Kamu " Prok...Prok...tepuk tangan riuh dari pengunjung kios membuat Alex terdiam....


...Alex melihat ke kiri dan kanan benar benar memalukan tapi Alex merasa lega setelah mengeluar kan uneg uneg nya Ia tidak bisa terima, saat Rafina meminta nya untuk menjauh, " Salut Mas perjuangan cinta yang sangat tulus, udah mbak nya jangan ngambek lagi kasian tuh Mas nya " salah satu pengunjung nyolot dan itu membuat Rafina tertunduk dalam karena malu....


...Eka kembali datang karena sudah terlalu lama menunggu tapi Rafina tidak juga datang ke parkiran, suasana riuh di dalam kios itu membuat Eka menghentikan langkah tak urung air mata nya menetes saat mendengar Alex mengungkapan tulus Alex terhadap Rafina....

__ADS_1


..." Semoga Kakak mengambil keputusan yang tepat Kak" batin Eka lalu melanjutkan langkah kembali lagi ke parkiran, Alex kembali mendorong kursi roda Rafina setelah membayar semua pesanan tadi, hati nya kembali berbunga bunga setelah Rafina berjanji tidak akan menolak nya lagi....


__ADS_2