MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA

MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA
TATTO KEMERAHAN


__ADS_3

...Alex memindah kan Rafina ke jok depan, sekuat tenaga Alex meredam hasrat yang timbul, kedua nya sama diam karena masih merasakan sensasi berbeda yang tadi sempat mereka reguk, Alex membawa Rafina kerestoran padang terdekat, tampa sungkan atau malu Alex yang seorang Ceo muda mendorong kursi roda Rafina hingga masuk kedalam restoran....


...Banyak pasang mata yang menatap iri dengan kedua nya, tapi Alex cuek pura pura gak liat karena hati nya saat ini sedang sangat bahagia, " Makan lah " ucap Alex setelah makanan yang mereka pesan datang, Rafina yang memang sudah sangat lapar sejak tadi langsung mengangguk tidak mungkin menyia nyia kan hidangan lezat yang menggugah selera....


...Rafina makan dengan lahap mod nya sangat baik , Alex juga sama makan dengan lahap, sesekali tangan nya terulur membersih kan sudut bibir Rafina, " Gak usah buru buru yank gak kan ada yang merebut makanan Kamu , santai aja " ucap Alex sambil terkekeh kecil, membuat pipi Rafina merona karna malu....


..." Ih jadi malu, tapi bodo ahh Aku lapar " batin Rafina lalu melanjut kan makan, selesai makan Alex langsung memanggil pelayan untuk membayar tagihan, " berapa Mbak" tanya Alex pada pelayan, " sebentar ya Mas" jawab pelayan lalu pergi ke kasir....


..."Antar Aku pulang ya Lex " pinta Rafina setelah pelayan pergi, " Ya nanti " jawab Alex singkat otak nya kembali trefeling akan ciuxxn tadi hingga tampa sadar Alex meraba bibir nya dan untung nya lagi Rafina kebetulan tidak melihat....


...Rafina diam takut salah bicara hubungan mereka baru saja membaik jawaban tadi saja sudah cukup buat perasaan nya terluka di sesal kan memang karena menjadi bumerang untuk diri nya sendiri....


...Rafina cukup kapok satu pelajaran baginya, Alex terlalu kritis Rafina tidak ingin terulang lagi yang akan mengakibat kan hubungan mereka memburuk....


...Setelah pelayan menyerah kan bil makanan yang harus di bayar, Alex mengeluar kan satu kartu debit dari dalam dompet nya....

__ADS_1


...Setelah pelayan menggembalikan kartu debit, Alex kembali mendorong kursi roda Rafina keluar dari restoran, kedua nya kembali berada di dalam mobil....


..." Kenapa diam Sayang " ucap Alex menggapai jemari Rafina untuk di genggam dan di cium, Rafina tersenyum sambil mengerjab moment yang selalu Ia impikan kini terwujud sudah....


..." Gak Aku gak kenapa kok " jawab Rafina tersenyum malu, "hhhmm.. apa Kamu senang?" tanya Alex lagi sambil mencium punggung tangan Rafina, "hhhmm" jawab Rafina mengangguk dengan senyum yang begitu manis di mata Alex....


...Sampai di tempat Alex dan Rafina kembali ke kamar di lantai tiga masih sama mereka masih menggunakan akses lif untuk naik, tampa penolakan Rafina bersedia di angkat Alex ke atas tempat tidur, " Tidur lah...Aku mau sholat zuhur dulu " ucap Alex teringat akan kewajiban dan mengarah kan kipas Anggin agar Rafina tidak kepanasan....


...Rafina merasa hati nya sejuk mendengar Alex akan solat, ingin rasa nya ikut berjamaah tapi apa daya nya dengan kaki lumpuh seperti sekarang ini, tak lama berselang Alex muncul dengan sangat rapi lengkap sarung dan baju koko juga pecis hitam di kepala, Rafina takjub ketampanan Alex jadi tambah berkali kali lipat....


...Alex yang lihat pergerakan bibir Rafina ingin rasa nya langsung nyosor tapi mengingat telah berwudhu Alex buru buru buang fikiran kotor nya lalu melanjut kan sholat, Rafina termangu mendengar suara merdu Alex, sambil mengamati setiap gerakan sholat yang Alex lakukan " semoga kita berjodoh ya Lex " batin Rafina meminta....


...tidak lama Alex selesai plus dengan Doa singkat, " udah berdoa" tanya Rafina saat Alex sedang melipat sajadah " sudah dong Sayang" jawab Alex tersenyum lalu menyimpan sajadah kedalam lemari yang terlihat masih kosong....


..." Apa doa nya" tanya Rafina lagi, Alex yang sedang membuka kancing baju koko nya segera berbalik menatap Rafina, " Doa nya semoga kita bejodoh dan minta rejeki punya anak yang banyak " jawab Alex, membuat mulut Rafina ternganga lalu menutup mulutnya....

__ADS_1


..." Ih gak banget anak banyak emang Aku kucing " batin Rafina tapi puas dengan jawaban Alex ternyata ada Doa yang sama dengan nya yaitu minta berjodoh, " udah gak usah senyam senyum tidur yuk temanin Aku tidur siang " ucap Alex udah naik keatas tempat tidur tampa baju hanya menggunakan celana pendek selutut....


..." Pake baju mu Lex " ucap Rafina membuang muka roti sobek yang tercetak di bagian perut cukup buat jantung nya mpot mpotan, "kenapa Sayang?, mau pegang pegang aja gak papa kok " jawab Alex tenang sok kuat iman kalau Rafina benar benar menyentuh nya....


..." Gak ah " jawab Rafina, Alex langsung rebah di samping Rafina, jantung Rafina berlarian sedekat ini dan satu tempat tidur kembali mengingat kan nya akan mimpi tempo hari, "kok tangan kamu dingin Yank?" tanya Alex semakin merapat kan telapak tangan nya ketelapak tangan Rafina....


..." Jangan takut Aku gak bakalan melakukan nya kalau kamu belum sah jadi Istri Aku " ucap Alex membuat rona merah di wajah Rafina, Alex bangun bertumpu sebelah tangan mengecup pipi Rafina, "Sudah yuk tidur Aku janji gak macem macem kalau kamu gak minta" kata vulgar Alex yang membuat Rafina ingin tenggelam dalam kasur sangking malu nya....


...Alex memeluk pinggang ramping Rafina, tampa sempat menolak Alex sudah menarik nya kian rapat mencium harum rambut Rafina, " yank boleh minta cixm lagi gak? " Rafina mencubit gemas perut Alex ingin sekali tertawa, "kenapa sekarang permisi tadi aja nyosor gak minta ijin " jawab Rafina menengadah melihat ke atas....


...Alex langsung menyambar bibir pink yang kini jadi candu nya sejak beberapa jam lalu, kedua nya larut dalam sensasi yang membawa mereka terbang ke awang awang, tangan Alex bergerilya menyentuh apa yang Dia mau, Rafina terbuai hingga tampa penolakan saat Alex menyxxxp kulit leher dan meninggal kan banyak tatto kemerahan....


...Alex mulai di kuasai hasrat, Rafina dapat merasakan ada tonjolan yang mengganjal di perut nya, " sstt.. hap.. mmm" desah Rafina sambil menolak dada Alex, ciuxxn panas itu terputus dengan nafas satu satu di kedua nya....


..."Maaf kan Aku Yank" ucap Alex kemudian bangkit tidak sanggup lagi menahan pergolakan adik kecil, Alex terpaksa menuntas kan sendiri di kamar mandi, sementara Rafina termenung ditempat....

__ADS_1


__ADS_2