MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA

MELANJUTKAN CINTA YANG TERTUNDA
ASAL SAMBAR


__ADS_3

...Sore setelah melaksana kan sholat ashar tepat pukul lima Alex mengantar Rafina pulang, tapi sebelum pulang kedua nya sepakat mampir kerumah Alex, untuk bertemu Mama Nisa....


...Setelah melewati perdebatan lumayan panjang ahir nya Rafina mau di ajak Alex untuk bertemu Mama Nisa, semua alasan yang di ajukan Rafina di tangkis oleh Alex hingga Rafina terpojok dan tidak bisa menolak lagi....


...Dengan susah payah Alex membujuk Rafina untuk bertemu Mama nya, awal nya Rafina menolak karena malu dengan keadaan nya sekarang. Tapi Alex terus meyakin kan nya sampai mengungkit masa lalu tentang kebaikan Mama Nisa, barulah Rafina mengalah mau untuk bertemu Mama Nisa....


...Tujuan mereka akan minta restu pada Mama Nisa, untuk melanjut kan hubungan yang tertunda dan yang bikin Alex lebih bahagia lagi Rafina bersedia menjalani segala pengobatan agar kaki nya sembuh seperti sedia kala....


...Setelah berfikir sejenak Rafina menurut tampa ada penolakan lagi, demi untuk awal yang baik Rafina harus membuang jauh jauh ego nya kalau tidak ingin kehilangan Alex lagi, Rafina menatap lurus jalanan yang kini sedang mereka lalui, di hati Rafina masih terselip keraguan untuk bertemu Mama Nisa....


..."Apa Tante Nisa mau ya terima kedaan Ku sekarang?! " batin Rafina sambil melihat kaki nya, sebenar nya ingin menolak tapi setelah Alex mengingat kan nya akan jasa jasa Mama Nisa dulu Rafina tidak bisa berkutik, " Dulu memang Tante Nisa sangat baik pada Ku dan nenek apa sekarang masih seperti dulu " batin Rafina mulai gelisah....


...Alex yang sedang fokus dengan jalanan, sesekali Alex melirik Rafina karena terus diam, " Sayang kamu kenapa kok diam aja ?" tanya Alex saat mereka sedang dalam perjalanan menuju mension keluarga Dirham....


..." Hmm... Aku gak papa kok" jawab Rafina tampa semangat dan tidak menoleh melihat Alex, " Apa kamu masih mikirin soal Mama ?" tanya Alex langsung ke inti yang sedang Rafina fikir kan....

__ADS_1


..." Ah.. gak lah Tante Nisa kan baik! " jawab Rafina mengelak tapi terkesan seperti menyindir kurang enak Alex dengar, Alex melirik sinis kalau sudah menyangkut Mama nya Alex akan berubah dingin dan orang yang sudah menyangsikan Mama nya akan menjadi musuh Alex tidak terkecuali Rafina....


...Sebagai Anak Alex cukup tau karakter Mama nya yang sangat Ia cintai, " gak perlu Kamu sangsikan Mama Ku memang baik " ucap Alex datar, " Cih.. baik kata Mu itu dulu sebelum Dia lihat kaki Ku yang lumpuh seperti sekarang ini " batin Rafina mendecih dan dada nya berkecamuk....


..." Baik lah akan Aku tunjukan sama Kamu kalau Mama Ku memang baik " batin Alex melirik Rafina sekilas lalu fokus dengan jalanan, suasana kembali hening diantara kedua nya, baik Alex atau Rafina sibuk dengan fikiran masing masing....


...Hampir satu jam perjalanan ahir nya Mereka sampai di halam mension megah, saat melewati pintu gerbang mata Rafina takjub melihat halaman luas tertata Rapi mirip gambar gambar di buku cerita dongeng....


...Alex lebih dulu turun untuk mengambil kursi roda di bagasi, " Ya Allah indah sekali bunga bunga tertata rapi " batin Rafina Mata nya terus melihat kesana kemari memanja kan penglihatan nya dengan melihat tanaman tanaman indah....


...Saat Alex membuka pintu Mobil, mata Rafina lebih takjub lagi melihat keindahan bunga mawar kuning yang berada di dalam pot besar, " Pasti taneman nya Tante Nisa " lirih Rafina dalam hati sambil membaca tulisan besar di pinggiran Pot "milik Dirham corporation, hmm.. Pot bungan aja sampe pake tulisan segala dasar orang kaya aneh " batin Rafina....


..." ini yang cantik " jawab Rafina menunjuk bunga mawar di samping tidak jauh dari tempat nya saat ini, " Kamu suka mawar " tanya Alex lagi sambil berdiri karena sudah selesai membenar kan landasan kaki Rafina....


..." Ya suka sekali " jawab Rafina karena memang sangat menyukai bungan mawar selain cantik wangi nya Rafina suka....

__ADS_1


..." Berarti Kamu sama kayak Mama dong" ucap Alex membuat Rafina diam tertunduk, Sedari tadi sampai baru ini jantung Rafina kembali empot empotan setelah Alex menyebut Mama Nisa, rasa takut di tolak menghantui perasaan Rafina....


...Alex mendorong kursi roda Rafina sampe tepat di depan pintu yang tertutup, jantung Rafina semakin berpacu seperti sedang menggedor minta di keluarin dari dada nya, Rafina menunduk ketakutan di tolak mentah mentah oleh Mama Nisa tengah menghantui fikiran nya....


...Alex menekan bel beberapa kali agar Mama Nisa yang membuka pintu, bukan Alex gak bisa membuka pintu tapi Alex memang sengaja agar Mama Nisa sendiri yang menyambut mereka, sangat yakin Mama nya akan menerima apapun keadaan Rafina saat ini....


...Sementara di dalam Mama Nisa yang memang sudah tau kepulangan Alex, berdiri mematung di belakang pintu terkejut saat mengintip kenapa putra nya membawa perempuan yang duduk di kursi roda, Mama Nisa mengatur detak jantungnya....


..." Siapa yang di bawa Alex, Ya Allah apa dosa hamba, kenapa anak hamba mempunyai jodoh perempuan cacat, apa hamba pernah menyakiti hati orang lain " batin Mama Nisa sedih, Mama Nisa kembali teringat saat Alex patah hati karena kabar kematian Rafina, semua itu masih jelas di ingatan Mama Nisa saat Alex jatuh sakit dan selalu menyebut nama Rafina dalam igauan nya....


..." Apa ini karena permintaan Ku semalam, Ya Allah Aku jadi sangat menyesal " batin Mama Nisa menyesali ucapan nya semalam, permintaan nya pada Alex yang hanya ingin menimang cucu ternyata membuat Alex asal sambar perempuan seperti gak ada perempuan sehat kenapa yang cacat....


...Bel pintu berbunyi lagi membuat kaki Mama Nisa lemas gemetar, " Ya Allah kalau memang ini ketentuan untuk anak Ku, Aku terima Ya Allah " lirih Mama Nisa terisak, tapi hati nya yang lembut justru mendorong nya untuk menerima apa pun keputusan Putranya....


...Setelah mengontrol hatinya Mama Nisa menghapus jejak air mata, Mama Nisa juga menarik nafas dalam beberapa kali agar hati nya tenang dan iklas menerima keputusan Putra nya seandai nya Alex memang ingin memperistri perempuan cacat yang Ia bawa....

__ADS_1


..." Cekrekk...


...Mama Nisa membuka pintu setelah memantap kan hati, " Ma... " sapa Alex lalu meraih tangan wanita tercinta nya, Alex mencium punggung tangan perempuan yang sudah melahir kan nya, Mama Nisa menyapu lembut kepala Putra nya dengan perasaan getir lalu beralih melihat perempuan yang duduk di kursi roda....


__ADS_2