
...Tampa banyak kata Alex segera memakai kembali baju kaos yang tadi sempat Ia lempar di atas tempat tidur, sedang Rafina hanya diam tapi dalam hati Rafina bersyukur berkat suara perut suasana tegang kini menjadi sedikit hangat....
...Alex mendorong kursi roda Rafina keluar dari kamar, hati nya juga sudah tidak semarah tadi, " Lex untuk apa lif ini?" tanya Rafina waktu mereka sudah di dalam lif menuju lantai dasar....
..." Untuk istri Ku lah, kalau dia hamil Anak ku gak Aku kasih dia cape cape turun dari tangga yang akan buat dia kelelahan " jawab Alex asal Rafina rasa sakit hati mendengar jawaban Alex....
..." Beruntung yang jadi istri mu " ucap Rafina merasa cemburu, " ya sangat beruntung tapi yang Ku harap itu kamu, tapi apa boleh buat Kamu sudah kelain hati " jawab Alex ketus yang juga masih sakit hati dengan jawaban Rafina tadi walau sebernarnya masih sangat berharap Rafina bersamanya tapi kayak nya mustahil....
...Rafina diam, " masikah Kamu meragukan ku Lex gak tau apa Aku tuh cinta mati sama Kamu " batin Rafina hingga setetes air mata lolos begitu saja, pintu lif terbuka Alex mendorong kursi roda Rafina, sedang Rafina tertunduk menyembunyikan tangis nya....
..."siapa yang gak bahagian kalau liat pasangan menyediakan segala fasilitas, siapa yang gak bangga kalau dapat perhatian ektra tapi sayang semua itu bukan untuk ku " batin Rafina sedih....
...Alex membuka pintu mobil untuk memasukan Rafina kedalam, saat mengangkat Rafina reflek mengalung kan kedua tangan wajah mereka bersirobok, Alex terkejut melihat wajah Rafina yang basah dengan air mata....
..." Kamu nangis Yank" Rafina tidak menjawab malah membuang muka tidak ingin Alex menatap nya, " Lihat Aku sayang " pinta Alex tapi Rafina tidak mau sejak Alex bilang kalau lif di sedia buat istri nya yang bakalan hamil gak boleh capek Rafina merasa sangat sakit hati....
__ADS_1
...Alex memasukan Rafina ke jok belakang, " Kamu kenapa hmm.. " tanya Alex menangkup kedua pipi Rafina setelah ikut masuk dan menutup pintu mobil, " Aku gak papa " jawab Rafina ingin menunduk tapi keburu Alex mengangkat dagu nya....
..." Hey.. sayang jelas kan " pinta Alex berfikir mungkin Rafina sedih karena sesuatu walau masih sakit dengan jawaban Rafina tadi tapi Alex gak bisa bohong kalau sangat mencintai Rafina di usap nya kedua mata basah Rafina dengan telapak tangan....
...Rafina menatap sendu sambil tersedu perlakuan Alex membuat Rafina ingin segera memeluk Alex dan berkata jangan ada perempuan lain selain diri nya, tapi kata itu tidak mampu Rafina ucap hanya tangis nya yang pecah....
...Alex tidak tau apa yang kini sedang di rasa kan Rafina yang Ia tau Rafina sedang bersedih dan butuh tempat untuk bersandar, dengan segenap cinta Alex membawa Rafina kedalam pelukan nya, " sudah jangan nangis maaf Aku kalau Aku ada buat Kamu sakit hati " ucap Alex sambil mencium kepala Rafina berkali kali....
" Ya Kamu buat Aku sakit hati " jawab Rafina sambil membekap bibir nya di dada Alex, Sayang nya Alex tidak begitu jelas mendengar karena ucapan Rafina di barengi isak tangis.
...Rafina menangis makin menjadi jadi, kenapa justru jawaban bohong nya menjadi bumerang untuk diri nya sendiri, sementara Alex yang membuat pertanyaan malah tidak sedikit pun merasa bersalah sudah bertanya dan memaksa jawaban yang tidak seharus nya....
..." Hey... sayang sudah jangan nangis lagi, Aku sayang cinta sama Kamu tapi kalau ahir nya kamu milih orang lain Aku bisa apa !?" ucap Alex ingin mereka berdamai dan tidak meniliki dendam satu sama lain, Alex menarik Rafina agar menjauh dari pelukan nya, tapi tampa di sangka Rafina yang geram langsung mengigit kuat dada Alex....
..." Ehh.. apa ini Yank kenapa Kamu!? " bentak Alex terkejut sambil menolak kasar kepala Rafina, " Ya itu untuk laki laki yang gak punya hati kayak Kamu " jawab Rafina bersimbah air mata menantang mata Alex....
__ADS_1
..." Hah... Aku gak punya hati kamu bilang hahaha gak salah Kamu Yank, seharus nya kata kata itu buat Kamu bukan untuk Aku " jawab Alex tertawa pahit karena Rafina malah menuduh nya gak punya hati....
...Bibir Rafina bergetar tidak mampu lagi berucap Alex benar benar telah menyakiti perasaan nya, penjelasan apa pun akan percuma karena Alex terbawa fikiran nya sendiri, Alex keluar dari mobil lalu membanting pintu mobil sekuat nya gigitan Rafina terlihat membekas di dada nya....
...Sedang Rafina masih terus menangis sambil teriak mengungkap kan kekesalan hati nya " Kenapa Kamu selalu membuat hati Ku hancur Lex, Kamu egois Alex, Aku ternyata salah sudah cinta sama Kamu Lex.. ..kata bahagia yang Kamu ucap kan ternyata cuma isapan jempol belaka...Aku benci Kamu Alexxx....Aku benciii... khik... huuuu..." Alex termangu mendengar penuturan Rafina....
...Alex menghirup oksigen sebanyak banyak nya, tidak tau harus sedih atau senang karena ungkapan cinta jawaban Rafina tadi berarti hanya kebohongan, tampa fikir panjang Alex memasukan kursi roda Rafina kedalam bagasi lalu Alex kembali masuk kedalam mobil di jok belakang di mana Rafina berada....
..." Sayang " lirih nya menarik dagu Rafina ke atas, mata sembab Rafina membuat Alex terenyuh untuk pertama kali bibir bergetar Rafina seperti magnet di mata Alex....
...Alex melabuh kan ciuxxn nya di bibir ranum Rafina, walau kaget dengan serangan tiba tiba yang tidak mampu Ia tolak bibir nya yang semula hangat mendadak dingin seperti es begitu juga Alex mereka sama sama kaku....
...Naluri lah yang menuntun mereka untuk lanjut saling menyalur kan kasih sayang lewat ciuxxn kaku, Alex menarik diri setelah merasa dada nya kosong tampa oksigen sama hal nya Rafina mereka berdua meraup sebanyak banyak nya oksigen....
..." Maaf kan Aku Sayang " ucap Alex tersengal menghapus sisa liur di sudut bibir Rafina, tapi kemudian Alex kembali memangut semakin dalam, keduanya terlena baru kali ini mereka merasakan ciuman itu semakin menuntut untuk nakal....
__ADS_1
...Alex buru buru mwnyudahi sebelum batin nya semakin menggelap, " Yaudah kita pindah Aku udah lapar Yank " ucap Alex menahan gejolak, sementara Rafina hanya diam karena untuk saat ini jantung nya tengah marathon hebat rasa barusan sungguh manis....