
Halo semua yang singgah di karya butut ku mohon maaf ya agak tersendat, soal nya Aku lagi banyak urusan keluarga, jadi maklumi ya guys ILOVE YOU ALL.
Satu lagi guys udah episode segini buat dapetin kontrak susah, sementara kalian yang baca juga ngisi voucer biar bisa buka NT, iri sih sama yang udah dapet cuan seneng liat mereka bisa nikmati hasil jerih payah 😢 tapi mau gimana ya guys semangat aja dulu lah ok kita lanjut yang tertunda 🙏.
...Di meja makan semua diam hanya denting suara sendok beradu piring yang terdengar, cuma Mama Nisa yang terlihat sedikit aktif karena mengambil kan lauk untuk Yadi juga lain nya, mata Mama Nisa kerap kali melirik pada putra nya dan Rafina....
...Mama Nisa cuma bisa mendesah dalam lihat Begitu bucin nya Alex pada Rafina, kedua nya tidak menyadari kalau ada dua pasangan mata yang menatap mereka dengan sudut pandang yang berbeda yaitu Yadi dan Mama Nisa....
...tidak lama mereka sudah selesai makan, Yadi langsung permisi pulang karena sudah sangat merasa lelah, Yadi tidak begitu menggubris setiap candaan yang di lempar kan Alex hingga Alex mengantar nya sampai ke teras....
..." Yaudah hati hati Ya Bro " ucap Alex setelah Yadi duduk di atas kendaraan nya, " Ok Bos sampai ketemu besok" jawab Yady langsung tancap gas, Alex masuk kedalam setelah Yadi pergi , "Abang duduk sini Mama mau ngomong " Mama Nisa meminta Alex duduk bersama nya juga Rafina, Alex manut setelah menutup pintu duduk di di samping Rafina walau di kursi terpisah karena Rafina masih di atas kursi roda....
...Tampa sungkan Alex menggenggam jemari Rafina di depan Mama Nisa, dalam hati Mama Nisa sempat terbersit ingin melarang Putra nya karena bersentuhan itu belum di boleh kan, tapi melihat binar wajah Putra nya yang benar benar sedang bahagia Mama Nisa tidak jadi mengeluarkan suara....
__ADS_1
..." Hmm.. kalian beneran mau melanjut kan hubungan? " pertanyaan awal yang keluar dari mulut Mama Nisa, " Iya Mah itu sudah jelas, Mama merestui kami kan? " jawab Alex dengan mata berbinar serta senyum terkembang, Mama Nisa hanya bisa mengangguk samar menyetujui tidak ingin melihat Putra nya kembali kembali terpuruk seperti dulu....
..." Baik lah Mama merestui hubungan kalian" ucap Mama Nisa, "yasss. " Alex langsung teriak sambil meninju udara karena sangking senang nya, Rafina mengangkat wajah melihat Mama Nisa, dalam hati Rafina masih tidak percaya sepenuh nya masih terlalu meragukan apa yang barusan di dengar....
..." Benar kah " lirih Rafina dalam hati. mata nya terus melihat wajah Mama Nisa, " Mama Nisa memang baik, tapi kenapa semudah itu memberi restu apa Mama Nisa bisa terima keadaan Ku yang seperti ini" monolok batin Rafina....
..." Sayang kamu dengar kan Mama sudah merestui " ucap Alex dengan senang lalu mencium puncak kepala Rafina di depan Mama Nisa, melihat tidak ada reaksi Alex menangkup kedua pipi Rafina, "Sayang Kamu kenapa?, dengar sendiri kan Mama bilang apa " ucap Alex sambil menyelami iris mata coklat milik Rafina....
...Rafina membalas tatapan Alex mencari celah yang berbeda, entah kenapa didalam lubuk hati nya masih belum bisa sepenuh nya mempercayai kenyataan yang ada....
...Mama Nisa terdiam dengan keberanian Alex yang terang terangan berani mencium punca kepala Rafina , Baru kali ini Mama Nisa melihat kelakuan Alex yang berbeda, entah karena sangking bahagianya Mama Nisa cuma bisa kaget dalam diam menarik sudut bibir nya dan tampa terasa tetesan air mata lolos begitu saja ketika mendengar sebutan sayang yang di lontar kan Putra nya untuk Rafina, senang tidak senang suka tidak suka Mama Nisa harus bisa pahami demi untuk kebahagiaan Alex, sudah lama Mama Nisa merindukan tawa bahagia Putra nya....
...Mama Nisa diam fikiran nya mulai flas back terbayang beberapa tahun lalu di saat Alex lupa segala nya dan hanya mengingat Rafina, Mama Nisa tidak mau kejadian itu terulang lagi walau jauh di dasar hati belum bisa terima Rafina sepenuhnya tapi demi Alex Mama Nisa harus bisa membuka hati untuk kebahagiaan Putra nya. harus siap menerima Rafina apa pun keadaan Rafina demi Alex....
__ADS_1
...Tatapan penuh cinta Alex berhasil menghipnotis Rafina, kedua nya larut,...
...Rafina tersadar saat hembusan nafas hangat menerpa pipi nya sebab wajah Alex semakin maju, " Lex ada Mama " ucap Rafina berbisik saat hanya tinggal beberapa inci lagi bibir Alex menyentuh bibir nya, Alex membulat kan mata buru buru memundur kan kepala sambil melihat kesamping....
..." Ya Allah " batin Alex melihat Mama Nisa dengan rasa bersalah, jantung nya berdetak lebih kencang hampir saja Ia lupa diri dengan tampa rasa malu mau mencium Rafina, Alex jadi salah tingkah, " apa Mama tadi liat ya?,semoga Mama gak liat lah " batin Alex sambil menghembus nafas kasar berulang kali, dalam hati Alex berdoa semoga Mama nya tidak melihat kenakalan nya tadi....
...Rafina mengulum senyum lihat Alex menggaruk garuk tengkuk belakang kepala, " Rasain udah kayak bebek main sosor aja" lirih Rafina sambil terkikik dalam hati, suasana hening kembali beberapa saat sampai Rafina teringat Eka dan cafe sadar kalau sudah saat nya untuk pulang....
..." Lex antarin Aku pulang ya? " Rafina bersuara membuat Mama Nisa tersadar dari lamunan jauh ketika mendengar permintaan Rafina, " gak nginep aja Fin, udah malem loh " ucap Mama Nisa spontan....
...Rafina menatap Alex sesaat, tapi yang di tatap malah mangut mangut Rafina tidak peka dengan sinyal dari Alex " Gak usah ya Ma lain kali aja " jawab Rafina menolak membuat muka Alex langsung berubah kusut, tadi nya Alex berharap mengangguk kan kepala agar Rafina tidak menolak dan menerima permintaan Mama Nisa. tapi Rafina malah salah tanggap mengira Alex setuju mengantar nya pulang....
..." Udah malem loh Fin " ucap Mama Nisa meluncur begitu saja, karena timbul rasa ingin lebih mengakrab kan diri dengan calon menantu, " Iya Yank bener kata Mama udah malem nginep aja" timpal Alex, " Gak usah kasian Eka sendirian " jawab Rafina membuat hati Alex mengkerut kesal tapi juga teringat Eka kasian tidak bisa bersikeras Alex harus merelakan Rafina pulang karena Eka pasti sudah menunggu....
__ADS_1
"