Mengapa Harus Dia !?

Mengapa Harus Dia !?
Episode 16


__ADS_3

Orang orang berkata tetaplah tersenyum meskipun itu sulit namun mereka tak tau terkadang dengan senyum itu adalah tempat berjutanya kepalsuan. Seseorang akan diuji kuat atau tidak nya ia pada sebuah masalah .


Setelah menangkan Mamanya yg terus menangis dan meminta maaf Sofia meminta Vian untuk membawa Mamanya kedalam kamar tamu untuk istirahat. Tepat setelahnya sebuah notif pesan masuk keponselnya.


Sesuai dengan isi pesan tersebut Sofia kini sudah berada di Cafe kenangan menatap datar seorang pria paruh baya yg masih kelihatan sangat gagah diusianya yg memasuki kepala 4 .


" Langsung saja tuan Deka ada apa anda mengajak saya kesini?" tanyanya langsung.


" Saya akan menceritakan semuanya kepada anda Nona " ucap Deka setelah ia menarik napasnya.


"Pilihan yg tepat" ucap Sofia mengangguk tersenyum.


" 12 tahun lalu tepatnya ditanggal 12 Desember Nyonya mati terbunuh akibat tembakan yg dilayangkan oleh musuh dan karena kejadian itu pula anda mengalami amnesia dan harus diasingkan" ucap Deka .


" Kejadian itu terjadi secara tiba tiba kami tak sempat menyelamatkan Nyonya akibat banyaknya anak buah musuh yg mengepung ditambah saat itu kita tidak memiliki persiapan apa pun" jelas Deka.


Sofia mengepal erat kedua tangannya. Ia hanya ingin menyatukan semua bayangan ingatan yg ada dipikirannya yg bertebaran bak puzzle. Tapi kenapa disaat kejadian sebenarnya diceritakan ia malah merasa sangat sakit.


"Siapa? " matanya menyorot dingin.


" Mafia Spanyol" ucap Deka lirih Sofia dibuat kaget akan kenyataan yg ia dapatkan. Apakah ia tak salah dengar mafia Spanyo?.


" Bagaimana mungkin Mama bisa berurusan dengan mafia spanyol ? " ucapnya tak percaya.


" Mafia spanyol itu terobsesi dengan Nyonya setelah secara tak sengaja Nyonya menolongnya disuatu insiden. "


" Kenapa paman menyembunyikan semua kebenarannya dari ku ?" Lirihnya.


" Apa aku tak pantas mengetahuinya?"


" Bukan begitu Nona . Anda amnesia akibat kepala Anda secara tak sengaja terbentur keras setelah jatuh dari lantai dua akibat menghindar dari sebuah tembakan yg mengarah ke Anda dan pernah satu kali saya mencoba menceritakannya dan berakhir dengan Anda yg harus dirawat dua hari penuh di RS" jelas Deka.


" Semua bayangan itu adalah kepingan dari ingatan ku yg hilang ". Sofia memejamkan matanya dan menarik napas panjang.


Jantung Deka seakan terpompa kuat ia takut akan segala kemungkinan yg akan menimpa Nonanya setelah ini.

__ADS_1


" Anda bingung bukan? saya juga bingung kenapa ingatan itu bisa secara tiba tiba datang kembali memenuhi pikiran Saya ."


" Jangan terlalu memaksakannya Nona saya tidak mau Nona harus kembali berakhir dirumah sakit " ucap Deka. Sofia mengangguk " Anda tidak perlu khawatir " tenang Sofia.


" Jadi apa rencana anda Nona mengingat rumah tangga anda yg juga sedang diterpa berita tak sedap" ucap Deka.


" Anda tidak perlu mengkhawatirkan keadaan rumah tangga saya ,saya bisa menanganinya tugas anda hanya satu , kumpulkan semua bukti yg ada karena itu akan berguna suatu saat!! "


" Baik Nona ini berkas berkas yg anda mintai sebelumnya " ucap Deka seraya menyerahkan map ditangannya kepada Sofia.


" Waktu untuk membalas semuanya telah tiba". Deka menceritakan semua kronologi kejadian hingga membuat Sang Nyonya harus meregang nyawa.


...****...


Disebuah ruangan yg gelap seorang pria duduk dikursi kebesarannya dengan segelas wine ditangan kanannya dan rokok ditangan kirinya.


" Apa kalian menemukannya ?" ucap pria itu dingin.


" Maaf tuan kami belum menemukannya kami mengalami kesulitan dalam pencarian mengingat informasi yg kita dapatkan tidak terlalu valid " ucap sang Asisten.


" Bodoh menemukan seorang bocah saja kalian tidak bisa " sarkas nya dingin.


" Manik mata hitam itu begitu indah untuk dilupakan " ucapnya seraya menyesap puntung rokok ditangannya.


...****...


Keluarga Aileen dibuat terkejut akan berita yg sedang heboh dijagad maya kecuali dua wanita berbeda generasi yg nampak tersenyum bahagia akan beritanya.


" Brengsek berani beraninya dia " geram Joan .


" Bedebah sialan " ucap Arga tak kalah geram ketika melihat berita tentang Varo yg bertunangan dengan Vanya seorang model cantik sekaligus anak dari pemilik perusahaan terkemuka di Spanyol.


Mereka tak akan pernah memaafkan laki laki itu jika putri kesayangan mereka menangis. Ingat tak akan pernah.


Plak

__ADS_1


Tamparan keras mendarat sempurna diwajah tampan Varo. Baru saja ia sampai setelah perjalanan melelahkannya. Bukannya bisa beristirahat ia malah mendapat sebuah tamparan keras diwajahnya.


" Mama tidak pernah mengajarkan kamu menjadi brengsek " ucap Alanda penuh kekecewaan kepada putra sulungnya.


" Kamu ingat apa yg mama pernah bilang? inilah alasannya mengapa Mama melarang kamu untuk pindah dari rumah Mama Varo " Alanda menatap dalam putranya.


" Kamu telah menyakiti hati seorang wanita yg bagaikan berlian di keluarganya "


" Dia hanya titipan yg dititipkan ke Varo" ucap Varo tanpa perasaan.


" Karena ia sebuah titipanlah kamu harus menjaganya agar tidak rusak " tekan Alanda.


" Untuk apa Varo menjaganya Ma jika ia bisa menjaga dirinya sendiri dia hanyalah sebuah titipan yg dititipkan ke Varo karena keluarganya yg tak bisa melindunginya" ujar Varo.


Plak


Untuk kedua kalinya tamparan itu kembali dilayangkan oleh Alanda ia kecewa sangat kecewa dengan putra yg ia banggakan didepannya.


" Batalkan semuanya karena mama tidak akan pernah menyetujui itu semua"


" Gak " tolak Varo dengan tegas.


" Ok . Lepaskan Sofia jangan buat hatinya semakin sakit dan kecewa karena semua kelakuan kamu Varo " teriak Mamanya.


" Varo gak akan pernah ngelepasin Sofia" ucap Varo.


" Jangan jadi laki laki egois " ucap Alanda.


" Bukankah apa yg dititipkan ke Varo harus Varo jaga?"


" Tidak dengan cara ini Varo! dengan kamu ngelakuin ini semua sama saja dengan kamu menghancurkannya secara perlahan"


" Ma Varo punya rencana Varo sendiri " ucap Varo.


" Jangan pernah minta bantuan Mama jika pada akhirnya Sofia pergi " ucap Alanda sebelum ia melangkah pergi ia menatap tajam Varo " Apapun rencana yg sedang kamu lakukan Mama tidak akan pernah membenarkan semuanya jika itu semua menyakiti Sofia. " ucap Alanda. Alanda meninggalkan kantor Varo dengan perasaan kecewanya ia sungguh tak menyangka jika putra yg selalu ia banggakan akan melakukan ini semua hanya karena sebuah misi tak berguna.

__ADS_1


Alanda tau Varo sedang melakukan sebuah rencana ia tau bahkan sangat tau watak putranya itu. Penjelasan apa yg harus ia berikan kepada keluarga Aileen dan Dirgantara. Mungkin Haris tidak akan bertanya tapi bagaimana dengan Sean Tuan besar Dirgantara.


Meskipun ia tau Varo bukanlah pria yg tak berpikir panjang namun semua bisa terjadi diluar kendalinya sendiri.


__ADS_2