Mengapa Harus Saya?

Mengapa Harus Saya?
Bab 6.Laporan


__ADS_3

"Pagi bos!"sapa Rendy di pagi itu setelah memasuki ruangan Daniel. 


"Apa tidak ada yang perlu kamu laporkan?"tanya Daniel tanpa menjawab salam dari Rendy.


Daniel sibuk dengan laptopnya,dia memeriksa setiap email yang masuk dengan serius.Daniel memastikan bahwa tidak ada email yang terlewat.


"Menurut laporan dari anak buah saya,bahwa nona telah bersedia menerima pengelolaan serta kepemilikan dari toko kue tersebut bos,"lapor Rendy


Daniel langsung berhenti dari laptopnya,dia mengarahkan pandangannya kepada asisten tersebut.berharap Rendy melanjutkan ceritanya.Tapi Rendy menghentikan laporannya.Seketika Daniel melempar Rendy dengan pena yang dipegangnya.


"Lanjutkan!" Bentak Daniel dengan wajah kesal.


" Dan juga ibu pemilik toko kue itu melepas tokonya jauh di bawah harga yang kita tawarkan bos,"sambung Rendy setelah mendapat lemparan bos nya tersebut.


Daniel heran mendengar pernyataan Rendy barusan.Dia mengerutkan keningnya.


"Mana ada orang yang tidak suka dengan uang Rendy!"ucap Daniel tidak percaya.


"Iya bos,ternyata Ibu pemilik toko kue itu memang sudah berencana menyerahkan tokonya kepada nona Kanza bos,"terang Rendy kembali.


Daniel kembali mengerutkan keningnya mendengar penjelasan Rendy.


"Apa pasal Ibu itu mau menyerahkan tokonya kepada Kanza?"tanya Daniel.


"Selain Ibu itu telah di desak oleh anak-anaknyauntuk berhenti bekerja dan pindah ke Luar negri,ibu itu juga menyukai nona bos," puji Rendy


"Menurut pemilik toko itu,nona Kanza sangat berbakat dalam membuat kue,nona juga pintar meladeni tamu,ramah,cantik, juga orangnya bertanggung jawab,"cerita Rendy

__ADS_1


"Jadi pemilik toko itu merasa tenang menyerahkan tokonya kepada nona bos,"


Daniel semakin serius mendengar cerita dari Rendy,dia merasa yakin untuk memantapkan hatinya untuk memiliki Kanza seutuhnya.Laporan yang diterimanya setiap hari semakin membuatnya ingin memiliki gadis itu secepatnya.


" Seandainya pun kita tidak mengajukan tawaranitu,si pemilik toko memang telah berencana untuk menyerahkan kepemilikan toko tersebut kepada nona bos.itu sebabnya Ibu pemilik toko tidak menerima harga yang kita tawarkan bos, Hargai saja sesuai harga toko ini,kata Ibu pemilik toko bos,"terang Rendy


Mendengar hal itu,dengan sendirinya bibir Daniel menyunggingkan seyum


"hebat juga wanita ku itu,"puji Daniel ber api-api.


"Dia harus jadi milikku!"ucapnya lugas.


"Boss pasti tidak salah pilih kali ini!"ujar Rendy


"Jangan samakan dia dengan Friska!"tegas Danielyang mengerti kemana arah pembicaraan Rendy,Daniel tidak suka Rendy mulai membandingkan Kanza dengan mantan pacarnya tersebut.


"Tidak boss,saya hanya mau bilang kalau pilihan bos kali ini benar-benar pas," ucap Rendy memang mulai yakin kepada pilihan bosnya tersebut,setelah setiap hari mendengar laporan-laporan kegiatan Kanza dari anak buahnya.


" Tidak bos,hanya laporan dari anak buah saya bahwa nona benar-benar cantik dan baik hati.jugaa..."Rendy tidak berani melanjutkan kalimatnya.


" Juga apa? Buang pikiran kotormu dari Kanza kui tu.tidak boleh ada yang memandangnya mesum selain diriku.PAHAM?" bentak Daniel


"Paham bos,"jawab Rendy gugup,Rendy melihat kemarahan di mata Daniel.


" Minggu depan Nona sudah mulai mengelola toko itu bos."lapor Rendy lagi berharap amarah bos nya mereda. 


"Menurutmu,Kanza ku sanggup tidak mengelola toko itu sambil kuliah?"nada kawatir terlihat jelas dalam pertanyaan Daniel.kali ini mimik wajah Daniel berubah sembilan puluh derajat.

__ADS_1


Rendy menanggapi perubahan Daniel dengan sabar. 


" Menurut Noni,Nona pasti sanggup bos.karna Nona itu orangnya pekerja keras bos,"ucap Rendy berusaha meyakinkan Daniel.


"Apa dia tidak kelelahan nantinya?"


"Mungkin akan kelelahan bos,"jawab Rendy jujur


"Kalau begitu dia tidak boleh bekerja.cukup dia fokus pada kuliahnya saja,"ucap Daniel kembali goyah.


Rendy terdiam mendengar ucapan bos nya itu. Dia bingung rencana apa yang cocok diterapkan terhadap situasi ini. 


"Terus,apa kita memberikan uang dengan terang terangan boss?"tanya Rendy bingung dengan sikap bossnya itu.


"Janga juga,orang seperti Kanza mana mau menerima hal yang demikian,"tutur Daniel


 "Kan kita belum mencobanya bos!"ucap Rendy


"Saya menyuruhnya membayar setengah dari handphone saya yang dirusaknya dulu.tapi dia tidak terima,dia berkata.tak usah mas!saya bayar saja sesuai harga handphonenya.saya tidak enak hati.mas telah memberi saya kelonggaran dengan saya bisa menyicil.begitu katanya,"terang Daniel.


"Terus gimana bos? Kerja apa tidak bos?"tanya Rendy ingin memperjelas langkah yang harus diambil kedepan.


"Biarkan saja dia melakukan hal yang dia sukai,tapi pastikan selalu ada orang disampingnya kalau dia membutuhkan bantuan,"perintah Daniel.


 Dengan berat hati Daniel membiarkan wanita pujaan hatinya berjuang untuk kehidupannya.Daniel tidak ingin terlalu mencampuri urusan gadis itu hingga menimbulkan kecurigaan.Sebenarnya dengan gampangnya Daniel bisa memenuhi semua kebutuhan gadis idamannya tersebut.


"Siap bos,saya akan atur semuanya,"ucap Rendy yakin.

__ADS_1


Rendy pun mulai mengatur orang-orang yang akan dia tempatkan di sisi nona Kanza.Sebagai sahabat Kanza yang akan selalu membantu dan melindungi gadis itu.


 


__ADS_2