Mengejar Cinta Istriku Kirana

Mengejar Cinta Istriku Kirana
Ide Adrian


__ADS_3

Tidur Kirana tak seperti biasanya yang selalu nyenyak dan nyaman. Ini karena ulah adik laknatnya yang sangat frontal memfitnah calon suaminya. Walapun Kirana tak mempercayainya tapi ada sedikit rasa penasaran, akan ucapan gila dan aneh yang keluar dari mulut adiknya yang super nyebelin itu. Kirana bangkit dari kasurnya melangkah keluar dari kamarnya. Ia akan menemui si biang masalah itu.


Brak....


Kirana mendorong pintu kamar adiknya yang tak terkunci itu. Ia melihat adiknya masih tertidur padahal sudah siang hari. Kirana tersenyum sadis mengingat ulah adiknya, yang selalu membangunkannya dengan air yang disiram diwajahnya. Ia memikirkan balas dendam kepada adiknya Adrian.


Adrian terbangun dengan perasaan yang sangat terkejut, ia kira ada musim salju makanya wajahnya sangat dingin. Tetapi ia melihat kakaknya dengan sangat santai menyiram dirinya dengan air yang penuh es batu. Adrian yang ingin menjambak rambut jelek kakaknya, tapi terhalang karena dirinya baru menyadari tubuh seksinya diikat oleh kakaknya, ia ingin berontak tetapi tangan dan kakinya juga diikat oleh kakaknya tak berperikemanusiaan. Adrian menatap kakaknya dengan sorot muka lesuh, agar dirinya dikasihani dan akhirnya akan terbebas dari jerat singa betina didepannya.


"Lepaskan Adrian yang tampan ini, apa salah diriku ini hingga kau tega menganiaya dan mengikat diriku yang tampan ini" kata Adrian yang sangat berisik akan ocehannya


"Itu karma karena ngelunjak sama kakak sendiri" jelas Kirana seraya duduk disamping Adrian dengan gaya bagaikan boss


"Itu karena Adrian yang tampan ini, melakukan itu semua karena kakaknya Kirana selalu minta dilunjakin kepada dirinya" ucap Adrian yang sangat aneh


"Otak gue bisa makin gak waras deket-deket sama elu" sahut Kirana


"Yaudah sana pergi lu, ngapain kesini. Gue bilangin bapak sama emak gue lu, ikat anaknya yang tampan ini" kata Adrian


"Maksud elu ngatain suami gue eh calon suami maksudnya, gay itu apa?" tanya Kirana to the point biar cepat selesai bicaranya sama adiknya yang otaknya sedang konslet


"Cie kepo cie cie" ledek Adrian dengan senyum gilanya

__ADS_1


"Jawab Adrian! " bentak Kirana


"Galak amat si, aku tuh gak suka di bentak" sahut Adrian yang berpaling dari menatap kakaknya


Kirana dengan langkah kesal keluar dari kamar Adrian dengan sangat terburu-buru. Adrian yang melihat kakaknya keluar begitu saja merasa bingung sekaligus bahagia. Tapi Adrian baru menyadari kalo dirinya masih terikat. Ia pun berteriak meminta bantuan, Adrian tadi senang saat mendengar langkah kaki mendekat, tetapi semuanya zonk saat singa sadis itu kembali dengan memegangi palu ditangan kanannya.


"Adik ku sayang, sepertinya kau lupa kalo kakakmu ini adalah keturunan pertama dari raja singa yaitu ayahanda Aarav Fernando Gwrgenau Orson" ujar Kirana


"Terus gue harus bilang wow sambil buat vidio di tik tok gitu" kata Adrian


Kirana yang sudah sangat gemas dengan adiknya pun, melangkah mengambil barang Adrian dan memperlihatkan kepada adiknya. Mata Adrian membola sempurna disaat kakaknya Kirana, mengambil peralatan bermain gamenya dengan tangan mengarahkan palunya seperti ingin menghancurkan peralatan bermain gamenya milik dirinya.


"Jawab pertanyaan gue tadi" kata Kirana tegas


"Iya kakakku yang manis, oh ya kakakku bisa tidak palunya jangan berdekatan dengan peralatan gameku, belum muhrim" kata Adrian


"Jawab pertanyaanku Adrian!" bentak Kirana


"Itu loh kakakku sayang, kata om Daniel calon kakak iparku itu belum pernah yang namanya pacaran dan aku tuh gak mudah percaya sama cowok tampan macam Zaidan masa gak pernah pacaran, jadi aku telusuri tapi susah karena Zaidan gak punya sosmed dan aku mencari tau lebih lanjut dengan keahlian ku dalam teknologi hingga, akhirnya menemukan kalo Zaidan adalah pemain kelas atas dalam game yang suka dirinya mainkan, terus kata teman online ku itu Zaidan sangat hebat bermainnya dan Zaidan selalu bermain game dengan sangat lama jadi bisa kusimpulkan Zaidan gay" kata Adrian panjang lebar menjelaskan pemikiran otaknya yang sangat jenius


Kirana rasanya ingin mengarahkan palu yang dirinya pegang kearah otak adiknya, bagaimana adiknya bisa menyimpulkan kalo Zaidan gay dengan hasil penelusuran gak jelas oleh adik anehnya itu.

__ADS_1


"Serius kakakku yang cantik" ucap Adrian penuh keyakinan


"Buktikan kalo calon suami gue itu gay, seperti ucapan elu itu" tantang Kirana


Adrian yang mendengar ucapan kakaknya, langsung memikirkan sesuatu diotak cerdas dan jenius miliknya. Adrian mempunya ide yang sangat brilian, ia pun berbicara kepada kakaknya agar lebih dekat kepada dirinya yang seksi ini.


"Kalo elu mau buktikan elu harus rayu calon suami elu itu" kata Adrian dengan sorot mata yang serius


"Masa Kirana cantik ini, disuruh rayu laki-laki. Oh no" ucap Kirana tak terima akan ucapan adiknya


"Ganjen aja gak tau diri, kemarin tuh apa sampai kaya orang gila belaian mau nyentuh anak tampan orang" sindir Adrian


"Calon suami gue ini, masalah buat loh gitu" sahut Kirana menatap tajam muka adiknya yang sedang menyindir halus dirinya


"Rayu aja suami elu itu dan emang elu lupa pas elu itu minta dicium tapi si Zaiden gak nangapain, kalo cowok normal pasti mau apalagi kakak gue gak jelek-jelek amat sampai gak mau tuh laki" kata Adrian


"Namanya Zaidan bodoh" sahut Adrian kesal seraya memukul kepala konslet adiknya itu agar normal kembali


Kirana pun memikirkan ucapan adik laknatnya, perkataan adiknya itu tak ada salahnya, karena memang benar dirinya inikan cantik, bohay dan masa itu cowok gak ada nafsunya akan dirinya ini. Kirana benar-benar harus membuktikan, sebelum dirinya terjebak dipernikahan bersama seorang gay. Ia harus mengeluarkan jurus penggoda miliknya, ia sudah tak mempedulikan image nya lagi. Karena membuktikan calon suaminya gay itu yang lebih penting. Kirana pun melangkah keluar dari kamar milik adiknya, ia tak memperdulikan teriakan Adrian yang minta dibukakan ikatannya. Anggaplah Kirana sedang membuat adik laknatnya, latihan belajar menjadi adik yang baik untuk kakaknya yang sangat sopan ini.


Tadi dirinya chat ayahnya, Ayahnya menyampaikan kalo keluarga Fernando akan berkunjung kerumah milik keluarga Assaba. Itu adalah kesempatan dirinya yang ingin membuktikan kalo ucapan gila dan aneh milik adiknya tak benar. Tapi Kirana sangat gelisah, bagimana ucapan adiknya benar. Jika seperti itu dia harus ngomong apa ke couple singa, ia tak ingin membuat keluarganya kecewa mendengar kenyataan itu. Jika Zaidan benar gay berati dia harus ganti nama menjadi Zaiden, pasti keluarga Assaba sangat kecewa jika itu benar, Zaidan sangat tampan tapi sayang senjata laki-lakinya itu tumpul terhadap cewek.

__ADS_1


__ADS_2