
Kerjaan Kirana hanya tidur, makan, dan latihan masak bersama bundanya. Ia benar sangat penat dirumah, hanya berdiam dirumah berhari-hari tanpa melakukan hobby yang ia gemari. Kirana menatap adiknya yang selalu mengikuti dirinya kemana pun kecuali ke kamar mandi. Kirana hanya bisa pasrah diikuti oleh adik laknatnya, dari pada ia harus mengikuti pelatihan aneh yang dibuat couple singa.
Adrian sebagai laki-laki sejati yang sangat rupawan sudah berjanji akan menjaga kakak perempuannya dari berbagai macam ulah yang akan diperbuat cewek nganggur itu. Adrian yang merasa getaran di saku celananya, segera mengambil handphone disaku celananya. Mata Adrian membola sempurna, saat melihat nama raja singa yang tertera dilayar handphonenya, ia pun segera mengangkatnya.
Kirana menatap Adrian dengan inteins, ia melihat adik laknatnya mendapat panggilan masuk dari handphonenya, ia merasa Adrian sangat serius ketika mendapatkan panggilan masuk itu. Kirana merasa khawatir takut adiknya mengalami masalah, walupun mereka suka bertengkar, Adrian tetap adik kandungnya dan bagian dari orang yang sangat kusayangi.
Kirana meminta penjelasan kepada adiknya setelah melihat Adrian mematikan sambungan telepon. Adrian menatap Kirana dalam-dalam, ia segera menarik tubuh Kirana untuk masuk ke kamarnya. Kirana berusah memberontak, tapi tenaga adiknya lagi dalam keadan full, jika seperti itu sudah dipastikan ada masalah yang terjadi kepada adiknya.
"Kirana dengarkan gue baik-baik, raja singa akan pulang sebentar lagi" ujar Adrian yang membuat Kirana sedikit terkejut karena bingung ayahnya cepat pulang dari masalah pekerjaanya.
"Dia akan membawa calon suami elu, dan gue suruh ayahanda untuk membuat elu tampil cantik" kata Adrian
Kirana mengarukan pipinya yang tak gatal, ia merasa bingung harus melakukan apa. Ia hanya menatap Adrian dengn raut wajah tak mengerti akan ucapan adik laknatnya.
"Kirana Aasfa Anantari Fernanda Zamira., bapakmu itu akan membawa calon suami elu pada hari ini bodoh dan gue diperintahkan untuk membantu elu menjadi gadis cantik dan penurut pada hari ini, ngerti gak lu" kata Adrian yang gemas melihat tingkah bodoh kakaknya.
__ADS_1
Kirana hanya menganggukan kepalanya saja, membalas ucapan adiknya. Adrian yang sudah sangat dikejar waktu segera menarik Kirana kembali dengan cepat menuju kamarnya, dan menyuruhnya untuk bergegas mandi. Kirana juga ikut panik melihat adiknya yang sangat panik.
"Stop Adrian, gue pusing liat elu mundar mandir gak jelas, kaya cacing kepanasan" kata Kirana
"Gimana gue gak panik, bapak elu itu kasih kabar dadakan banget" ujar Adrian kesal
"Gue aja yang mau dinikahin biasa aja" sahut Kirana
"Elu yang biasa aja, gue takut raja singa tau bahwa elu gak ngejalanin pelatihan yang ia perintahkan, tante Kirana" ujar Adrian yang menatap sinis kakaknya
"Elu percaya saja sama kakakmu yang super imut dan seksi, kakakmu ini akan memainkan akting dengan sangat baik nanti di atas panggung" ucap Kirana yang membuat Adrian sedikit tenang.
"Mending bantu bunda sana, gue bakal urus hidup gue sendiri dan tenang saja, gue bakal ngikutin scenario akting yang kita buat" ujar Kirana meyakinkan sang adik.
"Elu dandan sama siap?" tanya Adrian
__ADS_1
"Sama gue, walupun diluar gue tomboy tapi sebenarnya kakakmu sangat ahli dalam urusan perempuan terutama dandan, jadi percaya sama gue Adrian dan pergi sana bantu bunda yang pasti sangat sibuk" ucap Kirana
Adrian pun akhirnya pergi keluar dari kamar untuk membantu sang bundanya yang pasti sangat sibuk mengurus penyambutan calon bagian dari keluarga ini nanti.
Kirana yang sudah selesai mandi, memilih baju pakaian, hatinya jatuh pada pakaian dress putih selutut pahanya. Ia duduk di meja rias melihat wajahnya yang putih bersih tanpa noda. Kirana ingat pesan dari Adrian untuk memakai makeup, tapi Kirana merasa bingung karena ia sangat jarang memakai makeup, jika keluar ia hanya memakai bedak tabur sedikit dan hanya minyak wangi. Kirana pun membuka handphonenya dan mengetik di mesin pencarian tutorial makeup. Ia melihat dengan serius dan dengan sangat percaya diri Kirana langsung mempraktikkan makeup yang ditunjukan oleh beauty vlogger ke muka cantik dan mulus miliknya.
Saat membantu bundanya yang sangat sibuk menyiapkan segala macam makanan, pikirannya dan hatinya sangat was-was, ia sangat takut kakaknya melarikan diri atau berbuat ulah lagi. Selama membantu menyiapkan penyambutan, Adrian terus saja melantunkan doa didalam hati, agar kakaknya Kirana Aasfa Anantari Fernanda Zamira tidak melalukan hal aneh yang akan membuat dirinya mendapat masalah, yang sangat menakutkan dan mengerikan.
Kirana melangkah mendekat kepada kaca besar untuk melihat keseluruhan penampilan dirinya. Ia merasa sangat aneh dengan penampilannya, Kirana yang merasa tak cocok dengan dress putih selutut pahanya, ia segera mencari dress lagi dilemari besarnya. Memilih-milih pakaian, Kirana merasa kesal karena ia tak memiliki dress yang sangat banyak, ia menyesal tak menuruti bundanya untuk membeli dress yang cantik dan indah. Isi pakaiannya hanya pakaian kasual semua dan warnanya hampir hitam. Kirana berfikir keras, ia harus menemukan ide agar dirinya tampil cantik didepan cowok yang akan dikenali oleh dirinya.
Adrian mendapatkan pesan dari ayahnya, kalo ayahnya beserta pria yang akan dikenali oleh kakaknya akan segera sampai. Kata salah satu maid dirumahnya kakaknya sedang menyiapkan penampilan yang wah. Adrian hanya berharap menampilan wah itu bukan ide gila yang dibuat kakaknya hanya untuk mengagalkan perjodohan ini. Sebenarnya Adrian ingin ke atas memastikan kakaknya benar-benar sudah siap, tapi ia harus membantu ibundanya, walapun ada maid, kalo bukan di tangan pemilik rumah masih ada aja yang kurang itu menurut bundanya. Jadi sebagai anak yang berbakti ia harus membantu bundanya untuk menyiapkan segala sesuatu yang kurang.
Kirana yang sudah memakai make up, tapi masih mengenakan dress putih itu. Ia masih sangat bingung, memilih pakaian. Dirinya memang cuek tentang penampilan, tapi ia sangat ingin berpenampilan bagus untuk menemui calon suaminya. Tapi ia benar-benar bingung, ia tak punya pakaian cantik yang banyak. Kalo dirinya beli pakaian, tak ada waktu karena ayahnya akan segera pulang. Ia ingin meminjam baju bundanya tapi baju bundanya sangat jauh dari gaya dirinya berpakaian.
' Saya harus apa tuhan ' batin Kirana
__ADS_1
Kirana tiba-tiba mendapatkan ide yang cemerlang, ia sangat tau harus melakukan apa.
Ia menghapus seluruh make upnya dan mengulang lagi merias wajah putih bersih miliknya. Bukannya ia harus akting agar membuat couple singa dan Adrian bahagia. Jadi kalo akting harus totalitas, akting adalah kebohongan, jadi dirinya juga harus berbohong untuk semua tingkah dan perilaku dirinya juga. Liat saja ayah kau pasti akan shock melihat perubahan putrimu yang sangat cantik ini.