Menggapai Asa Dalam Doa

Menggapai Asa Dalam Doa
episode 53


__ADS_3

"Hay paman Fadlu, mas Aldo", seru Sky dengan riang


Fadlu dan Aldo pun memberikan kado pada Sky, Sky nampak lebih senang berkali-kali berlipat


"Semoga panjang umur, sehat dan bahagia selalu, eh satu lagi sekolah yang rajin", ucap Fadlu sambil mengusap kepala Sky dengan lembut


"Oke paman, makasih ya paman atas kado nya?", Sky senang dan sangat antusias membolak-balikkan kado berwarna merah maroon tersebut


"Boleh di buka enggak?", Tanya Sky ragu


"Sky.... ", Lirih Diva sambil memandang mata Sky atas jawaban yang Sky ungkap kan


"Iya iya", tanpa kata lagi sky menurunkan kado tersebut dan menaruh nya di atas meja sebelah dan kembali ke meja makan


"Gak apa-apa kalau mau di buka sekarang Sky", ucap Fadlu mencoba menenangkan Sky yang nampak berwajah masam


Sky membalas tatapan Fadlu dengan senyum getir, lalu melanjutkan duduk di kursi dengan diam


"Ini untuk mu Sky, maaf mas Aldo belum bisa kasih kado yang mahal", Aldo memberikan sebuah kado dari dalam saku celananya


Sky menatap lekat pada kado berwarna hijau muda itu, sambil sesekali mengusap nya, dalam hatinya menebak-nebak kado apa rupanya sekecil itu


"Dan ini dari Tante Anis sama paman Aidil", Aidil memberikan kado berukuran kecil juga, mata Sky penasaran dengan isi kado hingga matanya tak lepas dari tiga kado tersebut


"Mau lagi apa enggak", goda Bu Aini dan menyerahkan kado berukuran besar jumbo


"Makasih nek", ucap Sky senang


"Paman Fadlu, paman Aidil, Tante Anis dan mas Aldo makasih banyak", Sky tersipu malu


"Sama ibu enggak ngucapin makasih", titah Anis menghadap ke Sky


"Ibu makasih, makasih sudah jadi ibu yang baik buat Sky", ucap Sky swdikit bergetar


Diva pun memeluk Sky dengan erat, hanya air mata yang bicara, hati Diva sakit merasakan pahit manis hidup yang pernah di lalui bersama Sky.

__ADS_1


Sky anak yang tak di harapkan bapak nya lahir kedunia fana ini, Diva berharap nasib Sky nya tidak lah buruk, Sky akan jadi orang sukses dan bermanfaat bagi yang lain nya


"Maafkan ibu sayang?", Diva membelai pipi Sky yang putih dan tembem itu


"Ibu kan enggak salah kok minta ma'af sih", balas Sky sambil memegang rambut Diva yang tergerai dan memnyapu wajah Sky


"Ya sudah apa Sky sekarang sudah lapar, lihat lah kita akan makan besar", seru Aidil sambil membawa tiga bungkus pizza yang baru saja datang


"Wah... Enak paman, Sky mau?", Seru Sky


"Boleh sekali", Aidil menaruh tiga kotak pizza di atas meja, seluas mata memandang meja isinya hanyalah makanan yang lezat-lezat


"Mana bik Ira?", Tanya Diva saat tak mendapati bik Ira disitu


"Lagi ambil pesenan di depan", jawab Anis


Diva pun menyipitkan mata, pesenan apa kah gerangan, tak lama kemudian bik Ira masuk dengan membawa kue ultah di atas kedua tangan nya


"Happy birth day to you... Happy birth day to Sky, Happy birth day, happy birth day to Sky", seru mereka kompak membuat air mata Diva meleleh


"Terimakasih ya semuanya", ucap Sky sambil memegang kue ulang tahun


"Itu kue ulang tahun dari paman Fadlu Sky", seru Anis sambil melirik ke arah Fadlu yang tampak bahagia juga


"Oh dari paman Fadlu, makasih paman, Sky suka sekali kue ultah nya"


"Iya sama-sama syukur lah kalau Sky suka", balas Fadlu


Kue pun di taruh kembali di atas meja, sebelum akhirnya di potong-potong dan di bagi pada setiap jiwa yang hadir di perayaan ulang tahun Sky yang ke sepuluh tersebut.


Setelah makan beberapa suap kue mereka gehas akan segera menyantap makanan yang sudah terhidang rapi di atas meja


Dengan cekatan Diva dan bik Ira menyajikan setiap menu masakan pada tiap piring, hingga mereka yang menyantap nya merasa kenyang dan penuh syukur


Setelah makan malam bersama mereka terlihat mengobrol dan bercanda bersama

__ADS_1


Sky yang sudah tidak sabar pun mulai membuka kado satu persatu


"Wih Lego", Sky senang bukan main saat membuka kado dari bu Aini yang berisi Lego berbentuk kapten Amerika yang besar


Selanjutnya Sky membuka kado dari Fadlu, "pesawat yang bisa terbang ya, wah bagus banget", seru Sky senang sekali


Pada bungkusan ketiga Sky membuka kado pemberian Aidil dan Anis pun di buka nya " kok kertas sih, kertas apa ini?", Seru Sky mengacak-acak banyak sampah kertas pada bok kado


"Hahaha terlalu berharap!", Seru Anis menggoda


"Ah Tante, masa mau ngerjain Sky sih", Sky menampilkan raut kecewa


"Coba lihat yang teliti, ada sebuah kertas yang terbungkus rapi di dalam boks itu", Aidil sedikit memberi semangat


"Apa itu paman?", Tangan Sky langsung membolak balikan setiap kertas dan ketemulah sebuah kertas yang terbungkus rapi dan bertulis tiket liburan ke Labuhan Bajo


Sky senang dan langsung memeluk Aidil sangking gembiranya


Sky membuka kado dari Aldo yang terbungkus kecil itu, Sky melompat karena terkejut saat kado di buka, ada yang seeprti terbang dari dalam "batu akik...", Seru Sky bingung


"Itu bukan sembarang batu akik, mas beli di tukang sulap itu", seru Aldo menggoda


Diva pun datang menghampiri Sky dan memberikan sebuah kado pada Sky


Sky pun membuka nya dan menyibak sebuah baju jubah lelaki yang indah berwarna grey lengkap dengan sorban, mata Sky menatap Diva, dengan penuh keyakinan Diva memegang dua bahu Sky


"Ibu harap kamu jadi anak yang pandai, Sholeh dan membanggakan ibu, Ibu harap Sky akan selalu menyayangi Ibu sampai Sky tua nanti", Sky langsung memeluk Diva dengan begitu erat


"Terimakasih ibu", ucap Sky masih dengan pelukan yang tak terlepaskan


"Iya sama-sama Sky", Diva mengusap rambut Sky yang kini tingginya sudah mau mensenjajari tinggi nya


Mata Fadlu berembun begitu pun dengan yang lain nya, betapa kasihan Sky di usia yang masih muda harus hidup tanpa kasih sayang seorang Ayah


Bukan karena yatim tapi Ayah nya tidak mau mengakui kehadiran nya di dunia ini

__ADS_1


"Buat lah bapak mu menyesal karena telah mengabaikan mu Sky, tunjukan kamu hebat dan layak di banggakan", gumam Fadlu dengan memejamkan mata


__ADS_2