Menikah Dengan Nona Kim

Menikah Dengan Nona Kim
Blue Lagoon


__ADS_3

Archie dan juga Kimmy sampai di Grindavik, Islandia bagian barat daya. Mereka akan menjelajahi Islandia sebagai negara kedua tur Eropa dalam langka berbulan madu. Tujuan mereka kali ini adalah Blue Lagoon atau tempat pemandian air panas yang begitu melegenda di Islandia. Sehingga siapa pun turis yang berkunjung ke sana, setidaknya harus mengunjungi Blue Lagoon sebagai destinasi wajib Islandia.


"Aku senang sekali kita akan berendam di Blue Lagoon," Kimmy tersenyum ceria saat berada di dalam taksi yang membawa dirinya dari bandara menuju destinasi terkenal itu.


"Aku juga senang. Akhirnya kita bisa berendam air hangat di tengah salju seperti ini," Archie menimpali.


"Aku ingin segera merasakan air hangat yang dipanaskan dengan lava alami," Kimmy terus berceloteh.


Blue Lagoon merupakan tempat pemandian air panas alami yang dibentuk dari aliran lava bawah tanah. Air ini kemudian di alirkan menuju Lagoon untuk keperluan pariwisata.


"Akhirnya kita sampai," beri tahu Archie kepada Kimmy. Kimmy pun segera keluar dari dalam taksi sesudah Archie membayar dan menurunkan koper-kopernya.


Sebelum datang ke Blue Lagoon, Archie dan Kimmy memilih check in terlebih dahulu di hotel terdekat. Setelah check in, lalu menyimpan semua barang bawaan, Archie dan Kimmy segera berjalan kaki ke tempat tujuannya. Sesampainya di Blue Lagoon, Archie pun melakukan reservasi ulang di bagian pendaftaran. Sebelumnya, Nino memang sudah mereservasi tiket secara online di situs resmi Blue Lagoon. Hal itu dilakukan karena membludaknya turis yang datang ke Blue Lagoon, sehingga reservasi harus dilakukan jauh-jauh hari.


"Papa memang sudah merencakan pernikahanku dan Kimmy jauh-jauh hari," Archie bergumam ketika menyadari antrian ke Blue Lagoon tidaklah sebentar. Tapi Archie tidak melihat siapa pun di tempat reservasi ulang.


Archie tidak memusingkan itu lagi. Ia segera mengambil tiketnya yang bertipe Luxury. Di Blue Lagoon memang ada beberapa tiket, yaitu dimulai dari tiket biasa sampai Luxury, tiket teratas. Itu semua berbeda dari jenis pelayanan yang didapatkan. Setelah reservasi ulang, Archie dan Kimmy langsung berpisah karena ruang ganti pakaian untuk pria dan wanita di pisahkan. Mereka pun diberi satu kunci magnetik untuk loker. Kimmy dan Archie diharuskan untuk membasuh tubuh dahulu sebelum masuk ke dalam Blue Lagoon. Hal itu agar menjaga kehigienisan kolam.


Setelah di rasa bersih, keduanya segera berjalan menuju Lagoon yang begitu indah. Lagoon itu terletak di dekat bukit yang dipenuhi oleh salju. Di sana Archie melihat Kimmy lagi. Kimmy melambaikan tangannya. Archie pun segera mendatangi istrinya itu.


"Kau tahu apa yang aku pikirkan?" Kimmy menatap Archie yang saat ini hanya menggunakan celana pendek.


"Iya," Archie mengangguk.


"Papamu benar-benar luar biasa!" Kimmy bertepuk tangan.


"Iya. Dia memang gila! Papa menyewa Blue Lagoon ini untuk kita," jawab Archie saat di kolam hanya ada mereka berdua dan tidak ada orang lain.


"Silahkan nikmati berendam air hangatnya, Tuan! Tuan Nino memang menyiapkan ini khusus untuk tuan dan Nyonya. Lagoon ini sangat steril dan bersih. Bahkan kami selalu mengganti airnya dua hari sekali. Sebelum kalian datang, kami sudah mengganti airnya. Selamat menikmati bulan madu kalian!" Seorang karyawan mendekat dan tersenyum ramah. Tak lupa karyawan itu pun memberikan dua buah handuk dan dua gelas minuman yang disimpan di pinggir Lagoon.


"Terima kasih sudah melayani kami dengan baik," jawab Kimmy. Kemudian karyawan itu segera undur diri.


"Papamu benar-benar keren!" Kimmy mulai turun ke dalam Lagoon.

__ADS_1


"Siapa dulu anaknya?" Archie turun menyusul Kimmy.


"Anaknya Lily kan?" Kimmy bertanya dengan raut wajah polosnya.


"Jelas saja aku," Archie mencubit pipi Kimmy dengan gemas.


"Heh, gadis es! Ketika di kolam ini ternyata es mu mencair ya?" Goda Archie sembari terus memperhatikan Kimmy yang berenang ke sana ke mari.


"Oh ya?" Kimmy tidak menghiraukan ucapan Archie. ia masih terus menjelajahi Lagoon yang memang sejak dulu ia impi-impikan untuk datangi.


"Iya. Kau begitu hangat hari ini. Aku senang melihatmu begini," Archie tersenyum melihat Kimmy bermain-main air.


"Aku juga senang melihat diriku," Kimmy membalas.


"Ku kira senang melihatku," Archie mengerucutkan bibirnya. Kimmy seolah tidak menanggapi suaminya. Ia mengambil ponsel anti airnya. Kimmy pun memfoto Blue Lagoon yang akan selalu ia kenang.


"Ayo kita foto bersama!" Archie merebut ponsel Kimmy.


"Ayo!" Kimmy menyetujui.


"Sudah," Archie memberikan ponsel itu kembali kepada Kimmy. Archie pun mulai menjelajahi Lagoon yang memiliki air berwarna biru itu. Pesona Kimmy lebih besar dari birunya Lagoon itu. Matanya terus saja memperhatikan Kimmy yang sedari tadi asik berendam.


"Kau sudah puas? Sebaiknya kita tidak terlalu lama. Airnya sangat hangat. Itu tidak baik untuk kulit kita," Archie memegang tangan Kimmy.


"Kenapa?" Kimmy berkata dengan kecewa.


"Jika kita terlalu lama, kulit kita bisa kering," Archie memberikan alasan yang masuk akal.


"Baiklah," Kimmy menurut. Ia pun melepaskan tangan Archie dan berenang ke pinggiran.


"Mengapa susah sekali mendekatinya? Dia membuatku penasaran," Archie terus menatap punggung Kimmy yang menjauhinya.


Archie dan Kimmy segera membersihkan diri dan berganti pakaian. Setelah itu mereka kembali setelah keluar dari area ganti baju.

__ADS_1


"Kau pasti lapar kan? Ayo kita makan terlebih dahulu!" Ajak Archie yang langsung dibalas anggukan oleh Kimmy. Ia memang sangat lapar, terlebih berenang di Blue Lagoon tadi cukup menguras tenaganya.


Archie dan kimmy masuk ke sebuah restoran yang sangat dekat dengan destinasi Blue Laggon untuk mengganjal perut. Mereka masuk ke dalam Restaurant. Archie dan Kimmy langsung duduk dan melihat-lihat buku menu.


"Aku pesan Languistine Soup. Ku dengar sup Languistine di Islandia cukup berbeda," ucap Archie kepada seorang waitress yang kini tengah mencatat pesanannya.


"Iya, tuan. Laguistine Soup kami berbeda karena mengambil rasa klasik tradisional Islandia, " jawab Waitress itu dengan ramah.


"Kau ingin memesan apa?" Tanya Archie seraya tersenyum terus ke arah Kimmy yang masih berkutat dengan buku menu di tangannya.


"Aku ingin Salt Baked Celeriac dan juga Creme Brulee," Kimmy memesan pesanannya.


"Oh iya. Tolong dua botol sampany*e!" Pesan Archie yang langsung dicatat oleh Waitress itu.


Setelah mencatat pesanan, waitress segera pergi dari meja Archie dan Kimmy. Saat Kimmy dan Archie larut dalam hening, tiba-tiba muncul tiga orang yang menyapanya.


"Ar, ini kau kan?" Sapa salah seorang dari mereka. Ketiga orang itu langsung duduk di antara Kimmy dan Archie. Kimmy sedikit tidak nyaman karena melihat orang asing tiba-tiba duduk di sampingnya.


"Kalian?" Archie tersenyum saat melihat ketiga teman semasa kuliahnya.


"Sedang apa kau di sini? Ku dengar kau sudah menikah?" Tanya salah satu dari mereka yang bernama James.


"Iya," Archie langsung menganggukan kepalanya dan melihat ke arah Kimmy.


"Apa Nona ini istrimu?" James menyipitkan matanya ke arah Kimmy.


"Iya. Dia istriku. Kimmy, ini teman-temanku saat kuliah. Aku tidak menyangka bertemu mereka di sini," Archie terus menatap Kimmy. Kimmy hanya menganggukan kepalanya.


"Tadinya kami akan ke Blue Lagoon. Tapi ada orang sial*n yang menyewa Blue Laggon," jawab James dengan amarah menggebu.


Archie dan Kimmy pun bertatapan, karena sebetulnya mereka lah yang menghabiskan waktu di Lagoon dan tentunya Nino yang menyewa secara penuh.


"Pasti kalian pun kecewa karena tidak bisa masuk ke sana kan?" Teman Archie lain bertanya yang dibalas anggukan oleh Kimmy.

__ADS_1


"Ar, ngomong-ngomong istrimu ini bukan Flowi. Aku kira kau akan menikahinya," celetuk James yang membuat Archie langsung salah tingkah. Secara mendadak Archie takut Kimmy tersinggung dan terganggu mendengar nama Flowi. Archie takut Kimmy bersedih. Mengapa kini ia begitu peduli dengan apa yang Kimmy rasakan?


__ADS_2