Menikah Dengan Nona Kim

Menikah Dengan Nona Kim
Flowi Memberitahu


__ADS_3

Kimmy sedang melakukan konseling dengan pasien terakhirnya hari ini. Kimmy harus cukup bersabar karena pasiennya kali ini sangat sulit untuk diberikan konseling. Sudah hampir satu jam, akhirnya pasien itu keluar dari ruangan Kimmy dengan ekspresi wajah yang lebih baik sebagai tanda jika pasien itu mengalami suasana hati yang lebih baik.


"Selamat sore, Nona Kimmy!" Flowi tiba-tiba masuk ke dalam ruangan konseling milik wanita cantik itu.


"Selamat sore, Nona Flowi! Apa anda sudah melakukan reservasi?" Kimmy bertanya dengan tenang.


"Oh tidak. Aku tidak akan berlama-lama di sini. Dan untuk apa aku harus melakukan reservasi? Aku tidak akan memberikan sepeser uangku padamu. Kau tahu kan nona Kimmy, jika kekasihku sudah tidak memberikan uangnya untukku," Flowi menyeringai.


"Baiklah, kalau kau tidak mampu, aku akan memberikanmu konseling gratis," Kimmy menanggapi senyuman Flowi.


Wajah Flowi pun berubah menjadi kesal saat mendengar penuturan dari wanita yang berstatus sebagai istri dari mantan kekasihnya.


"Langsung saja. Aku tidak ingin berbasa-basi. Aku lihat kehidupan rumah tanggamu semakin baik sekarang. Tapi asal kau tahu, suamimu itu tidak pernah mencintaimu!" Flowi duduk di hadapan Kimmy. Ia duduk dengan begitu angkuh.


"Oh ya?" Kimmy berpura-pura terkejut.


"Nona Kimmy, aku akan memberi tahu satu rahasia yang tidak kau tahu!" Flowi tersenyum miring.


"Apa itu?" Kimmy menyenderkan tubuhnya di kursi.


"Aku hanya ingin memberi tahu jika Archie melakukan kesepakatan dengan ayahmu. Kesepakatan itu adalah Archie harus membantumu menyembuhkan trauma. Jika traumamu sudah sembuh, maka Archie akan segera menceraikanmu," beri tahu Flowi.

__ADS_1


Kimmy diam tanpa ekspresi. Entahlah apa yang dirasakan oleh wanita berambut blonde itu. Ekspresi wajahnya membuat Flowi tidak mampu menebak perasaan hatinya kini.


"Jadi, bersiap-siaplah Archie akan menceraikanmu! Ku lihat kau sudah sembuh dari trauma mu," Flowi melipat tangannya di dada.


Hening beberapa saat...


"Bagaimana? Apakah kau sudah siap untuk menjadi janda? Karena aku lihat Archieku akan segera menceraikanmu dan kembali padaku," Flowi bertanya kembali.


"Jangan bermimpi, Flo!" Teriak Archie saat ia langsung begitu saja masuk ke dalam ruangan milik Kimmy. Dugaan Archie benar jika Flowi akan mengganggu istrinya.


"Ar, kau di sini?" Flowi berdiri dari duduknya. Ia langsung mendekat ke arah pria yang saat ini tengah menahan amarah yang bergemuruh di dalam dirinya.


"Sayang, aku memang pernah melakukan kesepakatan dengan papa. Tapi percayalah, sembuh atau tidak sembuh, aku tetap akan selalu di sampingmu," Archie berjalan mendekat ke arah istrinya.


"Ar, kau tidak lupa kan dengan janjimu? Janji jika wanita ini sembuh dari traumanya, kau akan menceraikannya dan kembali padaku?" Flowi menatap tajam kepada Archie.


"Diam, Flo!! Enyahlah dari sini!!" Teriak Archie memenuhi langit-langit ruangan Kimmy.


"Aku sekarang mencintai istriku. Jadi, ku harap kau tidak akan pernah mengganggu kehidupan kami lagi!" Archie menatap nyalang ke arah wanita yang pernah ia cintai itu.


"Aku tidak percaya padamu. Aku tahu, hanya aku yang kau cintai!" Flowi masih mempertahankan argumennya.

__ADS_1


"Terserah padamu, Flo. Ku harap kau tidak mengganggu ketenangan rumah tangga ku lagi!" Archie menatap Flowi dengan tajam.


"Sudah?" Kimmy berdiri dari duduknya.


"Sudah selesai dengan drama ini? Aku lelah dan aku harus pulang," Kimmy mengambil mantelnya dan memakaikannya di tubuhnya yang ramping.


Flowi tersenyum penuh kemenangan saat melihat Kimmy bangkit dari duduknya dengan wajah yang muram.


"Ar, aku siap kau nikahi jika nanti kau sudah bercerai dengannya!" Flowi tersenyum penuh kemenangan.


Kimmy mulai berjalan hendak meninggalkan ruangan kerjanya. Sementara Archie, hatinya bergemuruh menatap wajah Kimmy yang dingin. Apakah Kimmy terpengaruh dengan ocehan Flowi? Kimmy terus berjalan meninggalkan Archie dan juga Flowi. Langkahnya hampir sampai di pintu.


"Mengapa kau diam saja, sayang? Ayo kita pulang!" Kimmy berbalik dan menatap Archie. Archie dan Flowi terlihat terkejut mendengar ucapan Kimmy.


"Benar. Ayo kita pulang, sayang!" Archie tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia langsung berjalan cepat ke arah istrinya.


"Ayo kita pulang! Aku akan membuatkan masakan enak untukmu!" Ucap Kimmy seraya membuka pintu dan keluar dari sana.


"Aku tidak sabar!" Archie menggenggam tangan istrinya.


"Apa itu?" Wajah Flowi pucat pasi.

__ADS_1


"Si*al*n! Harusnya wanita itu marah dan menceraikan priaku!" Flowi menendang tempat sampah kecil yang ada di ruangan Kimmy membuat sampah tercecer di lantai.


__ADS_2