Menikah Dengan Nona Kim

Menikah Dengan Nona Kim
Memastikan


__ADS_3

Perlahan Archie memeluk Kimmy lembut. Ia menc*umi rambut istrinya dengan penuh damba. Kimmy yang sudah hampir terlelap memicingkan matanya. Kimmy dibuat heran dengan sikap Archie. Tapi tentunya Kimmy adalah seorang wanita dewasa. Ia paham betul apa yang Archie inginkan saat ini.


"Ayo kita tidur!" Kimmy berusaha mengalihkan pikiran Archie.


"Apakah boleh aku meminta hakku sekarang?" Archie berkata dengan lembut.


"Hakmu?" Kimmy berpura-pura tidak mengerti.


"Sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh suami istri," Archie berbisik di telinga Kimmy sehingga membuat tubuh gadis itu meremang.


"Aku menginginkannya. Apakah kau sudah siap?" Archie bertanya lagi dengan tegas.


Kimmy langsung melepaskan tangan Archie dari tubuhnya. Kimmy perlahan bangun dan duduk di tepi ranjang membelakangi suaminya.


"Kenapa? Apa kau tidak mau?" Archie ikut bangun dari posisi tidurannya dan memandang punggung Kimmy dengan sendu.

__ADS_1


"Bukan. Aku hanya ingin memastikan. Sebelum kita melakukan hal itu. Apa kau masih ada rasa pada mantan kekasihmu?" Kimmy bertanya dengan hati-hati.


"Maksudmu Flowi?" Archie menyebutkan nama mantan kekasihnya itu.


"Iya. Apa kau masih menginginkannya? Jika kau masih memiliki hati padanya, aku tidak bisa melakukan hal itu denganmu. Aku tidak mungkin melakukan itu dengan seorang pria yang masih terbayang-bayang dengan wanita lain," Kimmy mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya.


"Jujur saja aku sudah memiliki perasaan kepadamu. Aku ingin selalu bersamamu dan ingin selalu melindungimu. Akan tetapi, aku tidak mau berbohong. Jawabanku adalah aku tidak tahu bagaimana saat ini perasaanku kepada Flowi. Ketika bersamamu, aku lupa dengan Flowi. Aku sudah tidak memikirkannya lagi. Tapi kadang kala ada sesuatu hal yang membuat aku mengingatnya, seperti saat tadi kita mendengarkan berita dia di radio," Archie berkata jujur.


Kimmy tersenyum mendengar ucapan Archie. Gadis itu berbalik menatap suaminya.


Archie pun hanya pasrah mendengar penuturan dari istrinya. Bagaimana pun Archie tidak bisa memaksa Kimmy. Archie hanya akan melakukannya jika Kimmy mau.


"Baiklah. Aku akan datang kepadamu jika aku sudah memastikan bagaimana perasaanku. Kemarilah!" Archie menepuk bantal di sisinya.


"Tidur?" Kimmy memastikan.

__ADS_1


"Tentu saja. Ayo kita beristirahat! Ini sudah malam," Archie tersenyum. Ia menekan hasr*t yang bergejolak. Archie tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada Kimmy. Archie begitu menghormati Kimmy dan pernikahan mereka.


"Baiklah," Kimmy pun tersenyum.


Kimmy berbaring kembali di sisi Archie. Posisi Kimmy kini membelakangi suaminya. Kimmy tidak ingin memancing hasr*t suaminya.


"Maafkan aku!" Suara Kimmy terdengar merasa bersalah.


"Tidak apa-apa," Archie menarik tubuh Kimmy lebih dekat padanya dan memeluknya erat dari belakang.


"Aku hanya tidak ingin kita melakukan hal itu. Aku tidak ingin kau melihat bayang-bayang wanita lain pada diriku, apalagi sampai membayangkan aku adalah Flowi. Kau tahu? Ada banyak orang yang melakukan hubungan suami istri, tapi pikiran mereka membayangkan pria atau wanita lain. Bukankah itu perselingkuhan juga? Perselingkuhan batin? Aku hanya ingin kau memastikan bagaimana perasaanmu kini. Jika kau benar-benar sudah tidak mempunyai perasaan pada Flowi, aku akan sepenuh hati menyerahkan diriku," Kimmy berbicara dengan pelan.


"Aku akan memastikan secepatnya," Archie semakin mengeratkan pelukannya.


"Flo, mengapa kau siksa aku seperti ini? Saat aku sudah benar-benar menginginkan istriku, tapi terkadang sudut hatiku yang lain mengingatmu. Mengingat kebesaran hatimu yang memilih keluar dari hubungan aku dan Kimmy. Kau mengalah dan pergi karena tidak ingin merusak pernikahan kami. Aku begitu menghargai keputusanmu sekaligus kagum dengan tindakanmu. Tolong bantu aku untuk memastikan apa rasa ini, Flo! Tolong bantu aku memastikan agar aku bisa hidup dengan bahagia bersama Kimmy."

__ADS_1


__ADS_2