
Dari pertemuan pertama Nya dengan Ferdi hari itu , membuat hubungan Nya terus berlanjut , Dewi merasa nyaman kepada Ferdi hubungan nya seperti kakak Nya sendiri, saat itu ferdi memergoki Dewi sedang menangis di balkon apartemen membuat Ferdi sangat kasihan kepada Dewi , Dewi merasa sangat nyaman berteman dengan Ferdi , bahkan sejauh itu Dewi telah menyeritakan masa lalu nya yang di tinggal oleh orang tuanya. setelah Ferdi mendengar kan cerita Dewi ia berjanji akan mencari tahu tentang keberadaan orang tuanya.
Richard tidak mengetahui hubungan Ferdi teman Nya dengan Dewi, siapa sangka awal mula Ferdi ingin mendatangi apartemen Richard membuat nya bertemu dengan Dewi di sebuah tangga lantai dua.
sejauh ini hubungan Richard dan Dewi tidak mengalami masalah , Dewi terus berkutat di dalam apartemen Richard mengerjakan semua pekerjaan rumah dan melayani kebutuhan Richard, Richard yang sangat acuh dan cuek kepada Dewi membuat Dewi bisa keluar bertemu Ferdi hanya untuk menghilangkan rasa bosan Nya terus -terus berada di dalam apartemen.
suatu ketika pada siang hari Dewi sedang berada di sebuah restoran di temani dengan Ferdi tanpa di sangka ada sepasang mata yang sedang mengawasi mereka.
Richard melihat dari jauh Ferdi sedang duduk, awal Nya Richard akan menghampiri teman Nya itu, tetapi niatnya ia urungkan karena melihat orang yang menemani Ferdi " dia seperti Nya Dewi , hanya saja ia mengenakan hijab, kurang ajar bukan Nya aku sudah menyuruh nya melepaskan itu " gumam Richard kesal sambil mengepalkan tangannya di atas meja .
setelah selesai makan siang bersama Ferdi ia kembali ke apartemen, Dewi masuk ke dalam dan mendapati Richard sedang duduk di sofa ruang keluarga. " bukan Nya dia sedang kekantor , kok jam segini sudah pulang " gumam Dewi dalam hati.
__ADS_1
"Dari mana saja kamu, jadi seperti ini yah kelakuan kamu jika aku tidak ada di rumah " ucap Richard masih membelakangi Dewi.
Dewi tidak dapat berkata apa-apa, dari semenjak pernikahan Nya dengan Richard, Dewi selalu membiyarkan Richard melakukan hal apapun tanpa melakukan perlawanan.
" ma... maafkan saya tuan " ucap Dewi terbata
" tidak usah bersikap sopan pada ku , tapi di luar sana kamu bersikap seperti wanita murahan " ucap Richard kini menghampiri Dewi.
Richard memegang dagu Dewi " apakah kamu mau ini , " Richard mencium pipi Dewi.
" kamu tak mendapatkan Nya dari ku sehingga kamu mencari Nya di luar hah " beralih mencium bibir Dewi.
__ADS_1
Dewi memberontak ingin melepaskan cengkraman Richard tetapi tenaga Richard lebih besar dari Nya. Dewi pasrah dengan perlakuan kasar Richard pada Nya.
" apa maksudnya " Dewi berkilah mencoba menerangkan.
" sudah diam lah , aku sudah melihat sendiri kelakuan mu " ucap Richard kini merobek pakaian Dewi.
" tolong jangan seperti ini, aku tidak mengerti yang kamu maksud " Dewi mencoba melawan ia menutupi tubuh yang sudah terbuka dengan kedua tangannya.
Richard tidak memperdulikan lagi alasan Dewi, bagi nya itu hanya pembelaan saja, sementara ia melihat dengan mata kepala Nya sendiri Dewi jalan dengan teman Nya tanpa izin kepada Nya terlebih dahulu.
Richard seperti orang yang sedang kesetanan , ia terus mencumbui tubuh Dewi di atas sofa. Richard hanya melakukan nya di bagian atas tubuh Dewi, Dewi terus saja menangis sehingga ia menghentikan aksinya. dan berjalan masuk ke dalam kamar Nya, membersihkan diri.
__ADS_1
sementara Dewi yang masih terduduk terus menangisi dirinya, terlihat begitu syok , Dewi pun enggan bangun dari tempat Nya memunguti pakaian yang sudah berantakan.