Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat
Dibuat kesal lagi


__ADS_3

Dewi menunggu taksi online dengan gelisah, karena di tempat Dewi berdiri dia hanya sendiri dan jalanan pun sangat sepi.


" kenapa sih Richard menurunkan ku di tempat sepi seperti ini , kalau ada orang jahat bagaimana? " gumam Dewi. meskipun begitu Dewi berusaha menenangkan diri nya, di buka nya handphone yang ia pegang, Dewi membuka medsos untuk menghilangkan rasa ketakutan nya. setelah beberapa menit berlalu taksi yang ia pesan pun datang, setelah saling tegur sapa Dewi langsung masuk ke dalam. mobil pun sudah menyala di kemudikan sang supir.


" ada apa mas" tanya Dewi


saat Dewi melihat sang supir itu ketakutan dengannya.


" ooh tidak mba, " sang supir berusaha berbohong.


" tidak apa-apa pak, bilang saja" Dewi memaksa sang supir untuk bercerita.


" itu mba, saya takut mba itu bukan manusia" ucap sang supir dengan logat Jawa nya.

__ADS_1


" maksud nya " tanya Dewi menegaskan.


" habisnya malam hampir larut begini, mba nunggu nya di tempat sepi dan di dekat tanah lapang seperti itu" terang sang supir.


" ooh, gitu. jangan khawatir mas, saya itu manusia asli kok " ucap Dewi menenangkan sang driver itu. meskipun Dewi masih kesal karena dia di sangka makhluk dari dunia lain.


setelah menempuh perjalanan akhirnya Dewi pun sampai di apartemen. Dewi sangat kesal dengan ulah Richard yang menurunkan nya di tempat sepi. " aaaaa.... aku kesssal ... " teriak Dewi.


setelah membersihkan diri nya Dewi menenggelamkan diri nya di atas kasur bertutup selimut yang hangat, baru beberapa jam Dewi terlelap suara bell dari depan membuat nya terbangun, meskipun ia sangat malas tetapi bunyi bel yang tidak mau berhenti membuat nya mau tidak mau harus membuka nya.


" iya, sebentar. tidak sabaran sekali sih " gerutu Dewi yang kini sudah berjalan di dalam pintu. Dewi membuka kan pintu itu dan terlihat Richard sedang di papah oleh seseorang Dewi berfikir itu pasti teman nya Richard. Dewi mengucek mata nya yang masih samar-samar pandangan nya, Dewi sangat berharap itu adalah Ferdi.


" kenapa masih berdiri di situ, cepat bantu aku " ucap teman nya Richard. mendengar ucapan dari teman Richard Dewi langsung memegang tubuh Richard membantu nya masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


" kenal kan, aku Simon teman nya Richard " Simon menodongkan tangan nya ke arah Dewi. saat telah selesai meletakkan Richard di atas ranjang nya.


" Hem ... " jawab Dewi. dengan menjabat tangan Simon.


" sebaiknya kamu cepet pulang, aku lagi malas ngobrol ini sudah larut malam, aku ingin melanjutkan tidur ku " tambah Dewi saat melihat pandangan Simon terlihat seperti menggoda.


pagi hari seperti biasa Dewi bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan sarapan dan membersihkan rumah. dan Richard masih belum saja terbangun. akhirnya Dewi pun pergi ke kampus sebelum Richard terbangun. karena Dewi tidak ingin sampai telat ke kampus.


" Dewi ... Dewi ... Dewi " suara Richard mengggema di ruang apartemen tetapi tidak ada suara yang menyauti nya karena baru saja Dewi keluar dari apartemen. Richard kemudian berjalan ke meja makan dan mendapati sarapan nya sudah siap terhidang di atas meja. setelah mencuci tangan dan wajah nya Richard pun langsung memakan sarapannya tanpa mandi terlebih dahulu. baru setelah itu Richard mandi kemudian pergi ke kantor.


saat Richard datang ke kantor Richard di kejutkan oleh berita tentang anjlok nya saham perusahaan nya.


Richard memasuki ruangan kerja nya dengan tubuh yang lemas " bagaimana Ini bisa terjadi " gumam Richard yang merasa semua ini terlalu mendadak.

__ADS_1


__ADS_2