
Richard setelah pulang dari kantor, bawa Dewi ke rumah kakek " suara seseorang dari handphone milik Richard . tanpa ada balasan dari Richard suara itu pun terputus. " kakek selalu saja seperti itu, selalu memaksa ku " ucap Richard yang duduk di kursi kantor Nya dengan tangan di letakkan di atas kepala Nya.
Richard pun sampai di apartemen saat ia masuk tak di dapatinnya Dewi di ruangan biasa menonton TV Lalu ia alihkan pencarian Nya di kamar dan mendapati Dewi sedang tertidur. diam -diam Richard terus mengamati wajah Dewi yang sedang terlelap, ia sentuh wajah Nya pelan begitu halus kulit Nya seperti bayi .
Dewi yang wajah nya merasakan ada sentuhan membuat Nya terbangun, ia buka matanya perlahan dan mendapati Richard sedang berada di sampingnya. Dewi terkaget tubuh nya refleks terduduk ia takut pada keberadaan Richard yang tiba-tiba berada di sampingnya. " apa yang kau lakukan "
"Tidak usah setakut itu, aku tidak akan memakan mu " jawab Richard yang sudah berdiri.
"cepat kamu bersiap-siap lah , kakek menyuruh kita datang " ucap Richard lagi berjalan meninggalkan kamar Dewi.
Dewi masih termenung di atas ranjang, dan mencerna setiap perkataan Richard, ia pun bergegas pergi ke kamar mandi setelah itu ia memakai baju. Dewi bingung harus menggunakan hijab nya atau tidak Lalu ia mendatangi kamar Richard berharap Richard mengizinkan nya memakai hijab saat di rumah kakek.
tuk tuk tuk
__ADS_1
Dewi mengetuk pintu kamar Richard tapi belum ada balasan, Dewi dorong kamar Richard dan pintunya tidak terkunci. " tuan " panggil Dewi mencari keberadaan Richard. Dewi masuk ke dalam kamar Nya Richard, saat itu di lihatnya Richard keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang di lilit kan di punggung Nya.
Dewi kaget ditutup lah mata Nya menggunakan kedua tangan Nya " maaf tuan " ucap Dewi Malu-malu.
" kenapa kamu masuk tidak ketuk pintu dulu, kamu sengaja kan mau mengintip ku " ledek Richard.
" untuk apa aku mengintip mu tuan , tadi aku sudah mengetuk pintu kamar mu, tapi tuan tidak menyautinya. " terang Dewi.
" baik lah ada apa kamu kemari ? " tanya Richard.
" tidak mau, aku sangat membenci kain yang di atas kepala mu itu " ucap Richard.
" tapi tuan nanti kakek bisa marah " terang Dewi merayu.
__ADS_1
Richard berfikir sejenak mendengar ucapan Dewi. " baiklah tapi hanya saat di rumah kakek saja " .
Richard dan Dewi pun telah selesai bersiap-siap mereka sudah berada di dalam mobil melaju kan mobil nya kearah rumah Aditya Hermawan.
Di dalam rumah kakek Nya Richard dan Dewi di jamu makan malam, Aditya sangat merindukan Dewi. setelah selesai makan malam , Aditya mengajak Dewi mengobrol di taman belakang. Sarah menatap kearah Aditya dan Dewi dengan tatapan tidak suka. Sarah Sangat Takut sekali harta warisan Aditya Hermawan akan jatuh kepada Dewi.
sementara Richard dari atas lantai tiga mengamati Aditya dan Dewi yang sedang mengobrol di bawah.
setelah dari kantor Richard, Ferdi mendatangi seorang detektif bayaran untuk mengetahui kedua orang tua Dewi. terdapat empat orang yang sedang berbicara pada Ferdi. Ferdi memberikan alamat panti asuhan tempat Dewi tinggal dahulu kepada orang suruhannya. tak lupa Ferdi juga menyerahkan foto Dewi yang sekarang.
" tolong kamu datangi pemilik panti asuhan, dan mintalah foto Dewi saat bayi " suruh Ferdi.
" baik tuan , aku akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya" ucap seseorang yang terlihat besar dari teman teman Nya. mereka kemudian meninggalkan Ferdi setelah obrolan mereka selesai .
__ADS_1
🌹******************************🌹