Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat
Extra Part 1. [Ada Yang Patah Hati]


__ADS_3

kala itu yang merupakan hari Minggu, para lelaki di rumah helena sedang berkumpul di area smoking maklum lah sekarang sedang ada baby kecil yang mungil dan lucu kesayangan semua penghuni rumah. mereka merokok sambil memainkan gadget nya sementara Vicky membaca koran karena menurut nya itu lebih mudah ketimbang harus menggunakan handphone.


tok tok tok....


Dewi mengetuk pintu itu dengan keras tapi enggan untuk masuk ke dalam karena pasti bau asap rokok yang menyengat. Jho keluar melihat siapa yang datang. " ada apa kak?" saat di lihat nya Dewi sedang tidak sabaran.


" mana mas Richard... suruh keluar." ucap nya to the points .


Dengan cepat Jho berbalik dan memanggil kakak ipar nya itu.


" ada apa?" ucap Richard dari balik pintu, Richard pasti sudah mengetahui maksud Dewi. Richard sangat menikmati perannya sebagai ayah baru tapi juga kadang ia malas saat dirinya kurang tidur akibat baby salsa yang tengah malam menangis, dia harus bangun untuk menemani Dewi menenangkan salsa. karena Dewi tidak mau hanya dirinya yang terbangun. kadang juga mereka membuat jadwal giliran mengurusi salsa saat tengah malam yang menangis.


" mas lama banget sih, di smoking area. itu mas bantu pegangin salsa, mama sedang pergi keluar belanja di tukang sayur keliling depan komplek tapi lama sekali. aku mau mandi." sejak berkumpul nya keluarga yang dulu sempat terpisah, helena sering mengobrol dengan ibu-ibu komplek lain nya, karena banyak yang penasaran dengan kisah hidupnya jadi sambil belanja dia juga bercerita kepada ibu-ibu itu yang auto penasaran.


Richard langsung berjalan ke arah kamar nya, sementara langkah Dewi menghilang di area dapur.


" hallo sayang, anak kesayangan Dady. kenapa menangis, takut di tinggal sendirian ya. " ucap Richard yang saat dia masuk sudah di sambut suara tangis salsa. Richard langsung mengambil salsa yang tengah berada di ranjang bayi yang terbuat dari kayu jati pinggir nya di hias beberapa pernik lucu bertema baby yang bernuansa pink membuat kesan girly semakin keluar.


Richard mengayun-ayun kan anak nya yang sedang menangis itu dalam gendongan nya.


"cep.. cep..cep... anak dady jangan menangis lagi ya."


" mas, sudah gosok gigi belum?, tadi kamu habis merokok loh, kalau belum gosok gigi, ingat salsa jangan di cium pipi nya, nanti bau rokok." Dewi yang baru masuk ke dalam kamar langsung mengomeli Richard, sebenarnya Dewi sangat tidak suka Richard yang merokok, keinginan nya Richard itu bisa berhenti merokok. Richard hanya diam saja mendengar pertanyaan dari Dewi. yang kemudian Dewi sudah masuk ke dalam kamar mandi. Richard pergi keluar dari kamar nya, sambil membawa baby salsa dalam gendongan nya hendak mencari udara segar di luar.

__ADS_1


" ooh cucu grandma sudah bangun ya, lagi gendong sama Dady yah." Helena menciumi pipi baby salsa yang tembem itu.


" habis belanja mah?" di lihatnya helena menenteng barang belanjaan.


" iya.. sekarang kalau belanja jadi lama. gara-gara ibu-ibu penasaran dengan kisah hidup mama, yang berpisah cukup lama dengan papa." Helena yang merasa tangannya masih kotor setelah memilih beberapa sayuran, langsung pergi ke arah dapur setelah menyapa cucu nya itu.


****


Hari pun sudah mulai siang, Jho terlihat sangat rapih setelah makan siang bersama. " mau kemana Jho?" Tanya Richard yang memang akhir-akhkir ini sudah sangat dekat dengan Jho.


" mau jalan lah."


" ppfffttt... jalan sama siapa? " tanya Richard dengan terkikik geli. karena memang Jho belum punya pacar, acara PDKT nya dengan Anita pun masih terasa mengambang, karena Anita belum mau membuka hatinya kepada Jho, kedekatan nya dengan Jho pun terlihat karena tidak enak kepada Dewi. Jho berjalan hampir sampai di depan pintu sampai akhirnya terdengar bunyi bel.


" Jho, siapa yang datang?. kenapa tidak di suruh masuk." Richard yang saat itu juga berada di ruangan itu langsung menghampiri Jho di depan pintu, betapa terkejutnya Richard saat di lihat nya Anita berdiri dengan seorang pria yang sangat ia kenal dan sangat ia benci.


" FERDI ?" ucap Richard penuh dengan penekanan. " kenapa Anita membawa Ferdi kemari? apa maksudnya." gumam Richard dalam hati.


" kenapa sih, pada berdiri di depan pintu.? Dewi yang mendengar suara bel, ikut datang menghampiri ke depan, dan di lihatnya orang-orang yang ia kenal sedang berdiri di depan pintu.


" Anita???" ucap nya yang berhasil menerobos tubuh suaminya itu yang menghalangi penglihatan nya keluar.


" hei ... dengan siapa kamu datang?. ternyata kamu Ferd... "

__ADS_1


" ayoo.. sini masuk." rasa bahagia terlihat di wajah nya. bagaimana pun Dewi teringat masa-masa sulitnya dulu saat menjalani pernikahan nya dengan Richard. sudah sangat lama ia tidak pernah bertemu dengan Ferdi lagi. Dewi menarik Anita masuk. keadaan yang semula kaku seperti kanebo tidak terkena air pun sudah mulai mencair, Jho dan Richard ikut berjalan di belakang Anita dan ferdi. Jho yang semula ingin pergi keluar kini kembali masuk dan rencananya ia tunda terlebih dahulu. karena merasa penasaran dengan laki-laki yang di bawa oleh Anita yang juga sangat di kenal oleh Dewi.


Dewi mengajak Anita maupun Ferdi duduk, kemudian menghujami Ferdi dengan banyak pertanyaan. tanpa Dewi sadari ada yang menatapi tatapan tidak suka, lantaran Dewi yang begitu antusias.


" ini Wi... Ferdi katanya mau melihat baby salsa juga selain itu aku juga mau memberi tahu tentang....." belum selesai Anita berbicara, baby salsa menangis dari dalam kamar sehingga Dewi langsung berjalan ke arah kamar untuk segera mengambil baby salsa.


" eh, iya ann... tadi kamu mau ngomong apa?" tanya Dewi saat sudah kembali dengan menggendong baby salsa di gendongan nya.


" aku mau gendong bayi kamu dong wi." ucap Ferdi. Dewi pun langsung menyerahkan nya kepada Ferdi dengan sangat hati-hati, baru mencapai pinggir tangan ferdi, Richard langsung mengambil salsa secara cepat.


" anak dady sini sama Dady dulu. kamu menangis pasti karena ingin di gendong dady kan " ucap Richard.


" di minum dulu an.. " ucap Dewi saat ART datang membawa makanan dan minuman.


" eh, iya. kalian kok bisa datang bersama.?" Dewi melemparkan pertanyaan kepada Ferdi maupun Anita. tetapi mereka hanya diam.


" jangan-jangan kalian.... "


" iya... aku memang pacaran dengan Anita." ucap Ferdi memotong pembicaraan Dewi. itu juga untuk menegaskan kepada Richard yang terlihat masih cemburu dengan nya.


Ini visual nya Anita.


__ADS_1


__ADS_2