Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat
bertemu lagi


__ADS_3

pagi ini Richard ke kantor Nya pagi -pagi sekali setelah Richard pergi, Dewi pergi ke depan membeli sayuran segar, saat turun tangga Ferdi di bawah sudah menunggu Dewi di tempat biasa, tempat dia dan Dewi bertemu pertama kali, senyum an Nya mengambang terlihat dari atas Dewi pun turun menghampiri Ferdi.


" pagi cantik " ucap Ferdi


" pagi juga kak " jawab Dewi.


Ferdi sudah berdiri di samping Dewi. " mau kemana " tanya Ferdi " menyeimbangi langkah Dewi .


" mau ke pasar kak " jawab Nya.


mereka pun jalan berdua " apa pasar Nya jauh , apa tidak sebaiknya naik mobil ku saja " tawar Ferdi.


"Deket kak , sekalian olahraga juga " bales Dewi memimpin arah jalan.


" memang Nya kamu mau masak buat siapa " tanya Ferdi


saat Dewi mendengar pertanyaan Ferdi, wajah Dewi langsung berubah menjadi sedih.


" kenapa " Ferdi memegang tangan Dewi.


" tidak apa-apa " jawab Dewi melepaskan sentuhan tangan Ferdi.


Ferdi menghadang jalan Dewi " katakan dulu, kenapa kamu bersedih " ucap Ferdi berdiri di depan Dewi .

__ADS_1


" minggir kak " ucap Dewi .


" tidak, aku tidak akan minggir jika kamu tidak mau cerita " kekeh Ferdi.


" baik lah kak , aku mau bercerita, tapi cerita


Nya sambil jalan" pinta Dewi.


" baiklah " ucap Ferdi merubah posisi nya berada di samping Dewi kembali jalan beriringan.


Dewi pun menceritakan semuanya kepada Ferdi tentang perlakuan suaminya , dari awal mereka menikah sampai kejadian suami Dewi yang mau melecehkan Dewi secara kasar.


" kurang ajar, orang seperti itu jangan di diam kan, Dewi kamu tinggal bersama ku saja" ucap Ferdi geram mendengar kan cerita Dewi.


mereka pun menepikan langkah kaki nya ke sebuah kedai kopi tak jauh dari apartemen , mereka mengobrol lebih lama lagi.


Ferdi pun menyeka air matanya Dewi dengan tisu, " sudah Dewi , kamu tidak usah bersedih lagi, aku akan selalu menemani mu " Ferdi berusaha menghibur Dewi.


setelah dari kedai kopi, Ferdi dan Dewi pun melanjutkan pulang ke apartemen dengan barang belanjaan di tangan nya.


" sini aku bawakan" Ferdi merebut belanjaan yang di bawa Dewi.


setelah sampai di depan Gedung apartemen, Dewi menghentikan langkahnya. " cukup sampai disini saja, kakak mengantar ku ' ucap Dewi.

__ADS_1


" baik lah , hati- hati " Ferdi melepas kepergian Dewi menaiki anak tangga.


setelah pertemuan Nya dengan Dewi, Ferdi menaiki mobilnya menuju ke kantor Richard.


mobil Ferdi berhenti di sebuah gedung tinggi di Jakarta lalu ia parkiran di dalam parkiran gedung, Lalu Ferdi berjalan menuju ke dalam gedung di hampiri nya seorang resepsionis yang duduk di belakang meja kantor.


" saya Ferdi Gunawan sudah janji dengan bapak Richard Hermawan, apakah bapak Richard sedang berada di dalam ruangan Nya " tanya Ferdi yang telah menelpon Richard janji untuk ketemuan.


"bapak Richard Hermawan sedang berada di ruangan Nya pak, dan sedang menunggu Anda " ucap resepsionis kantor yang berpenampilan sangat menarik itu.


Ferdi pun langsung menaiki sebuah lift menuju ke kantor Richard yang berada di lantai 7. Ferdi pun sampai di depan kantor Nya Richard di hampir nya sebuah ruangan yang berbeda dengan ruangan yang lain.


Ferdi membuka pintu ruangan Richard dan Richard menyambut Nya dengan senyuman.


" hai bro selamat datang " sapa Richard.


Ferdi tersenyum dan menghampiri Richard dan melakukan tos. " wah bos muda " puji Richard.


"apaan sih , Lo juga gak kalah hebatnya sama gue, Ferdi Gunawan pewaris tunggal antara grup perusahaan resort dan hotel Nya di mana -mana sampai merambah ke luar negeri. " puji Richard.


Richard dan Ferdi pun mengobrol lama tentang aktivitas mereka, meneruskan bisnis orang tua mereka.


"Oia , bro gue mau bertanya sama Lo " Ferdi mencoba bertanya tentang Dewi, tapi mungkin juga Richard tidak mengetahuit Nya , karena penghuni apartemen di tempat Richard kan banyak.

__ADS_1


" mau bertanya apa sob " ucap Richard.


" enggak jadi nanti saja " jawab Ferdi kemudian pamit meninggalkan kantor Richard.


__ADS_2