Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat
malam yang indah


__ADS_3

Pagi itu aku terbangun dan mendapati Richard sudah tidak ada di samping ku, aku segera beranjak dari tempat tidur berusaha mencari keberadaan Richard. ku periksa semua ruangan tetapi semuanya kosong. " kemana?, apa dia sudah pergi ke kantor" gumam ku berbicara sendiri. aku lihat jam menunjukkan sudah setengah delapan, ah. rupanya memang aku yang kesiangan. aku segera mandi. karena semua perlengkapan ku masih di kamar ku, sehingga aku mandi di sana, nanti setelah pulang kuliah aku akan memindahkan nya semua ke kamar Richards.


sudah setengah jam berlalu aku pergi ke luar dari apartemen dengan keadaan rapih, aku menaiki kendaraan umum kemudian aku pun sampai di depan kampus, aku langsung bergabung dengan yang lain. kulihat teman-teman masih berhamburan di luar menunggu sang dosen masuk.


********************


Richard sudah berada di kantor, dia berangkat pagi-pagi sekali, dia melihat Dewi tidur dengan pulas sekali sehingga ia enggan untuk membangun kan Nya. jadi perusahaan Richard sedang ada masalah di keuangan karena persaingan ada nya market baru yang menawarkan harga murah dengan kualitas bagus, sehingga para pelanggan berpindah ke market yang baru itu.


Richard sudah menyuruh orang untuk melakukan penyelidikan tentang pesaing nya itu. sambil berusaha mencari pinjaman ke sana kemari, hanya ada sedikit solusi yaitu Richard menjual beberapa aset rumah. untuk yang di tempati keluarga nya, juga dia harus keluar dari apartemen. setelah Richard dari kantor, dia pergi menuju ke rumah nya. Richard masuk dan mencari keberadaan Aditya, Sarah, dan Bram untuk mendiskusikan tentang kepindahan mereka.


mereka pun sudah berkumpul, Richard pun mengutarakan maksudnya. Aditya dan Bram menerima Nya hanya Sarah yang tidak setuju, Richard memahami sikap Mama nya itu, Sarah sudah terbiasa dengan kehidupan mewah sejak dahulu. " besok Richard akan mencari rumah yang lebih kecil dari ini " ucap Richard setelah selesai berbicara ini itu, Richard pun keluar dan menyalakan mobilnya melaju ke kampus Dewi.


Di dalam mobil Richard menelpon Dewi, tetapi karena mungkin Dewi sedang ada kelas, sehingga telpon dari Richard tidak terjawab. Richard terus melajukan mobilnya dan mendapati keadaan jalan sedikit macet. Richard pun sedikit terlambat datang ke kampus . meskipun saat Richard sudah berada di depan kampus Dewi terlihat masih berada di kampus. tetapi Richard di buat kaget karena ia melihat Ferdi sedang berbicara dengan Dewi.


" lagi-lagi dia " Richard mengepalkan tangannya. berjalan dengan cepat ke arah Dewi, kali ini Richard ingin lebih bisa mengontrol emosi nya.


" Dewi.... " suara Richard membuat Dewi langsung menoleh.


" mas .... " sambut Dewi.


" sudah selesai ?"


" sudah mas " Richard menarik tangan Dewi dan berjalan meninggalkan Ferdi sendiri, Dewi pun tidak pamit kepada Ferdi karena Dewi tidak ingin merusak suasana hati nya Richard.


Richard memasukkan aku kedalam mobil nya setelah itu dia pun masuk ke dalam dan menyalakan mobilnya dan cepat-cepat meninggalkan kampus.

__ADS_1


" Dewi ... "


" iya mas "


" berapa kali aku bilang, aku tidak ingin melihat mu dekat-dekat dengan nya "


aku tahu yang di maksud Richard adalah Ferdi. " tapi mas, dia datang sendiri, aku tidak bisa menghindar nya."


Richard menghentikan mobilnya tiba-tiba ia meraih tangan ku. " aku mohon, alasan apapun aku tidak suka kamu berbicara dengan nya, kamu mengerti."


" m..mmhm aku mengerti mas." perasaan ku menjadi gugup, baru kali ini Richard memegang tangan ku penuh perhatian. setelah Richard mengecupi tangan ku, dia pun melepaskan nya dan kembali melanjutkan perjalanan pulang ke apartemen. rasa itu membuat hati kuh luluh, aku terus memandangi tangan ku yang tadi di sentuh oleh Richard.


kami sudah sampai, kami berjalan ke atas, Richard menggenggam tangan ku jalan beriringan. " kenapa dia bersikap romantis, apakah dia menginginkan sesuatu" gumam ku dalam hati. tetapi aku senang dan menikmati.


" mandi sana... " Richard melepaskan tangan ku saat kami sudah di dalam apartemen.


" kenapa masih menggunakan kamar itu, aku kan sudah menyuruh mu untuk memindahkan barang-barang mu " suara Richard membuat aku menoleh ke arah nya.


" tadi pagi aku kesiangan jadi aku belum sempat memindahkan barang-barang ku "


" yasudah nanti aku membantu memindahkan nya setelah kamu mandi " ucap Richard setelah itu Richard mengakat telpon nya yang berbunyi, aku pun menenggelamkan diri masuk ke dalam kamar ku.


******************


Richard POV.

__ADS_1


Richard menatap handphone nya dan melihat itu panggilan dari orang suruhan nya untuk mencari tahu tentang perusahaan baru yang menjadi pesaing nya itu.


" hallo , iya ini aku, bagaimana "


" ternyata perusahaan yang menjadi pesaing bapak adalah anak perusahaan pak Ferdi teman bapak" ucap seseorang dari balik handphone Richard.


" baiklah, aku mengerti" Richard pun mengakhiri panggilan nya itu. Richard memukul tembok yang ada di samping nya itu.


" kurang ajar " Richard berteriak penuh amarah.


" baiklah, sepertinya kamu sangat terobsesi sekali dengan Dewi, aku akan menjadi kan Dewi milik ku seutuhnya malam ini" senyum picik Richard mengembang di wajah nya.


Richard masuk ke dalam kama mandi, sepertinya ia ingin segera menerkam Dewi.


***************


aku sudah selesai mandi, kemudian aku langsung berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan makanan, aku melihat isi kulkas, aku membuat apa yang ada di dalam nya. beberapa jam pun Richard datang menghampiri ku saat aku telah selesai menata makanan yang tersaji.


Aku mengambil kan secentong nasi, aku lihat Richard terus menatap ku, membuat jantungku berdetak tak karuan. " sini " Richard menyuruh ku duduk di samping nya. aku pun menuruti nya. aku terkaget saat Richard menyuapi ku. " m-m ..m aku bisa sendiri mas " aku bicara tergagap.


" malam ini, kamu tidak boleh membantah ucapan ku " ucap nya membuat aku mengiyakan ucapan nya. aku sangat bahagia malam itu, Richard membuat ku seperti ratu. tidak membiarkan aku lengah dari pandangan nya, tak terasa hari semakin malam. Richard menuntut ku menuju ke kamar nya dan mendudukkan ku di tempat tidur. Richard pun duduk di samping ku . aku merasa berdesir saat Richard membelai rambut ku dan menyelipkan nya di telinga ku. sentuhan itu berpindah ke wajah ku, Richard membelai pipi ku.


DEG ....


perasaan ku tak karuan saat Richard menyentuh bibir ku dengan tangan nya, mengelusi nya dengan lembut, aku tahu apa yang dia inginkan. aku lihat wajah Richard sudah mendekati wajah ku dan

__ADS_1


DEG .....


wajah ku berdesir saat bibir Richard sudah menyelusup ke dalam bibir ku, aku menerima sentuhan nya, tak terasa aku pun membalas nya, malam itu sangat indah saat Richard sudah berhasil membuka seluruh pakaianku. aku menuruti semua keinginan nya. malam itu aku sudah melakukan kewajiban ku sebagai seorang istri.


__ADS_2