
pagi hari Dewi bangun seperti biasa nya. meskipun Dewi sangat malas beraktifitas tetapi pikiran nya tentang kuliah yang harus di lanjutkan seperti semangat nya kembali menggebu. entah kenapa Dewi sangat menginginkan bisa mendapatkan gelar sarjana.
Dewi sedang berkutik di dapur, suara bel pintu terdengar. " siapa pagi sekali sudah berkunjung " ucap Dewi dengan berjalan menghampiri pintu.
" Mama " ucap Dewi terheran saat pintu apartemen terbuka di lihatnya ibu mertua nya sedang berdiri menunggu pintu nya terbuka.
" kenapa mesti lama sekali hanya membuka kan pintu hah " ucap Sarah dengan ketus nya dan mendorong tubuh Dewi ke belakang, untung saja Dewi bisa menahan tubuhnya sehingga dia tidak terjatuh di lantai.
Sarah langsung masuk ke dalam, meninggalkan posisi Dewi berada dan mengarah ke kamar Richard. sementara Dewi beranjak dari tempat nya semula menuju ke dapur menyelesaikan pekerjaan memasak nya yang sempat tertunda. entah apa yang di lakukan mertua dan suaminya yang Jahat itu di dalam kamar. " syukur saja mama mertuaku datang jadi aku tidak perlu membangunkan pria jahat itu " ucap Dewi dengan kesal . Dewi ingin cepat- cepat menyelesaikan menghidangkan sarapan pagi di meja makan . agar bisa secepatnya pergi ke kampus. karena saat di kampus Dewi bisa menjadi diri sendiri. Dewi bisa melakukan apapun dengan bebas.
setelah Dewi telah selesai menata sarapan nya, Sarah dan Richard datang, dan duduk di bangku.
" sarapan macam apa ini seperti ini " ucap Sarah yang melihat hanya sebuah potongan roti sandwich.
" sudah lah mah, makan saja " ucap Richard dengan memandangi wajah Dewi.
" kenapa kamu membela gadis kampung itu sayang " Sarah mengeluh . Richard tidak membalasi ucapan Mama nya itu, Richard terus melahap makanan yang ada di depan nya itu.
__ADS_1
Richard bangun saat dia telah selesai sarapan kemudian mengelapi mulutnya dengan tisu, merapikan pakaiannya dan mengambil tas yang ada di samping nya. berjalan menghampiri Mama nya dan mencium tangan Sarah. " aku pergi ke kantor Dulu ya mah " ucap Richard pamit kepada Sarah .
"hati-hati ya nak " balas Sarah . Richard pun
berlalu pergi keluar dari apartemen. sementara Dewi yang sedari tadi terus mematung membuat Sarah bertambah kesal. " kanapa hanya berdiri di situ, cepat bereskan ini" ucap Sarah menunjuk pada piring kotor yang ada di depan nya.
Dewi pun langsung mengangkat piring kotor itu dan membawanya ke dapur kemudian mencuci nya. saat Dewi hendak pergi ke kamar, Dewi sudah tidak mendapati keberadaan Sarah, dengan cepat Dewi mengambil tas nya dan keluar dari apartemen menuju ke kampus.
seperti biasa Ferdi telah menunggu Dewi di bawah " hai " sapa Ferdi. membuat Dewi terkaget.
"kak Ferdi sudah lama menunggu ku " tanya Dewi.
" ayoo " Ferdi menarik tangan Dewi.
" aku mau di bawa kemana kak " tanya Dewi .
" ke kampus lah, mau kemana lagi " tutur Ferdi. Dewi masuk ke dalam mobil Ferdi setelah Ferdi membuka kan pintu mobil. Ferdi pun mengemudikan mobil nya ke arah kampus Dewi.
__ADS_1
" sudah sarapan belum " tanya Ferdi saat Dewi terlalu fokus melihat ke luar jendela.
" sudah kak " jawab Dewi di iringi suara kruyuk- kruyuk dari dalam perutnya.
seketika itu wajah Dewi memerah, Ferdi pun menahan tawanya. Ferdi pun memberhentikan mobilnya di depan sebuah ruko yang berjejer menjual berbagai macam sarapan.
" ayo turun, " ajak Ferdi, tetapi Dewi sangat malu sehingga dia ingin sekali menyembunyikan wajahnya.
" kenapa kamu masih diam saja" tanya Ferdi. akhirnya Dewi pun keluar dengan menundukkan wajahnya. membuat Ferdi semakin ingin menggodanya.
Dewi duduk di kursi yang telah di sediakan oleh penjual bubur ayam, setelah Ferdi telah memesan dua mangkuk bubur ayam Ferdi duduk berhadapan dengan Dewi. mencoba terus memandangi wajah Dewi yang sedari tadi menahan malu nya.
" hei " Ferdi mengakat dagu Dewi. menyuruh nya agar Dewi mengangkat pandangan nya.
dua mangkuk bubur ayam pun sudah berada di atas meja, Ferdi dan Dewi pun melahap. setelah selesai kemudian mereka kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke kampus.
saat tepat berada di depan kampus, Ferdi di buat terkejut ketika mendapati Richard tengah menunggu kedatangan mereka berdua.
__ADS_1
" Richard ... " ucap Dewi terkejut.