Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Jahat
Janji Tidak Akan Mengulangi.


__ADS_3

DEWI POV.


setelah beberapa jam aku masuk ke dalam kamar, aku mengambil handphone ku melihat apakah ada panggilan atau pesan. terlihat di layar kaca ada satu pesan di WA lalu ku bacaan. aku di buat terkejut saat aku melihat nya. di layar handphone pun terlihat seseorang telah mengirim ku foto dari nomer yang tidak di kenal.


Aku melihat foto mama bersama dengan Richard dan Sheila. aku terus memandangi foto itu karena takut mata ku yang salah. tetapi setelah aku memandangi nya cukup lama foto itu memang benar-benar Richard yang sedang dinner dengan Mama dan Sheila. " apa ini, jadi kemarin Richard telat pulang ke rumah karena dinner bersama Sheila." aku berbicara sendiri. " kenapa Richard harus menyembunyikan nya pada ku. padahal kalau Richard jujur mungkin aku tidak akan sakit seperti ini, mengetahui nya dari orang lain.


****


hari pun sudah mulai sore harusnya aku menunggu Richard pulang. tetapi kali ini aku sedang malas sehingga aku tidak keluar dari kamar.


aku pun akan berpura - pura tidur jika ia sudah datang. aku lagi merajuk. aku kesal dia tidak jujur pada ku. waktu berlalu Richard pun datang aku segera memposisikan berbaring sambil memejamkan mata ku berpura-pura.


" assalamualaikum ." terdengar suara itu saat pintu berbunyi bergerak. aku tidak membalas nya. biarkan saja lah pikir ku.


" sayang, sore-sore kok tidur." Richard mencium tengkuk leher ku dari belakang karena aku tidur dengan posisi miring.


" sudah makan belum." aku kembali mendengar suara nya. aku masih dengan posisi ku semula. Richard terus menciumi ku menggoda ku agar terbangun. sampai ciuman itu berpindah kemana-mana aku sangat tergoda untuk terbangun tetapi aku masih sangat kesal padanya. biarlah aku tidur untuk menghilangkan kekesalan ku.


" tebak aku tadi bertemu dengan siapa " ucap Richard terus menggoda ku agar aku terbangun, mungkin Richard tahu bahwa aku hanya pura-pura tertidur.


" kamu mau tahu tidak aku bertemu dengan siapa?" kata- kata itu terulang seakan dia telah bertemu dengan orang yang penting dalam hidup ku. aku tidak peduli kamu bertemu dengan siapa?. palingan kamu bertemu dengan wanita gatel itu. apa dia ingin melihat ku cemburu. Hem aku semakin mengencangkan kelopak mata semakin tertutup. dan jika bisa aku ingin sekali menutup telinga ku tapi nanti Richard tahu aku pura -pura tertidur.

__ADS_1


" Dewi.. tadi siang aku bertemu dengan mama mu " ucap nya membuat aku semakin kaget dalam ke pura-puraan ku tertidur. aku harus mencerna ucapan nya terlebih dahulu sampai pada Richard berbicara.


" Dewi apa kamu tidak ingin mengetahui ibu kandung mu dan alasannya dia membuang mu?." aku sudah tidak bisa menahan diri ku, perasaan ku sangat penasaran saat aku mendengar Richard melempar kan pertanyaan tentang alasan ibu ku membuang ku."


" kamu serius dengan ucapan mu mas?" tanya ku kembalikan badan ku kearah Richard kemudian menatap mata nya, aku sangat penasaran.


" Hem..' rupanya ada yang berpura- pura tertidur." Richard menggoda ku sebenarnya aku malas berbicara dengan nya.


tidak mendapatkan jawaban aku pun kembali memunggunginya seketika tangan Richard menahan nya. " hei.. jangan marah dulu." aku akan menceritakan nya, ayo bangun lah." Richard mengakat tubuh ku untuk duduk.


" tadi siang aku bertemu dengan ibu kandung mu, kami berbicara lama. apa kamu mau menemui nya.???" aku diam memikirkan bagaimana dia, apa alasan nya sampai membuang ku. aku sempat melihat rumah nya dari luar yang sangat besar itu. tidak mungkin beliau membuang ku karena alesan materi. lalu apa?. aku bertanya pada diri ku sendiri.


" lepaskan mas" aku bergerak berusaha lepas dari dekapan Richard.


" kenapa.?" Richard terheran aku yang kembali merajuk.


" kamu berhutang penjelasan pada ku " ucap ku saat berhasil lepas dari dekapan nya.


" apa.? Richard bingung dengan apa yang aku ucapkan. aku pun memperlihatkan handphone ku yang terdapat foto dirinya dengan Sheila.


" lihat lah." ucap ku dengan tegas.

__ADS_1


Richard melihat foto yang ku tunjukkan dan aku terheran saat ia melihat nya dia malah tertawa terbahak-bahak.


" kenapa malah ketawa.?"


" kamu ini lucu sekali kalau lagi cemburu." ucap nya dengan menarik hidung ku dengan gemas.


" aw. sakit mas."


" sama foto kaya gitu aja cemburu. udah jelas-jelas kita jalan bertiga." timpa nya.


" tapi kenapa kamu gak bilang mas kalau kamu sedang jalan bersama Sheila."


" aku tidak jalan dengan Sheila tetapi aku sedang jalan sama mama dan aku hanya ingin menemani Mama saja tidak lebih."


" tetap saja aku tidak suka mas, coba kalau tadi mas jujur. aku tidak akan sakit mendengar nya dari orang lain."


" aku minta maaf. lain kali aku tidak akan mengulangi nya."


" janji yah."


" iya aku janji." Richard meletakkan kedua tangannya di belakang telinga persis seperti anak kecil yang sedang berjanji dengan teman nya.

__ADS_1


__ADS_2