
Seperti kesepakatan mereka kemarin,hari ini Reina akan ke ke alamat seperti yang tertulis dikartu nama itu.Saat melihat alamat yang mau ia tuju,Reina merasa seperti tak asing dengan nama Perusahaan yang tertera dikartu nama itu,tapi ia menapik semua itu karena merasa sudah terbiasa mendengar nama-nama Perusahaan itu dari papanya,dikiranya itu salah satu Perusahaan milik rekan bisnis papanya.
Reina melajukan mobilnya dengan cepat, mumpung jalanan tak terlalu macet dan akhirnya ia sampai juga di Perusahaan sesuai yang tertera di kartu nama.
"Permisi mba,saya mau nanya apa pak Edonya ada? " tanya Reina ke resepsionis.
"Maaf,apa mba sudah membuat janji pada beliau..!Soalnya pak Edonya lagi meeting " ucap Tasya yang bekerja di resepsionis itu.
"Belum mba....Tapi kata dia kemarin,saya langsung kesini saja untuk ganti rugi untuk kerusakan mobilnya " ucap Reina lagi.
"Maaf mba,tapi pak Edo tak bisa di ganggu jika belum membuat janji sebelumnya.Mba bisa menunggu di sana saja dulu,sebentar saya akan menghubungi pak Edo " ucap Tasya lalu menunjukan kursi tunggu yang berada disana.
"Oh iya mba,bilang saja yang cari atas nama Reina yang menabrak mobilnya kemarin.Terima kasih " ucap Reina lalu tersenyum.
Sudah 1 jam lamanya Reina menunggu tapi belum juga ada panggilan dari si resepsionis itu,akhirnya Reina ingin menghampiri lagi untuk menanyakan keberadaan pak Edo.Tapi disaat Reina hendak jalan mau ke meja resepsionis, tiba-tiba dia tak sengaja menabrak seseorang.
"Maaf,saya tak sengaja " ucap Reina menundukan kepalanya.
Setelah menabrak dada seseorang itu,ia hendak berlalu pergi tanpa melihat wajah orang yang di tabraknya tadi.
"Tunggu " ucap seseorang itu kemudian Reina pun berhenti jalan dan berbalik ke arah suara itu.
"kak Dafa" ucap Reina kaget melihat orang yang di tabraknya tadi ternyata Dafa yang ingin di jodohkan dengannya.
"Emmm,sini kamu " ucap Dafa melambaikan tangannya ke udara menyuruh Reina datang ke hadapannya.
"Apa lagi kak....!Kan tadi aku udah minta maaf " ucap Reina yang sudah berada dihadapan Dafa.
"Ngapain kamu kesini ?" tanya Dafa heran kenapa ada anak ini di Perusahaan papanya.
"Oh itu,aku kesini mau cari pak Edo,karena kemarin aku sempat nabrak mobilnya nggak sengaja " jawab Reina berterus terang.
"Sudah ketemu sama orangnya ?" tanya Dafa lagi.
"Belum kak,aku tuh udah nunggu 1 jam tapi belum di kasih kabar sama cewek itu " jawab Reina lalu menunjuk seseorang di meja resepsionis itu.
"Kamu ikut aku kalau mau ketemu sama Edo " ucap Dafa menyuruh Reina mengikutinya.
"tumben nih kutub es baik ke gue dan oh iya,kok dia pake jas juga sih kayak Edo.! Anak magang kali" batin Reina kemudian ia mengikuti Dafa untuk bertemu edo.
Setelah menunjukan ruangan Edo,Dafa kemudian pergi meninggalkan Reina sendiri.Perbincangan masalah ganti rugi telah di sepakati dengan adil tanpa ada tuntutan,Reina tinggal mengirimkan saja nominal uang ganti rugi ke rekening Edo.Kemudian Reina keluar dari ruangan itu dan hendak berjalan menuju lift,tapi ia terhenti sebab ada yang memanggilnya dan ia pun berbalik kebelakang.
__ADS_1
"Om Hendra " ucap Reina lalu tersenyum kemudian berjalan menuju ke sumber suara yang memanggilnya tadi.
"Wahhh....Reina,ngapain kamu di Perusahaan om? " ucap Hendra heran melihat Reina ada disini.
"ohhhh ini om,Reina habis ketemuan sama pak Edo,bicarain masalah kemarin " jawab Reina.
"Masalah apa ya kalau boleh om tahu ? " tanya Hendra yang penasaran.
"Itu om,kemarin Reina nggak sengaja nabrak mobilnya pak Edo untuk hindarin nenek-nenek yang tiba-tiba nyebrang sembarangan.Tapi udah selesai kok om,Reina sudah ganti rugi kerusakan mobilnya pak Edo itu" jawab Reina menjelaskan.
"Begitu ya.....Oh iya Reina,ini kan sudah jam makan siang.Bagaimana kalau kita makan siang bersama saja? " ucap Hendra mengajak calon menantunya itu ikut makan bersama.
"Nggak usah om nanti ngerepotin om lagi,Reina mau balik kerumah aja" ucap Reina berusaha menolak ajakan teman ayahnya itu.
"Tidak ngerepotin kok sayang,ayo kita ke restoran depan saja,om sudah lapar ini dan entar anak om juga akan nyusul kesana " ucap Hendra.
"Baik om " ucap Reina tak bisa lagi menolak ajakan dari teman dekat papanya itu.
Di dalam restoran itu,Hendra dan Reina sangat menikmati makanan yang di hidangkan tak lupa juga mereka saling ngobrol bertukar cerita sampai tak sadar,jika Dafa sudah disana.
"uhuk...uhuk." ucap dafa berpura-pura batuk.
"Iya pa,dafa baru juga sampai kok " ucap Dafa
"Papa sudah pesan makanan kesukaan kamu dan ternyata....Itu juga makanan kesukaan Reina loh " ucap Hendra pada anaknya lalu tersenyum bahagia.
"Oh gitu ya "ucap Dafa lalu tersenyum terpaksa.
"Iya nak,wahhhh.....Kalian memang berjodoh sampai-sampai makanan saja sudah samaan belum lagi yang lainnya " ucap Hendra menggoda mereka.
"Itu kebetulan aja om,semua orang juga suka udang kok " ucap Reina.
"Kalau itu om juga tahu sayang.Tapi tak semua orang menyukainya karena sebagian orang ada yang alergi contohnya mamanya Dafa,kalau dia makan udang pasti badannya akan gatal dan kemerahan karena alergi " ucap Hendra.
"Sama dong kayak Reina,tapi aku alergi kepiting.Dulu waktu masih SMA,Reina dikerjain teman-teman dengan memasukan daging kepiting di dalam mangkok bakso Reina,akibatnya Reina gatal-gatal dan badan kemerahan semua lalu Reina pingsan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit.Pokoknya alergi Reina parah om,dan Reina nggak mau lagi terkena itu " ucap Reina menceritakan kisahnya dulu.
"Parah sekali alergi kamu nak,Dafa ingat itu... Reina punya alergi kepiting " ucap Hendra lalu melihat Dafa.
"Kok Dafa harus ingat sih pa? " tanya Dafa yang binggung apa maksud papanya.
"Iya harus dong,karena kalian nanti akan menikah.Jadi har..." ucap Hendra terpotong karena Reina tiba-tiba tersedak makanan.
__ADS_1
"Reina,kamu nggak apa-apa sayang.Minum dulu nak " ucap Hendra memberikan perhatian ke calon menantunya itu yang sudah ia anggap juga seperti anak sendiri.
"Nggak apa-apa kok om,tadi cuma keselek doang " jawab Reina yang sudah membaik.
"Pa,maksud papa tadi bilang akan menikah itu siapa yah ?" tanya Dafa yang tak tahu apa-apa.
"Astaga.....Saya keceplosan.Bagaimana ini saya harus jelaskan ke Dafa tentang perjodohan itu" batin Hendra.
"whatttttt.....Dia belum tahu kalau kita udah di jodohin " batin Reina.
"Begini nak,beberapa waktu lalu papa dan mama kerumah om Dimas papanya Reina,bermaksud ingin melamar Reina menjadi istri kamu.Tapi kamu berhalangan hadir waktu itu,jadi rencana itu sampai sekarang belum terjadi " ucap Hendra
menjelaskan.
"Apa....! Jadi maksud papa ingin menjodohkan aku dengan anaknya teman papa itu,dengan dia? " tanya Dafa lalu menunjuk Reina.
"Mampus gue,gimana nasib gue nanti jika nikah sama es balok ini....! gue bisa mati muda kayaknya" batin Reina
"Iya nak,dengan Reina anaknya om Dimas " jawab Hendra jujur.
"Kenapa sih papa ngotot mau jodohin aku..? Papa tahu sendirikan Dafa udah punya pacar dan Dafa hanya ingin nikah sama dia,tapi setelah dia lulus kuliah " ucap Dafa kesal dengan keputusan sepihak papanya itu.
"Dafa....! Papa sudah berapa kali bilang sama kamu,jika papa tak suka dengan keluarga mereka dan tak ingin menjalin hubungan apapun dengan mereka " ucap Hendra marah dengan kata-kata anaknya tadi.
"Maaf pa,Dafa nggak mau di jodohkan " ucap Dafa berdiri lalu hendak ingin pergi tapi terhenti mendengar kata-kata papanya.
"Terserah.....Jika kamu tak ingin di jodohkan dengan pilihan papa dab mama,papa juga nggak bisa kasih pegang kamu Perusahaan papa" ucap Hendra sengaja mengancam anaknya itu.
"Waduh....Kayaknya gue datang disaat nggak tepat deh " batin Reina.
"Maaf pa,Dafa akan menikah dengan pilihan Dafa sendiri " ucap dafa tegas dengan pilihannya.
"Jika kamu tak menuruti keinginan papa,kamu tak akan dapat apa-apa.Fikirkan itu Dafa,ayo Reina kita pergi "ucap Hendra lalu menarik tangan Reina pergi dari sana.
"I...iya om " ucap Reina menurut.
"Arrrhhhh....Sial " teriak Dafa penuh amarah lalu menggebrak meja restoran.Setelah itu ia berlalu pergi.
***
1 minggu ini,Jojo tak masuk kampus dan tak pernah lagi nongkrong bersama sahabat-sahabatnya di Kafe favorit mereka atau dimana pun.Perasaan Jojo saat ini masih terluka dan sangat menyakitkan baginya,ia tak seperti biasanya yang selalu ceria dan selalu membuat Reina marah jika bertemu.Reina hari ini berniat mau ke rumah Jojo untuk menemuinya dan tak lupa juga ingin menghiburnya.
__ADS_1