
Sejak Reina keluar dari Rumah Sakit dan memutuskan untuk rawat jalan saja,keadaan Reina berlangsung membaik tiap harinya,dan sekarang ia sudah bisa berjalan.
"Mama...Reina mau keluar dulu ya,mau ketemu teman-teman " ucap Reina pada mamanya yang sedang membaca tabloid diruang tengah.
"Loh...Rei,mau kemana sih kamu,baru juga sembuh sudah main pergi-pergi saja " tanya mama Reina.
"Mamaku tercinta,kan kaki Reina hanya bengkak doang,jadi cepat sembuhnya lah.Reina dijemput Jojo kok,jadi tenang aja " jawab Reina.
"Hmmmm.....Baiklah,kalau ada Jojo, mama nggak akan khawatir " ucap mama Reina sedikit lega.
Lama perbincangan antara ibu dan anak itu,hingga mereka tak sadar jika Jojo sudah datang di antara mereka.
"Wahh...Kalian lagi ceritain aku ya? " tanya Jojo yang tiba-tiba muncul.
"Kalau bertamu dirumah orang itu yang sopan dong,ungucapin salam kek,jangan langsung masuk aja tahunya " ucap Reina menyindir Jojo.
"Terserah gue lah,inikan juga rumah gue,benarkan tante? "ucap Jojo kemudian mendekati mama Reina yang juga sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.
"Iya sayang ini juga rumah kamu," jawab mama Reina lalu menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat 2 anak itu selalu saja ribut jika bertemu.
"Tapi ma...." ucap Reina tak terima lalu membuat muka cemberut.
"Nggak ada tapi-tapian.Sekarang kalian pergi saja deh,mama pusing dengar suara kalian mulu " ucap mama Reina dan menyuruh mereka pergi.
"baik ma,kita pergi dulu,dada ma "ucap Reina pada mamanya lalu mereka pun berlalu pergi menuju tempat pertemuan mereka yaitu di Kafe ceria sore ini.
Reina & Jojo datang kecepetan datang dari teman-temannya.Sambil menunggu,mereka menyempatkan bercerita terlebih dahulu.
"Jo,lo masih ingat nggak cowok yang nolong gue pas di acara anaknya om Hendra itu ?" tanya Reina.
"Emmm...Gue masih ingat,emang kenapa lo tiba-tiba nanyain dia?" ucap Jojo balik bertanya ke Reina.
"Lo tahu Joooooo.......Ternyata dia itu seorang dokter,dan waktu gue dirawat di Rumah Sakit,gue ketemu dia " jawab Reina sumringah menceritakan pertemuan keduanya dengan dokter Andra.
"Ohhh..." ucap jojo sambil menyerumput minumannya.
"huuuft.....nggak asik lo di ajak cerita " ucap Reina sedikit kesal.
"Terus gue harus jawab apa Reinaku sayang " jawab Jojo bingung dengan reaksi Reina.
"Yaaaa...Kan lo bisa jawab apa kek,gitu kek " ucap Reina masih cemberut.
"Reina....Lo kenapa sih..!Gue jawab salah gue diem juga salah.Nggak ngerti gue apa maunya lo " ucap Jojo yang masih merasa bingung.
"Ahhh....Udah males gue bicara sama lo,nggak ada ngerti-ngertinya " ucap Reina sangat kesal dengan tingkah Jojo yang tak mengerti.
"Ya elah Reiiiii,gue nggak akan ngerti,kalau lo nggak ngasih tahu gueeee " jawab jojo pusing sendiri melihat tingakah Reina sekarang ini.
"Yaaaa.....Kan lo bisa jawab gini 'wah Rei dunia ini sangat sempit yah,nggak nyangka lo bisa ketemu sama dia dan ternyata dia seorang dokter'.Kan Begitu jooooo " ucap Reina.
"Ohhhhhhhhh....Kenapa lo nggak bilang dari tadi sih,kan guenya jadi binggung tadi jawab salah diam juga salah " jawab Jojo yang baru ngeh dengan cerita Reina itu.
"Ihhhh...Jojo lo emang gitu deh,masa gue yang harus ajarin lo sih,harusnya lo mikir sendiri jangan cuma bilang oh doang " ucap Reina tambah kesal karena Jojo tak ngerti-ngerti.
"Ya udah,gue yang salah deh.Rei,kita bahas yang lain aja deh sambil nunggu mereka datang "jawab Jojo mengalihkan pembicaraan karena sudah puyeng dengan celoteh dari Reina.
"Hmmm iya nih,mana sih mereka lama banget deh " ucap Reina lalu melihat jam di tangannya.
__ADS_1
"Hiiii gais...... Kalian udah nunggu lama yah? " teriak Lisa sambil berjalan mendekati tempat duduk Reina & Jojo.
"Sudah jamuran gue nungguin kalian,lama banget sih......Mana si Alexa dan Jeni kok kalian nggak barengan ? " tanya Reina pada Lisa.
"Tadi Jeni bilang dia lagi anterin Omanya ke Apotik,katanya entar lagi dia nyusul kesini,kalau Alexa sih bilangnya dia lagi sama pacarnya nggak boleh diganggu " jawab Lisa lalu melirik Jojo.
"Oh gitu...Gue kirain kalian nggak akan datang,malas gue nongkrong cuma berduan dengan anak ini " ucap Reina lalu menunjuk Jojo.
"Yeeee....Apalagi gue,malas banget dekatan sama lo.Sudahlah gue cabut aja,toh nggak ada Alexa juga " ucap Jojo lalu pergi meninggalkan Kafe itu.
"Jojo....Jojo,udah kecintaan parah dia sama si Alexa.Gue heran sama si Alexa,apasih kurangnya Jojo " ucap Lisa merasa kasihan pada temannya itu.
"Yaaaa...Mungkin Alexa anggap Jojo hanya sebatas sahabat nggak lebih " jawab Reina.
"Rei,gue kasihan deh sama si jojo,ngejar-ngejar Alexa mulu dan udah tahu akan di tolak masih aja deketin Alexa " ucap Lisa.
"Hmmmm.....Gitulah cinta,mau di apa juga nggak akan ngaruh,dimata Jojo,Alexa itu bidadari yang turun dari kayangan " ucap Reina mengibaratkan Alexa di mata Jojo kemudian ia terkekeh.
"Wahhh...Udah parah tuh penyakitnya si Jojo,masa iya Alexa dibilang bidadari.Hmmmm....Gimana menurut lo kalau kita cariin pacar buat Jojo,supaya dia bisa lupain Alexa " ucap Lisa tersenyum lalu menaik turunkan alisnya.
"Hmmmm..... Ide bagus tuh,tapi emang ada yah yang mau sama si Jojo tengil itu " ucap Reina
"Yaaa adalah...Secara Jojo ganteng,tinggi,putih pasti banyak kok yang mau sama dia " jawab Lisa penuh keyakinan.
"Yaaaa...Terserah lo aja deh,gue serahin urusan Jojo ini ke lo " ucap Reina.
"Oke....Gue akan laksanakan tugas ini,percaya deh sama gue" ucap Lisa mengedipkan satu matanya.
"Tapi gue masih ragu deh,emang ada perempuan yang mau sama Jojo secara mulutnya lemes banget " jawab Reina terkekeh.
"Kalau itu sih,urusannya nanti aja.Sekarang yang kita fikirin itu tipe cewek yang di sukai Jojo itu gimana? " ucap Lisa lalu memikirkan sesuatu.
"Kalau itu sih gue juga tahu,tapi......Gue bingung aja,apa sih yang disukain Jojo di diri Alexa..!Secara Alexanya itu tertutup banget " ucap Lisa dengan kebingungannya.
"Mungkin Alexa orangnya baik,pintar dan feminim " jawab Reina.
"Reiiiiiii....Kalau itu sih tipe cewek yang di idamkan semua cowok kaliiii.Tapi gue rasa,pasti ada yang di sukain Jojo di diri Alexa yang nggak di miliki cewek lain " ucap Lisa menerka-nerka.
"Kalau itu sih,gue nggak tahu....Nanti gue tanyain deh ke Jojonya langsung " ucap Reina menepuk pundak sahabatnya itu.
"Oke deh....Lo harus cepat nanyain ke Jojonya,supaya gue cepat geraknya " ucap Lisa lalu mereka pun terkekeh karena merasa lucu dengan pembicaraan mereka.
"Hmmm....Iya deh,kalau gue nggak lupa yah hehee " jawab Reina cengengesan
"Awas aja kalau lo lupa,gue nggak akan temenan sama lo " ucap Lisa mengancam lalu membuang muka ke arah samping berpura-pura ngambek.
"Ihhhh...Aku takut hahaha " jawab Reina pura-pura takut lalu tertawa terbahak-bahak.
Ting..ting(bunyi handphone)
"Tumben mama chat gue " ucap Reina membuka isi pesan dari mamanya.
@Mama
Rei,kamu bisa pulang sekarang?
@Reina
__ADS_1
Kenapa ma?ko tiba-tiba banget sih Rei di suruh pulang,baru aja Rei keluar.
@Mama
ini Rei om Hendra dan tante Siska mau datang ke rumah,katanya ada yang mau dibicarain ke kamu,jadi kamu pulang cepat ya.
@Reina
hmmmm...iya deh Reina pulang.
"kenapa mama lo Rei " tanya Lisa pada Reina.
"Hmmm...Nggak tahu tuh,katanya om Hendra dan istrinya mau datang ke rumah,mereka nyariin gue " jawab Reina.
"Wahhh...Pasti ada maunya tuh" ucap Lisa mencoba menebak.
"Yaaaaa...Nggak tahu lah.Lis,gue balik duluan ya,tanya Jeni juga permintaan maaf gue karena balik duluan" ucap Reina memeluk sahabatnya itu lalu pergi meninggalkan Lisa sendirian.
"Oke...Rei " teriak Lisa.
***
Sekitar 1 jam perjalanan dari Kafe favorit mereka,akhirnya Reina sampai juga di rumahnya dengan naik Taksi.Tanpa basa-basi lagi,Reina langsung masuk kerumah lalu mencari keberadaan mamanya untuk menanyakan sesuatu yang sedari tadi ia penasaran.
"Ma.....Mama" teriak Reina mencari keberadaan mamanya.
"Iya sayang,mama ada di dapur "ucap mama Reina.
Reina lalu berlari ke arah dapur untuk menemui mamanya.
"Ma....Kok om Hendra mau nemuin Reina,emang Reina ada urusan apa sama mereka? " tanya Reina yang sangat penasaran.
"Ohhh itu,mama juga nggak tahu sayang,entar saja kamu tanyakan sendiri ke orangnya " jawab mama Reina berbohong.
"Hmmm...Iya deh,mama panggil Reina aja dikamar kalau om hendra udah datang,Reina mau mandi dulu " ucap Reina dan berlalu pergi menuju kamarnya.
Setengah jam berlalu,kini keluarga om Hendra pun sudah datang ke kediaman Dimas.
"Wahh...Cepat sekali sampainya Hen " ucap Dimas menyambut kedatangan temannya itu.
"Iya nih,tumben jalanan tidak macet" jawab Hendra.
"Aduh...Sampai lupa menyuruh tamu masuk,silahkan masuk Hen,mba Siska " ucap Dimas tersenyum.
"Ehhhh...Tamunya sudah datang,silahkan duduk mba Siska,mas Hendra" ucap Tias tersenyum sambil membawa minuman dan kue-kuean untuk tamunya itu.
"Tidak usah repot-repot mba Tias " ucap Siska tersenyum.
"Tidak repot kok mba,saya tinggal dulu mau ke atas panggilin Reina " ucap Tias lalu
"Iya mba " jawab Siska.Lalu Tias beranjak pergi menuju kamar Reina.
"Reina...Buka pintunya sayang " ucap Tias sambil mengetuk pintu kamar anaknya itu.
"Tunggu ma" teriak Reina dari dalam lalu perlahan membuka pintu kamarnya.
"Kenapa ma? " tanya Reina kepada mamanya.
__ADS_1
"Itu om Hendra dan tante Siska sudah datang,sana gih temuin mereka " ucap Tias menyuruh Reina segera menemui tamu spesial mereka.
"Oh mereka sudah datang ya,ayo ma,kita samperin mereka " ucap Reina lalu mengajak mamanya untuk menemui mereka.