MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU

MENIKAHI KEKASIH SAHABATKU
Episode 26


__ADS_3

Keesokan harinya Reina meminta izin ke Dafa untuk pulang ke rumahnya dengan alasan ia sangat rindu dengan kedua orangtuanya sekalian juga mengambil mobilnya.


"Mmmm....Apa gue tanya k'dafa tentang rencana gila gue semalam itu ya " batin Reina.Lalu ia tersenyum-senyum sendiri.


"Sayang,kamu ngelamunin apa sih ? " tanya Tias yang melihat anaknya hari ini sangat aneh.


"'Nggak kok ma,Reina nggak ngelamun kok " jawab Reina.


"Terus kamu lagi mikirin apa? " tanya Tias lagi ke anaknya.


"Itu ma,Reina ingin belajar masak sama mbok.Kak dafa nyuruh Reina masak tapi Reina kan nggak bisa masak jadi sekarang Reina mau belajar supaya k'dafa suka " ucap Reina berbohong.


"Aduh sayang.......Ternyata kamu sudah dewasa ya,langsung saja sana pergi ke mbok untuk di ajarin masak " ucap Tias tersenyum bahagia melihat anaknya sudah banyak perubahan.Dia sangat senang karena tak salah pilih menantu yang bisa mengubah anaknya menjadi lebih mandiri.


"Sekarang..?" tanya Reina.


"Iya,kan kamu datang ke sini mau belajar masak kan? " ucap Tias berbalik nanya.


"Hmmm...Nanti saja ya ma,hari ini Reina ingin pergi ke suatu tempat " ucap Reina cengengesan.


"Kamu ya....." ucap Tias menghela napasnya melihat kelakuan anaknya itu.


Setelah cukup lama berbincang-bincang bersama mamanya,Reina langsung berpamitan kembali ke Apartemennya.


"Aku mau keluar,kamu jaga rumah " ucap Dafa saat melihat Reina baru saja datang kemudian ia keluar pergi.


"Iya " ucap Reina.


"Dasar....Main pergi-pergi saja,nah gue di suruh jagain rumah.Ini nggak adil masa ia bisa keluar sedangkan gue enggak " ucap Reina kesal.


Reina kemudian mengambil ponselnya yang berada di dalam tas dan mencari kontak yang ingin ia hubungi,namun beberapa saat kemudian tidak ada satu pun sahabatnya yang mengangkat telpon darinya.


"Kemana sih mereka,biar satu nggak ada yang jawab telpon gue deh " ucap Reina mendengus kesal.


Karena tidak ada yang mengangkat telponnya satu pun,Reina kemudian keluar Apartemennya dengan tujuan ke mall untuk sekedar cuci mata.


Kemacetan di jalan sangat padat karena berhubung jam makan siang.Reina kemudian berinisiatif ingin memutar balik namun sayangnya ia tak sengaja menabrak mobil seseorang yang berlawanan arah dengannya.


"Astaga......Gue nabrak mobil orang lagi,mati deh gue " ucap Reina yang masih berada di dalam mobil sambil menepuk jidatnya.

__ADS_1


Reina kemudian keluar dari mobilnya lalu pergi menemui seseorang itu yang baru saja tak sengaja ia tabrak.


"Maaf pak saya tak sengaja,soalnya saya sedang buru-buru " ucap Reina membungkukkan kepalanya untuk meminta maaf secara tulus.


"Iya tidak apa-apa kok,nggak parah juga rusaknya " ucap seseorang itu setelah membuka kaca mobilnya.


"Sekali lagi saya minta maaf pak dan saya akan ganti rugi semua kerusakannya " ucap Reina lagi lalu kemudian ia memberanikan diri untuk melihat orang itu karena sedari tadi ia hanya menunduk.


"Itu....bukannya..."batin Reina.


"Tidak usah,ini hanya lecet aja "ucap seseorang itu lalu tersenyum.


"Tapi pak sa.." ucap Reina namun di potong seseorang itu.


"Sekali lagi saya bilang nggak usah ya mba,ini cuma lecet dikit saja dan kebetulan saya lagi terburu-buru jadi saya harus pergi " ucap orang itu kemudian menyalakan mobilnya dan langsung melesat pergi.


"Ituuu....Sepertinya gue kenal orang itu,tapi dimana ya " batin Reina.


Reina langsung masuk ke dalam mobilnya dan menjalankannya kembali,namun di perjalanan fikirannya hanya terfokus pada seseorang yang baru saja ketemu dengannya tadi dan bertanya-tanya dimana mereka pernah bertemu.


"Ahhhh...Aku ingat sekarang,dia kan dokter Andra yang waktu itu ketemu di Rumah Sakit " ucap Reina senyum-senyum sendiri.


"Wah....Sepertinya sudah lama sekali gue nggak lihat dokter Andra dan tadi kebetulan banget gue nggak sengaja tabrak dia.Ahhh...Apa ini yah yang di bilang takdir " ucap Reina kegirangan di dalam mobil lalu mukanya sudah bersemu merah seperti udang rebus.


"Astaga.....Kayaknya gue udah gila deh sedari tadi putar-putar disini mulu " ucap Reina yang baru sadar kemudian melanjutkan lagi perjalannanya menuju mall.


Sesampainya di mall,ia langsung pergi ke toko baju untuk sekedar lihat-lihat lalu ke perlengkapan aksesoris lainnya kemudian ia lanjut lagi berkeliling seorang diri.


"Hmmm...nggak asyik banget yah shoping cuman sendiri aja " batin Reina.


***


Restoran X ....


"Kemana sih si Andra,sudah sedari tadi nih kita nungguin dia " ucap Aldo lalu menyerumput minumannya lagi


"Mungkin dia kena macet di jalan kali,jadi lama sampainya " ucap Edo sambil memainkan ponselnya.


"Kapan Andra datang dari luar negri ?" tanya Dafa pada Edo.

__ADS_1


"Kemarin,memangnya kenapa ? " jawab Edo dan bertanya balik ke Dafa.


"Nggak apa-apa,gue kirain dia akan tinggal selamanya di sana " ucap Dafa dengan nada ketusnya.


"Bro,lo nggak usah ingat-ingat masa lalu dong,toh....Lo juga sudah punya istri sekarang " ucap Aldo menepuk pundak Dafa.


"Emmm " ucap Dafa.


Beberapa menit kemudian,terdengar suara yang sangat akrab datang menyapa mereka.


"Maaf bro kalian pasti sudah tunggu lama ya ?" tanya Andra yang baru saja datang dan langsung ikut bergabung bersama mereka.


"Enggak kok,kita baru datang juga nih" ucap Edo.


"Oh iya Daf....Sorry yah gue nggak bisa hadir di acara Pernikahan lo " ucap Andra merangkul pundak Dafa.


"Iya nggak apa-apa,gue ngerti kok kalau dokter Andra ini sangat sibuk orangnya "ucap Dafa tersenyum.


"Ya begitulah,hari itu gue sudah atur jadwal mau balik ke indonesia pas acara lo,namun sesuatu terjadi dan sangat memerlukan bantuan gue " ucap Andra menyampaikan alasannya ia tak hadir di acara sahabatnya itu.


"Emmmm iya,gue ngerti kok" ucap dafa menepuk pundak Andra


Temu kangen hari ini sudah sangat terobati untuk mereka,namun sayang sekali Andra tak bisa berlama-lama di sana karena ada panggilan dari Rumah Sakit yang sangat tiba-tiba dan membuatnya harus kembali bekerja.


Setelah kepergian Andra,Dafa juga memutuskan untuk pergi dengan alasan ingin balik ke Apartemen karena dia kurang enak badan.


"Yaaa lo Daf,cepat banget sih baliknya kan kita belum ngobrol lama" ucap Aldo.


"Maaf bro,hari ini gue kurang enak badan,jadi gue mau balik aja "ucap Dafa


"Hmmm....Itu alasan lo ajakan.Mentang-mentang pengantin baru,nggak mau jauh-jauh dari bininya tuh " ucap Edo meledek adiknya itu.


"Terserah lo aja mau bilang apa,gue balik duluan bro " ucap Dafa dan berlalu pergi.


"Do,lo ngerasa nggak semenjak Dafa nikah dengan Reina,ia seperti berubah nggak sama kayak dulu " tanya Aldo yang merasa ada perubahan dari Dafa.


"Entahlah,itu bukan utusan kita juga " jawab Edo.


"Memang bukan urusan kita sih,tapi gue sebagai sahabat yang baik gue merasa prihatin sama si Dafa semenjak pernikahannya itu " ucap Aldo.

__ADS_1


"Mungkin Dafa masih memikirkan mantannya si Alexa " ucap Edo.


"Gue juga mikirnya gitu bro,kasihan si Dafa " ucap Aldo merasa prihatin sama sahabatnya itu.


__ADS_2